Home / Indramayu / Kriminalitas

Kamis, 14 Agustus 2025 - 18:16 WIB

Propam Polda Jabar Pecat Bripda Alvian, Toni RM : Tinggal Tunggu Pidananya

Pengacara Toni RM mendampingi orang tua almarhumah Putri Apriyani di Bidang Propam Polda Jabar, Kamis (14/8/2025)

Pengacara Toni RM mendampingi orang tua almarhumah Putri Apriyani di Bidang Propam Polda Jabar, Kamis (14/8/2025)

Suaradermayu.com – Suasana ruang sidang Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jawa Barat pada Kamis (14/8/2025) terasa tegang. Meski Bripda Alvian Maulana Sinaga tidak hadir secara langsung dan hanya diwakili oleh kedua orang tuanya, putusan tetap dijatuhkan: Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari kepolisian.

Baca Juga :Tangisan Misterius Tengah Malam Berujung Penemuan Jasad Wanita Gosong di Singajaya Indramayu

Nama Bripda Alvian, anggota Satuan Reskrim Polres Indramayu, menjadi pusat perhatian setelah dirinya dinyatakan bersalah dalam kasus pembunuhan Putri Apriyani di sebuah kamar kos di Kabupaten Indramayu.

Baca juga  Skandal BPR Karya Remaja Indramayu, Siapa Calon Tersangka Baru?

Kuasa hukum keluarga korban, Toni RM, menyebut keputusan ini menjadi babak penting dalam perjalanan panjang kasus tersebut.

“Jadi putusannya Bripda Alvian Sinaga ini dipecat dari kepolisian karena terbukti melakukan pembunuhan terhadap Putri. Bahasa komisi etik putusannya PTDH,” tegas Toni.

Namun, proses ini belum sepenuhnya berakhir. “Hanya tadi orang tua Bripda Alvian menyampaikan banding. Kita lihat saja kelanjutannya nanti,” tambahnya.

Bagi Suryati, ibu almarhumah Putri Apriyani, kabar ini tak langsung memberi kelegaan. Saat dimintai tanggapan, ia hanya terdiam, mencoba mencari kata di tengah gulungan emosi.

Baca juga  Polres Indramayu Selidiki Dugaan Bullying Murid SDN 3 Lemahmekar Akibat Tunggakan LKS

“Saya bingung,” ucapnya lirih.

Ia lalu mengenang percakapan terakhir dengan sang putri. Malam Sabtu (9/8/2025) sekitar pukul 09.00 waktu Hongkong, Suryati mencoba menghubungi Putri. “Saya telepon berdering namun ditutup,” kenangnya. Beberapa hari sebelumnya, ia bahkan sempat mengirim uang beberapa kali sampai Rp 36 juta ke rekening Putri.

Baca Juga : Toni RM Bongkar Misteri Kematian Putri Apriyani: Kenapa Bripda Alvian Melarikan Diri?

Rasa kehilangan juga membekas di hati ayah, ibu, dan bibi almarhumah. Mereka mengapresiasi kinerja kepolisian yang berhasil mengungkap pelaku, namun setiap kali kenangan bersama Putri muncul, rasa sesak kembali menyeruak.

Baca juga  Uji Lab CCTV Kasus Pembunuhan di Paoman Indramayu Hanya 3 Menit 59 Detik, LBH Ghazanfar: Dipotong-potong Seperti Kue Lapis

“Mengenang saat-saat indah bersama almarhumah, hati ini terasa terenyuh,” ungkap salah satu anggota keluarga.

Kini, keluarga besar Putri hanya berharap satu hal: agar proses hukum berjalan tuntas, pelaku benar-benar mempertanggungjawabkan perbuatannya, dan tak ada lagi korban lain yang harus merasakan nasib serupa.

Baca Juga : Propam Polda Jabar Periksa Ayah Putri Apriyani, Toni RM Sebut Ada Oknum Polisi Terlibat

“Kini kita tinggal menunggu pidananya di Polres Indramayu,” kata Toni RM

Share :

Baca Juga

Indramayu

Polres indramayu Kembalikan Motor Curian kepada Pemiliknya

Indramayu

Mangkir Panggilan Polisi, Makelar Proyek di Indramayu Diduga Seret Oknum DPC PDIP

Indramayu

Polisi Grebek Saung Bambu di Tukdana, Sabu 37 Gram Disembunyikan dalam Kotak Margarin

Indramayu

Pasca-Debat Terbuka, Elektabilitas Lucky Hakim dan Syaefudin Naik 4 Persen

Indramayu

Syuriah PBNU Minta Gus Yahya Mundur, Sholihin : Tuntutan Aliansi Santri Gus Dur Terbukti

Indramayu

Patroli Mojang Lodaya, Sentuhan Lembut Polwan Indramayu Bangun Keamanan dengan Senyum dan Empati

Indramayu

Butuh Rp 40 Miliar untuk Bebaskan TKW Susanti dari Hukuman Mati di Arab Saudi

Indramayu

Kasus Pemerkosaan Anak SD di Indramayu, Kak Seto : Perlindungan Terhadap Anak Harus Ditingkatkan Lagi