Suaradermayu.com – Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Cabang Kabupaten Indramayu, Jajang Sudrajat, membenarkan tiga murid SDN 1 Lajer yang tewas tenggelam itu sedang mengikuti kegiatan pramuka.
Jajang menyampaikan duka mendalam atas tewasnya tiga murid SD tersebut. Ia berjanji akan melakukan penyelidikan lebih lanjut atas peristiwa itu.
“Kita akan melakukan investigasi mendalam terkait peristiwa tersebut,” ujar Jajang Sudrajat, Minggu (18/2/2024).
Jajang menduga kegiatan pramuka yang dilakukan merupakan kegiatan internal sekolah. Menurutnya kegiatan yang digelar tersebut tidak ada pemberitahuan kepada tingkat ranting di kecamatan maupun di kwarcab.
“Yang beredar itu kegiatan pegasus atau pasukan khusus pramuka. Padahal di pramuka itu tidak ada pegasus,”ujar dia.
Ia menegaskan peristiwa maut ini akan menjadi bahan evaluasi ke depannya agar jangan sampai terulang kembali.
Sebelumnya diberitakan tagedi maut kegiatan pramuka merenggut nyawa 3 siswa SDN 1 Lajer, Kecamatan Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu.
Ketiga siswa dilaporkan tenggelam saat mengikuti kegiatan Pramuka di Sungai Panarikan, Kecamatan Tukdana, pada Sabtu (17/2/2024).

























