Home / Indramayu / Kriminalitas

Selasa, 26 Agustus 2025 - 02:35 WIB

Kronologi Lengkap : Terbunuhnya Putri Apriyani Hingga Bripda Alvian Ditangkap

Kolase Foto : Almarhumah Putri Apriyani dan polisi menangkap Bripda Alvian di NTB

Kolase Foto : Almarhumah Putri Apriyani dan polisi menangkap Bripda Alvian di NTB

Suaradermayu.com – Kasus terbunuhnya Putri Apriyani (23) warga Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu terus menjadi sorotan publik. Wanita muda itu ditemukan tewas dengan luka bakar di kamar kosnya.

Baca Juga : Tangisan Misterius Tengah Malam Berujung Penemuan Jasad Wanita Gosong di Singajaya Indramayu

Seiring penyelidikan dan penyidikan polisi berjalan, identitas terduga pelaku terungkap, yaitu oknum polisi Bripda Maulana Sinaga, yang biasa bertugas di Polres Indramayu. Bripda Alvian jadi buronan hingga akhirnya berhasil ditangkap di Nusa Tenggara Barat.

Berikut rangkuman lengkap kronologinya:

Penemuan Jasad Putri Apriyani

Sabtu pagi (9/8/2025), sekitar pukul 09.00 WIB, kamar nomor no. 9 di rumah kos Firda 4, di Blok Ceblok, Desa Singajaya, Kecamatan Indramayu, menjadi saksi tragedi yang mencekam. Putri Apriyani ditemukan tewas dengan kondisi wajah hangus terbakar.

Baca Juga : Putri Apriyani Dibunuh dan Dibakar? Kapolres Indramayu: Penyelidikan Masih Berlangsung

Polisi yang mendapatkan informasi langsung melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi, dan mengamankan barang bukti, termasuk rekaman CCTV di area kos.

Jasad korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Bhayangkara Losarang untuk proses autopsi.

Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno membenarkan peristiwa tersebut.

Baca Juga : Toni RM Bongkar Misteri Kematian Putri Apriyani: Kenapa Bripda Alvian Melarikan Diri?

“Kami saat ini sedang melakukan penyelidikan mendalam,” kata AKP Tarno, Sabtu (9/8/2025).

Keterangan Keluarga dan Kuasa Hukum

Sehari kemudian, ayah korban, Karja, pada Minggu (10/8/2025), didampingi kuasa hukumnya, Toni RM, dimintai keterangan oleh penyidik di Polres Indramayu.

“Penyidik menyampaikan kepada saya bahwa perkara ini sudah dinaikkan statusnya menjadi penyidikan. Artinya, kalau sudah penyidikan, berarti sudah ada dugaan tindak pidana,” ujar Toni.

Baca Juga : Polisi Tegaskan Tim Khusus Masih Buru Bripda Alvian, Keluarga Putri: Sampai Kapan?

Ayah korban juga diperiksa oleh Propam Polda Jabar hingga pukul 22.30 WIB, setelah sebelumnya dimintai keterangan oleh Sat Reskrim Polres Indramayu sejak siang hari.

Kuasa Hukum Ungkap Barang Bukti 

Menurut Toni RM, penyidik menemukan beberapa barang bukti di TKP.

Baca Juga : Tangis Keluarga Putri Apriyani Geruduk Polres Indramayu: “Jangan Dilindungi Alvian, Segera Tangkap!”

“Penyidik menemukan barang bukti berupa 3 ponsel satu milik Bripda Alvian dan dua milik Putri, tas milik Bripda Alvian dan 2 sepeda motor, masing-masing milik Bripda Alvian dan Putri di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Penyidik juga menemukan seragam dinas Polri dan sepatu yang diketahui milik Bripda Alvian,” ungkapnya.

Toni membeberkan fakta, bahwa keluarga Putri mendatangi bank untuk print out buku tabungan korban. Terkuak bahwa sebelum kematian Putri, ada transaksi perpindahan uang sebesar Rp32 juta dari rekening Putri ke rekening Bripda Alvian pada Jumat (8/9/2025) dini hari pukul 01.00 WIB.

