Home / Indramayu / Kriminalitas

Kamis, 21 Agustus 2025 - 21:52 WIB

Kasus Putri Apriyani: Hebatnya Bripda Alvian Tak Tertangkap Meski Sudah DPO

Bripda Alvian Maulana Sinaga ditetapkan tersangka dan DPO Polres Indramayu atas dugaan pembunuhan

Bripda Alvian Maulana Sinaga ditetapkan tersangka dan DPO Polres Indramayu atas dugaan pembunuhan

Suaradermayu.com – Satu pekan sudah berlalu sejak Bripda Alvian Maulana Sinaga ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Putri Apriyani (23). Nama polisi muda itu bahkan sudah resmi masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Namun hingga kini, publik masih bertanya-tanya: di mana Bripda Alvian bersembunyi, dan mengapa polisi begitu sulit menangkapnya?

Baca Juga : Ungkap Penyebab Kebakaran dan Kematian Putri Apriyani, Polres Indramayu Bentuk Tim Khusus

Jejak Luka Seorang Putri

Sabtu pagi, 9 Agustus 2025, warga Blok Ceblok, Desa Singajaya, Kecamatan Indramayu, dikejutkan oleh bau hangus dari sebuah kamar kos bernomor 9 di Rifda 4, milik Hj. Nining dan H. Mahmudi. Saat pintu didobrak, tubuh seorang perempuan muda ditemukan tak bernyawa, hangus terbakar.

Perempuan itu adalah Putri Apriyani, anak dari pasangan Karja dan Suryati, warga Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang. Putri bungsu itu meregang nyawa dengan cara paling mengenaskan.

Baca Juga : Propam Polda Jabar Pecat Bripda Alvian, Toni RM : Tinggal Tunggu Pidananya

Sejak awal, penyelidikan polisi mengarah pada satu nama: Bripda Alvian. Ia disebut dekat dengan korban. Rekaman CCTV di sekitar kos menjadi bukti kunci: dalam detik-detik sebelum tragedi, hanya ada satu sosok yang terekam bersama korban—Bripda Alvian.

Baca juga  Pakta Integritas Rp233 Miliar Hanya Dagelan Komedi, LBH Ghazanfar: Pemkab dan DPRD Indramayu Sama-Sama Tidak Becus!

Selain itu, polisi juga menemukan adanya perpindahan uang sebesar Rp32 juta dari rekening Putri ke rekening milik Bripda Alvian. Uang itu sejatinya milik sang ibu, Suryati, hasil kerja kerasnya sebagai TKW di Hongkong. Fakta ini kian memperkuat dugaan adanya keterlibatan Bripda Alvian dalam tragedi kelam tersebut.

Namun, ketika namanya mulai disebut-sebut, Alvian tiba-tiba menghilang. Sejak itu, jejaknya seakan ditelan bumi.

Sunyi Jawaban Polisi

Langkah Polres Indramayu ditunggu publik, tetapi hingga kini hasilnya nihil. Konfirmasi resmi pun terkesan minim. Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, saat dihubungi hanya menjawab singkat.

Baca Juga : Toni RM Ungkap Detik-detik Tragis Putri Apriyani di Sidang Etik Bripda Alvian

“Wa’alaikum salam wr wb, mohon waktu saya lagi giat dulu mas,” ujarnya, Kamis (21/8/2025).

Baca juga  Marak! Preman Intimidasi Pengusaha di Lingkungan PT Pertamina Balongan, Polisi Diminta Bertindak Tegas

Sampai berita ini diturunkan, Suaradermayu.com belum menerima keterangan lanjutan terkait perkembangan pengejaran Bripda Alvian. Sikap irit bicara ini justru menambah tanda tanya besar di masyarakat.

Tangis Keluarga Korban

Di rumah duka, suasana masih muram. Suryati, ibu kandung Putri, setiap hari menunggu kabar penangkapan. Suaranya lirih, penuh luka yang belum terobati.

“Jangan biarkan dia bebas. Anak saya sudah tidak ada, masa pelakunya belum juga ditangkap?” katanya dengan berlinang air mata.

Kesedihan itu disambung sang ayah, Karja, yang menahan tangis sambil meminta polisi segera bertindak.

“Agar Putri tenang di sana, polisi harus segera menangkap dia (Bripda Alvian) dan menghukumnya seberat-beratnya… mati,” ucap Karja dengan nada getir.

Kritik Pedas Kuasa Hukum

Kuasa hukum keluarga korban, Toni RM, angkat suara menyoroti lambannya kinerja kepolisian.

Baca Juga : Fakta Mengejutkan di Balik Tewasnya Putri Apriyani: Uang Rp35 Juta Raib, Oknum Polisi Jadi Tersangka?

“Masa Resmob Polres Indramayu sama Resmob Polda Jabar kalah dengan seorang polisi pangkat Bripda? Strateginya di mana? Kok sampai sekarang Bripda Alvian Maulana Sinaga belum juga tertangkap,” sindir Toni.

Baca juga  Polres Indramayu Terbitkan BAP Sidik Jari 2 Sept 2025, LBH Ghazanfar: Sengaja "Cuci Bersih" Kinerja Bareskrim Polri dan Polda Jabar

Ia menegaskan, pihak keluarga hanya menuntut satu hal: pelaku segera ditangkap, diadili, dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di pengadilan.

Publik Menanti Jawaban

Kasus ini kini jadi sorotan luas masyarakat Indramayu, bahkan mulai menggema di jagat maya. Berbagai komentar publik menuding ada keistimewaan di balik lambannya pengejaran.

Baca Juga : Tangisan Misterius Tengah Malam Berujung Penemuan Jasad Wanita Gosong di Singajaya Indramayu

“Kalau rakyat biasa, pasti sudah ditangkap sejak hari pertama. Kenapa Bripda bisa begitu hebat lolosnya?” tulis seorang netizen di media sosial.

Kini, publik menunggu langkah tegas Polri. Jangan sampai lambannya penangkapan Bripda Alvian menjadi preseden buruk di tengah masyarakat, yang akhirnya bisa meruntuhkan kepercayaan pada institusi kepolisian.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Polisi Ungkap Rute Pelarian Alvian Sinaga Usai Habisi Putri Apriyani

Indramayu

Habibi Ariyanto: Wajah Baru Desa Singaraja, Memuliakan Guru Ngaji dan Madrasah untuk Masa Depan Gemilang

Daerah

Polres Subang OTT Oknum LSM Pemeras Kepala Desa, Puluhan Korban Terungkap

Indramayu

Salman Instruksikan Camat Anjatan Tak Ada Lagi Mediasi Soal Bangun Pasar

Indramayu

Pemkab Indramayu Respons Cepat Bantu Korban Banjir di Desa Cikawung

Hukum

Rafik Alias Ganden Mangkir Dua Kali, Polisi Siapkan Gelar Perkara Atas Dugaan Penipuan Jual Beli Rumah

Indramayu

Nyaris Terjadi Tawuran, Polisi Arahan Amankan 10 Pemuda di Indramayu

Indramayu

Polisi Ringkus Pengedar Pil Koplo di Indramayu