Home / Indramayu / Politik

Kamis, 16 Oktober 2025 - 19:17 WIB

17 Desa di Indramayu Masuki Seleksi Ketat Pilwu 2025, 122 Bakal Calon Berebut Kursi Kuwu

Ilustrasi : Pemilihan Kepala Desa atau Kuwu Indramayu 2025 dengan semi digital.

Ilustrasi : Pemilihan Kepala Desa atau Kuwu Indramayu 2025 dengan semi digital.

Suaradermayu.com – Dinamika politik tingkat desa di Kabupaten Indramayu mulai memanas menjelang pelaksanaan Pemilihan Kuwu (Pilwu) serentak yang dijadwalkan pada 10 Desember 2025. Setelah masa pendaftaran resmi ditutup pada 13 Oktober lalu, kini 17 desa tercatat harus menjalani tahapan seleksi ketat karena jumlah bakal calon kuwu (kepala desa) melebihi batas maksimal lima orang.

Data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Indramayu) mencatat ada 122 pendaftar yang siap bersaing memperebutkan kursi kuwu di 17 desa tersebut. Di antaranya yakni Desa Patrol yang menjadi desa dengan jumlah pendaftar terbanyak mencapai 10 orang, disusul Desa Sukadadi dan Sidadadi masing-masing 9 pendaftar.

Baca juga  UPP Saber Pungli Indramayu Ikut Rakerda di Bandung, Fokus Tingkatkan Profesionalitas

Berikut daftar desa yang masuk tahap seleksi tambahan:

Singaraja (6 pendaftar), Sukareja (7), Sukadadi (9), Langut (6), Tinumpuk (8), Segeran Kidul (6), Karangampel Kidul (6), Jatibarang (6), Soge (6), Kertamulya (7), Sumuradem Timur (9), Arjasari (6), Patrol (10), Mekarjati (7), Sukajati (7), Sidadadi (9), dan Sumbermulya (7).

Seleksi Penentu Langkah ke Tahap Berikutnya

Plt Kepala DPMD Kabupaten Indramayu, Kadmidi, menjelaskan bahwa tahapan seleksi ini menjadi bagian penting untuk memastikan proses Pilwu berjalan objektif dan sesuai peraturan.

Baca juga  Angin Puting Beliung Terjang Desa Bugis Indramayu, Ratusan Bangunan Rusak

“Untuk desa yang bakal calonnya lebih dari lima orang, akan diadakan seleksi tambahan agar prosesnya tetap proporsional dan transparan,” ujar Kadmidi saat ditemui di kantornya, Kamis (16/10/2025).

Proses seleksi tambahan dijadwalkan berlangsung pada 14 hingga 18 November 2025. Para calon akan melalui penilaian administratif, kompetensi, hingga aspek integritas dan kepemimpinan.

“Seleksi ini bukan sekadar formalitas. Kami ingin memastikan setiap calon benar-benar layak dan siap memimpin desa dengan tanggung jawab,” tambahnya.

Baca juga  SMSI Indramayu Apresiasi Pelantikan Lucky Hakim dan Syaefudin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indramayu

DPMD Ingatkan Soal Netralitas dan Transparansi

Selain menyoroti tahapan seleksi, DPMD juga menegaskan pentingnya netralitas panitia Pilwu di tingkat desa. Kadmidi berharap seluruh unsur penyelenggara menjaga integritas selama proses berjalan.

“Kami mengimbau semua pihak menjaga suasana tetap kondusif, jujur, dan transparan. Ini bagian dari demokrasi desa yang sehat,” tegasnya.

Pelaksanaan Pilwu 2025 menjadi momentum penting bagi masyarakat Indramayu untuk melahirkan pemimpin desa yang berkomitmen membangun dan melayani warganya. Dengan 17 desa yang menghadapi seleksi ketat, dinamika Pilwu tahun ini dipastikan akan menjadi salah satu yang paling menarik untuk disimak. (Pahmi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Dedi Mulyadi Siapkan Rp 10 Juta untuk Relokasi Warga Eretan, Tangani Banjir Rob Puluhan Tahun

Indramayu

Dinsos Indramayu Tanggapi Video Viral Rumah-rumah Mewah Dipasangi Stiker Keluarga Miskin Penerima Bansos

Indramayu

Banjir Rob di Indramayu Mulai Surut, BPBD Salurkan Bantuan untuk Warga

Indramayu

Perempuan Muda Tewas Tertemper Kereta Api di Cikedung Indramayu, Motor Korban Ditemukan Masih Utuh

Indramayu

Kesaksian Warga Ungkap Tragedi 5 Jenazah di Indramayu, Bau Busuk Muncul dari Pohon Nangka

Indramayu

PDIP Indramayu Tolak Kosongkan Kantor: SK Bupati Berlaku Sah Hingga 2027

Indramayu

1.534 Anak Miliki KIA di Kedokanbunder Indramayu, Kecamatan Lain?

Indramayu

Juhaedi S.H Resmi Mendaftar Sebagai Bakal Calon Kuwu Singaraja, Siap Bertarung di Pilwu 2025