Baca juga  Polisi Gagalkan Pengiriman Ribuan Botol Miras Ciu di Indramayu

Baca Juga : Propam Polda Jabar Pecat Bripda Alvian, Toni RM : Tinggal Tunggu Pidananya

Menurut keluarga, Putri telah menerima uang sebanyak tiga kali dari ibunya yang bekerja di luar negeri:

1. Pada 4 Agustus 2025 sebesar Rp16,5 juta dan Rp4 juta

2. Pada 7 Agustus 2025 sebesar Rp16 juta

“Total Rp36,5 juta, yang rencananya akan digunakan untuk menggadai sawah keluarga. Saya menilai bukti-bukti ini memperkuat dugaan keterlibatan Bripda Alvian,”kata Toni.

Toni juga mengungkap isi rekaman CCTV yang disita penyidik.

Baca Juga : Toni RM: Masa Petinggi Polda dan Polres Kalah Strategi dengan Bripda Alvian?

“Terungkap di dalam rekaman CCTV pada Jumat (8/8/2025) sekitar pukul 20.00 WIB, korban Putri Apriyani masuk ke kamar kos dengan diikuti Bripda Alvian. Dari rekaman CCTV, esok harinya pukul 05.04 WIB, Alvian keluar dari kamar kos dan keluar menaiki sepeda motor,” kata dia.

“Pada pukul 05.30 WIB, Alvian kembali masuk ke kamar kos. Pukul 08.04 WIB, Alvian keluar dari kamar kos tampak kebingungan, mondar-mandir di depan kamar, kemudian pergi dengan berjalan kaki,” tambahnya.

Kapolres Indramayu Angkat Bicara

Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan peristiwa tersebut.

Baca Juga : Kuasa Hukum Keluarga Putri Apriyani Tegaskan Kasus Sudah Naik Penyidikan, Kritik Pernyataan Kapolres Indramayu

“Pertama kita melakukan olah TKP dengan mendatangkan Inafis. Kemudian untuk mengetahui penyebab kebakaran, kami melibatkan laboratorium forensik (Labfor). Untuk memastikan penyebab kematian korban, kami melakukan autopsi,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan penyelidikan dilakukan secara Scientific Crime Investigation dengan memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan bukti-bukti secara sistematis.

“Insyaallah, kami akan sampaikan hasilnya kepada masyarakat dengan tuntas, cepat, dan profesional,” tambahnya.

Meski penyelidikan telah berjalan, pihak kepolisian masih menunggu hasil Labfor yang menentukan penyebab kebakaran di kamar kos tersebut. Kapolres juga belum bisa memastikan apakah ada keterlibatan pihak lain atau unsur kesengajaan dalam kebakaran itu.

Baca Juga : Ungkap Penyebab Kebakaran dan Kematian Putri Apriyani, Polres Indramayu Bentuk Tim Khusus

“Sampai saat ini kami belum memastikan apakah kebakaran ini disengaja atau bukan. Kita harus membuktikan dulu penyebabnya sebelum mengambil kesimpulan,” jelasnya.

Terkait kematian Putri Apriyani, Kapolres menyatakan belum bisa memastikan penyebabnya hingga hasil autopsi dan laboratorium forensik keluar.

“Kami terus mengumpulkan alat bukti dan melakukan pendalaman barang bukti di TKP serta memeriksa saksi-saksi. Harapannya hasilnya bisa segera kami tindaklanjuti,” tegasnya.

Baca juga  Dilaporkan Bupati Indramayu ke Polisi, Carkaya: Saya Tidak Gentar Sama Sekali

Polisi Bentuk Tim Khusus

Kasie Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, menyebutkan pihaknya telah membentuk Tim Khusus yaitu gabungan Polres Indramayu dan Polda Jabar.

