Suaradermayu.com – Api yang menelan kamar kos di Desa Singajaya, Kecamatan Indramayu, bukan hanya menghanguskan ruangan, tapi juga merenggut nyawa Putri Apriyani. Di balik kepulan asap itu, Polres Indramayu membentuk tim khusus untuk mengungkap fakta di balik tragedi ini.
Kasie Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, mengungkapkan, penyidik bekerja dengan pendekatan Scientific Crime Investigation untuk memastikan setiap bukti dan keterangan saksi terselidiki secara mendalam.
“Kami sudah memeriksa lokasi kejadian, mengumpulkan bukti, memeriksa saksi, dan membawa jenazah Putri untuk autopsi,” ujarnya, Rabu (13/8/2025).
Dari autopsi dan analisis laboratorium forensik oleh Mabes Polri, serta pemeriksaan saksi-saksi, tim penyidik menemukan sejumlah fakta yang memicu peningkatan status perkara ke tahap penyidikan. Keputusan ini diambil agar proses pengungkapan kasus lebih cepat dan semua bukti serta keterangan dapat terungkap secara jelas.
Tak hanya Polres Indramayu, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar juga turun tangan membackup dan membantu tim penyidik, menjamin proses berjalan profesional, transparan, dan akuntabel.
AKP Tarno menegaskan, pengungkapan kasus ini menjadi prioritas untuk memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban dan masyarakat. “Polres Indramayu berkomitmen menuntaskan kasus ini secara profesional, prosedural, dan proporsional, terutama di tengah derasnya arus informasi di media sosial,” katanya.
Di tengah duka dan rasa penasaran publik, tim khusus Polres Indramayu terus bekerja, membuka tabir misteri di balik kebakaran yang merenggut nyawa Putri Apriyani. Setiap langkah, setiap bukti, menjadi kunci untuk mengungkap kebenaran yang selama ini tersembunyi di balik asap tragedi.


























