Home / Indramayu / Kriminalitas

Minggu, 24 Agustus 2025 - 14:44 WIB

Kapolres Indramayu Tegaskan Tidak Ada Perlindungan untuk Bripda Alvian

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang bersama Kapolsek Sindang AKP Suhendi mengunjungi kediaman orang tua Putri Apriyani di Desa Rambatan Wetan, Minggu (24/8/2025)

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang bersama Kapolsek Sindang AKP Suhendi mengunjungi kediaman orang tua Putri Apriyani di Desa Rambatan Wetan, Minggu (24/8/2025)

Suaradermayu.com – Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menegaskan bahwa tidak ada perlindungan khusus bagi anggota Polri yang terlibat tindak pidana. Pernyataan ini disampaikan terkait kasus dugaan pembunuhan Putri Apriyani oleh Bripda Alvian Maulana Sinaga, anggota Polres Indramayu.

“Meski yang bersangkutan anggota Polri, kami tidak akan melindungi. Faktanya, Bripda Alvian diburu sampai ke NTB dan akhirnya berhasil ditangkap,” tegas Kapolres saat mengunjungi kediaman keluarga Putri Apriyani, Minggu (24/8/2025).

Baca juga  Perampok Sadis Habisi Pemilik Agen BRI Link di Indramayu Ditembak Polisi

Kunjungan Kapolres dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral bagi keluarga korban. Pada Minggu pagi sekitar pukul 09.45 WIB, Kapolres bersama Kapolsek Sindang AKP Suhendi hadir di kediaman keluarga almarhumah Putri Apriyani di Desa Rambatan Wetan, Blok B RT 011/003, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, untuk menyampaikan belasungkawa.

Putri Apriyani meninggal secara tragis dan diduga dibunuh oleh Bripda Alvian. Penangkapan Bripda Alvian dilakukan oleh tim gabungan Polres Indramayu dan Polda Jabar di NTB. Kapolres menegaskan, proses hukum akan tetap berjalan sesuai prosedur meski pelaku merupakan anggota Polri.

Baca juga  Pemuda di Sliyeg Indramayu Ditangkap Polisi karena Edarkan Sabu dan Ganja

Menurut sumber Suaradermayu.com di Polres Indramayu, operasi penangkapan Bripda Alvian dilakukan tim gabungan Polres Indramayu dan Polda Jawa Barat, dengan dukungan Tim Jatanras Polres Dompu serta Polsek Huu, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Awalnya dia terdeteksi di Medan. Tim kemudian menuju Medan, namun dia sudah pergi ke NTB. Kami langsung koordinasi dengan Polres Dompu,” ungkap sumber yang enggan disebutkan namanya.

Baca juga  Fakta Baru Kasus 5 Jenazah di Indramayu, Polisi Libatkan Puslabfor Polri dan Periksa Saksi

Informasi keberadaan pelaku di Dompu diterima polisi pada Jumat (22/8/2025) malam. Tim gabungan lalu bergerak cepat melakukan pengejaran hingga Sabtu pagi (23/8/2025) dan berhasil mengamankan Bripda Alvian di sebuah Baruga di Desa Huu tanpa perlawanan.

Kolaborasi lintas wilayah itu akhirnya menuntaskan pencarian Bripda Alvian yang selama ini menjadi buronan kasus dugaan pembunuhan terhadap kekasihnya, Putri Apriyani. Setelah ditangkap, Bripda Alvian langsung diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum dipindahkan ke Indramayu.

 

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Bupati Lucky Hakim Tegas Tolak Uang Koin Ganti Kerusakan Imbas Aksi Demo KOMPI

Indramayu

Indramayu Diguyur Hujan, Sekolah dan Pemukiman Warga Terendam Banjir

Terpopuler

Toni RM Sudah Adukan Penyidik Kasus Pembunuhan Satu Keluarga ke Mabes Polri: Klien Diduga Disiksa Hingga Kaki Dipatahkan

Indramayu

Rekayasa Barang Bukti HP, Oknum Polisi Tutupi Pelaku Asli Pembunuhan di Paoman Indramayu— LBH Ghazanfar: Pidana Berlapis dan Etik Polri

Indramayu

Putera Indramayu Intervensi Kompetensi SDM di Mabes TNI AU

Indramayu

Jasa Raharja Santuni Korban Kecelakaan Maut di Tegalurung Balongan Indramayu

Indramayu

Kasus Putri Apriyani: Hebatnya Bripda Alvian Tak Tertangkap Meski Sudah DPO

Indramayu

Drainase Amburadul dan Sungai Dangkal, Lucky Hakim Siapkan Jurus Atasi Banjir Indramayu