Baca : Video Penangkapan Buronan Bripda Alvian Viral, Polisi Belum Beri Keterangan Resmi

“Kami sudah memeriksa lokasi kejadian, mengumpulkan bukti, memeriksa saksi, dan membawa jenazah Putri untuk autopsi,” ujarnya, Rabu (13/8/2025).

Dalam hal ini tim khusus penyidik bekerja dengan pendekatan Scientific Crime Investigation untuk memastikan setiap bukti dan keterangan saksi terselidiki secara mendalam. Selain itu melibatkan Tim Laboratorium Forensik Mabes Polri.

Sidang Etik Propam

Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jawa Barat pada Kamis (14/8/2025), menggelar sidang etik terhadap Bripda Alvian Maulana Sinaga.

Meski tidak hadir secara langsung dan hanya diwakili oleh kedua orang tuanya, putusan terhadap Bripda Alvian Maulana Sinaga tetap dijatuhkan: Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari kepolisian.

Meski putusan PTDH, orang tua Bripda Alvian mengajukan banding.

Baca Juga : Ungkap Kematian Putri Apriyani, Propam Polda Jabar Gelar Sidang Etik Bripda Alvian

Keterangan penuntut dalam sidang etik juga memunculkan dugaan bahwa Alvian berupaya menghilangkan jejak.

“Sepertinya sengaja meninggalkan ponsel agar tidak terlacak, itu dari keterangan penuntut dalam persidangan etik,” kata Toni.

Toni menegaskan, berdasarkan pembacaan tuntutan di sidang etik, status hukum Bripda Alvian sudah jelas.

“Mengenai Bripda Alvian sudah ditetapkan tersangka pada 12 Agustus 2025 atas dugaan pembunuhan. Meski demikian, saya masih menunggu keterangan resmi dari Polres Indramayu. Biar validnya nanti Kapolres Indramayu yang menjelaskan, tadi saya hanya menyimak pembacaan tuntutan di sidang etik,” tuturnya.

Tersangka dan DPO 

Polres Indramayu telah menetapkan tersangka serta menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) Nomor: DPO/7./…./VIII/2025/Reskrim.

Lengkap dengan wajahnya Bripda Alvian Maulana Sinaga yang terpampang jelas.

Baca Juga : Propam Polda Jabar Periksa Ayah Putri Apriyani, Toni RM Sebut Ada Oknum Polisi Terlibat

Dalam dokumen itu, ciri-cirinya dipaparkan rinci: tinggi 167 sentimeter, berat 65 kilogram, rambut bergelombang, kulit sawo matang, dengan mata cokelat dan hidung melengkung. Bagi aparat, itu adalah petunjuk. Bagi masyarakat, itu adalah peringatan: jika bertemu, segera laporkan.

“Apabila mengetahui keberadaan orang tersebut, mohon segera menghubungi Satuan Reserse Kriminal Polres Indramayu di nomor (0234) 272110,” begitu imbauan tegas yang tertulis di akhir surat, ditandatangani AKP Muchammad Arwin Bachar, Kepala Satreskrim Polres Indramayu.

Baca Juga : Kasus Putri Apriyani: Hebatnya Bripda Alvian Tak Tertangkap Meski Sudah DPO

Kasus ini tidak main-main. Alvian dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, serta Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian.

Baca juga  Prabowo Setuju Cabut Moratorium Pengiriman Pekerja Migran ke Arab Saudi, Pemberangkatan Dimulai Juni 2025

Keluarga dan Kerabat Putri Apriyani Geruduk Mapolres Indramayu

Jumat (22/8/2025) sore, halaman Mapolres Indramayu dipenuhi suara tangis dan lirih permohonan keadilan. Puluhan keluarga dan kerabat Putri Apriyani mendatangi kantor Polres Indramayu dengan hati penuh luka.

Mereka datang bukan untuk berdemo, melainkan mencari jawaban: mengapa Bripda Alvian Maulana Sinaga, tersangka utama pembunuhan Putri, sudah hampir dua pekan berstatus DPO namun belum juga ditangkap?

