Home / Indramayu / Kriminalitas

Selasa, 6 Februari 2024 - 22:41 WIB

10 Pengedar Narkoba Diciduk di Indramayu, Satu Diantaranya Jaringan Sumatera

Pengungkapan kasus narkotika di Polres Indramayu, Selasa (6/2/2024).

Pengungkapan kasus narkotika di Polres Indramayu, Selasa (6/2/2024).

Suaradermayu.com – Kasus peredaran narkotika di Kabupaten Indramayu terbilang marak. Sebanyak 10 orang diringkus polisi dalam kurun waktu sebulan

Ke-10 pelaku tersebut merupakan pengedar berbagai jenis narkotika dan Obat Keras Tertentu (OKT). Mereka ditangkap jajaran Satres Narkoba Polres Indramayu dalam kurun waktu Januari hingga awal Februari 2024.

“Pada hari ini kami Polres Indramayu mengungkap kasus narkoba yang terungkap oleh jajaran Satres Narkoba pada bulan Januari sampai awal Februari 2024. Diantaranya, 3 kasus narkotika jenis sabu, 1 kasus narkotika jenis ganja dan 6 kasus obat keras jenis tertentu,” kata Kapolres Indramayu AKBP M. Fahri Siregar, Selasa (6/2/2024).

Baca juga  Polisi Indramayu Ringkus Pengedar Obat Terlarang, Ribuan Butir Obat Disita

Fahri menjelaskan pihaknya juga telah meringkus 10 tersangka yang diduga sebagai pengedar. Para tersangka mengedarkan narkoba di wilayah Kecamatan Jatibarang, Widasari, Arahan, Anjatan, Sukra, Sliyeg, Gabuswetan, Kedokan Bunder, dan Kecamatan  Indramayu.

“Para tersangka diantaranya 3 pria tersangka kasus narkotika jenis sabu, 1 pria tersangka kasus narkotika jenis ganja dan 6 pria tersangka obat keras tertentu,” ujar dia.

” Kami juga menyita barang bukti sebanyak 24,28 gram sabu, 2 kilogram ganja dan 5.656 butir obat keras tertentu,” imbuhnya.

Selain menyita barang bukti narkotika, kata Fahri, pihaknya juga menyita barang bukti lainnya berupa satu unit ponsel hingga uang tunai hasil penjualan narkoba sebanyak Rp 1.015.000.

Baca juga  Dua Pengedar Sabu di Indramayu Dibekuk Polisi

Fahri menyebut modus yang dilakukan para tersangka saat mengedarkan narkoba mulai tatap muka langsung juga menggunakan jasa pengiriman barang.

“Para tersangka disangkakan hukuman 4 tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara,” katanya

Fahri menyinggung pengungkapan kasus narkotika jenis ganja sebanyak 2 kilogram menggunakan jasa pengiriman barang  tersangka berinisial IK alias Iim (34).

“Saat diamankan tersangka sedang menerima sebuah paket di Jalan Desa Tambi Lor, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu pada Kamis (1/2/2024) sekitar pukul 20.00 WIB,” katanya.

Baca juga  9 Pengedar dan 2 Kurir Narkoba di Indramayu Ditangkap Dalam Sebulan

Fahri menyebut setelah dilakukan pemeriksaan paket yang diterima oleh tersangka berupa narkotika jenis ganja sebanyak 2 kilogram. Dari penyelidikan awal tersangka mengaku ganja tersebut diperoleh dari rekannya berinisial Iwok.

“Dari penyelidikan terakhir kami terima Iwok ini saudaranya tersangka sesama orang Indramayu, yang merupakan jaringan Sumatera. Saat ini yang bersangkutan (Iwok) masuk DPO,” ujar dia.

Atas perbuatannya, tersangka Iim disangkakan Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman hukumannya 10-15 tahun penjara atau pidana denda Rp 1-10 miliar,” katanya.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Pemkab Indramayu Segel Bangunan Milik PLN di Losarang

Indramayu

Ahli Waris TKW Indramayu Meninggal di Hongkong Tak Bisa Klaim Asuransi

Indramayu

Jelang FGD, SMSI Indramayu Tegaskan Media Siber Harus Jadi Motor Pembangunan Daerah

Indramayu

Yayasan Griya Aswaja Apresiasi Terbitnya Perbup Nomor 42 Tahun 2025: Tonggak Pengakuan Resmi Pesantren di Indramayu

Indramayu

SMSI Indramayu Adukan Dugaan Korupsi Rp4,7 M Dinas PUPR di Hari Antikorupsi Sedunia ke Kejaksaan 

Indramayu

Pasca Pilkada, Bupati Terpilih Lucky Hakim Kunjungi Bambang Hermanto untuk Rekonsiliasi

Indramayu

Ketika Dedi Mulyadi Beri Solusi Banjir Rob Eretan: Instruksi Khusus untuk Bupati Lucky

Indramayu

Gembong Mafia Minyak Terungkap: MAKI Desak KPK Usut Dugaan Korupsi di SKK Migas dan Petral