Baca Juga : Viral! Kasat Reskrim Polres Indramayu Sujud Syukur Saat Penangkapan Buronan Bripda Alvian

Kuasa hukum keluarga, Toni RM, yang turut mendampingi, didatangi Kasat Intelkam AKP Saefullah. Ia menyarankan rombongan menuju Satreskrim Polres Indramayu.

Namun, harapan keluarga untuk bertemu langsung Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang maupun Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar tidak terpenuhi. Mereka akhirnya ditemui oleh Kanit Reskrim, Iptu Ardian

“Tim khusus baik dari Polres maupun Polda Jabar terus bekerja memburu keberadaan Bripda Alvian. Mohon doanya, terduga pelaku segera ditangkap. Bagaimanapun kasus ini harus diselesaikan tuntas,” kata Ardian, Jumat (22/8/2025).

Baca Juga : Kapolres Indramayu Kunjungi Keluarga Korban Putri Apriyani, Pastikan Bripda Alvian Sudah Ditangkap

“Pak Kasat Reskrim juga sedang dilapangan memimpin pengejaran,” imbuhnya.

Bripda Alvian Ditangkap di NTB

Operasi penangkapan Bripda Alvian digelar oleh tim gabungan Polres Indramayu dan Polda Jawa Barat, dengan dukungan Tim Jatanras Polres Dompu serta Polsek Huu, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Informasi keberadaan Bripda Alvian di wilayah Dompu diterima Tim gabungan pada Jumat (22/8/2025) malam. Tim gabungan kemudian bergerak cepat melakukan pengejaran hingga Sabtu pagi (23/8/2025) dan berhasil mengamankan Bripda Alvian di sebuah Baruga (Saung) di Desa Huu tanpa perlawanan.

Baca Juga : Toni RM Minta Bripda Alvian Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Kolaborasi lintas wilayah ini menuntaskan pencarian Bripda Alvian yang selama ini menjadi buronan kasus dugaan pembunuhan terhadap kekasihnya, Putri Apriyani. Setelah ditangkap, ia langsung dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum dipindahkan ke Indramayu.

Kapolres Indramayu Kunjungi Keluarga Putri Apriyani

Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, bersama Kapolsek Sindang AKP Suhendi hadir langsung menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Dalam pertemuan itu, Kapolres memastikan bahwa pria yang ditangkap dan videonya viral di media sosial memang benar Bripda Alvian Maulana Sinaga.

Baca Juga : Kapolres Indramayu Tegaskan Tidak Ada Perlindungan untuk Bripda Alvian

“Kami pastikan yang ditangkap adalah Bripda Alvian Maulana Sinaga. Saat ini yang bersangkutan sedang dalam perjalanan dari NTB menuju Indramayu. Setelah tiba di Polres Indramayu, kami akan rilis resmi,” kata AKBP Mochamad Fajar Gemilang, Minggu (24/8/2025).

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Dandim Indramayu Berangkat Haji Bareng Warga, Wakil Bupati Syaefudin: Doakan Daerah Kita Maju dan Religius!

Indramayu

Bupati Nina Bantu Pekerja Asal Indramayu yang Terlantar di Sulawesi Tengah

Indramayu

Gangster di Indramayu Kocar-kacir Dikejar Polisi, 7 Celurit Disita

Indramayu

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Mengapung di Sungai Indramayu

Indramayu

Banjir Besar Ancam Indramayu! Sungai Cimanuk Meluap, Warga Diminta Siaga

Indramayu

Usai Ancam Wartawan, Kuwu Sukagumiwang Diberhentikan Bupati Indramayu

Indramayu

17 Desa di Indramayu Masuki Seleksi Ketat Pilwu 2025, 122 Bakal Calon Berebut Kursi Kuwu

Indramayu

Tampang Mahasiswa Penusuk Nenti di Indramayu Terbongkar! Begini Kronologi Sadisnya