Home / Daerah / Kriminalitas

Minggu, 20 Juli 2025 - 22:44 WIB

Toni RM Bongkar Dugaan Penggelapan Rp5,6 Miliar di LPK Himawari ke Polda Jatim

Pengacara Toni RM dampingi Bendahara Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Himawari, Hepi Purnomo melapor di Polda Jawa Timur, Minggu (20/7/2025)

Pengacara Toni RM dampingi Bendahara Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Himawari, Hepi Purnomo melapor di Polda Jawa Timur, Minggu (20/7/2025)

Suaradermayu.com – Pengacara ternama Toni RM, Kuasa Hukum Hepi Purnomo yang merupakan bendahara Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Himawari di Tulungagung, Jawa Timur, resmi melaporkan dugaan penggelapan dana lembaga yang diduga dilakukan oleh Ketua dan Sekretaris LPK tersebut. Laporan dilayangkan ke Polda Jawa Timur setelah upaya somasi tidak digubris oleh pihak terlapor.

Baca Juga : Divisi Propam Mabes Polri Tindaklanjuti Laporan Toni RM Terkait Dugaan Obstruction of Justice Penyidik PPA

Toni menjelaskan bahwa sejak 2018 hingga awal 2025, berdasarkan bukti kuitansi dan dokumen yang dipegang oleh kliennya, tercatat penerimaan dana dari para pendaftar LPK Himawari mencapai lebih dari Rp5,6 miliar.

Namun, dalam proses pengelolaan keuangan, Hepi Purnomo selaku bendahara lembaga justru tidak pernah dilibatkan dalam setiap transaksi pengeluaran uang. Padahal, kata Toni, berdasarkan akta pendirian LPK Himawari, setiap pengeluaran dana harus disertai tanda tangan dan persetujuan dari bendahara.

Baca juga  Pondok Pesantren Raudhotusshalikin Akan Gelar Pengajian Umum Haul Manakib dan Mujahadah di Indramayu

“Kami mendapati fakta bahwa terdapat aliran dana dari rekening giro lembaga ke rekening pribadi Ketua LPK senilai Rp4,8 miliar. Selain itu, juga ada transfer ke rekening Sekretaris sebesar Rp154 juta, dan Rp20 juta ke rekening suami Sekretaris,” ungkap Toni, Minggu (20/7/2025).

Baca Juga : Toni RM Ungkap Dugaan Skenario Jahat Oknum Penyidik Narkoba Polres Kutai Timur, Kasus Feri Sarat Rekayasa

Toni RM menyebutkan bahwa pihaknya telah mengantongi bukti-bukti kuat berupa print out rekening dan bukti transfer dana. Ia menegaskan bahwa temuan ini bukan lagi sebatas dugaan tanpa dasar.

Baca juga  Pelajar Meninggal Dunia di Jatibarang, Polres Indramayu Amankan Tujuh Remaja

“Ini ada jejak digital yang jelas. Uang lembaga mengalir ke rekening-rekening pribadi tanpa adanya dasar hukum atau persetujuan bendahara,” imbuhnya.

Dilaporkan dengan Dugaan Penggelapan dalam Jabatan

Atas dasar temuan tersebut, Toni RM menilai terdapat unsur pidana yang terpenuhi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 374 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yakni tentang penggelapan dalam jabatan.

“Pasal tersebut mengatur bahwa penggelapan yang dilakukan oleh orang karena hubungan kerja atau jabatannya, diancam pidana penjara maksimal lima tahun. Dalam hal ini, jabatan sebagai Ketua dan Sekretaris lembaga dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi,” jelas Toni.

Baca juga  Ingin Jadi Direktur BUMD? 12 Nama Ini Siap Berebut Kursi Panas PT. BWI Indramayu

Baca Juga : Toni RM Bongkar Aksi Suami WNA Iran di Indramayu, Simpan Senpi & Ratusan Peluru di Rumah!

Ia menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana lembaga, apalagi LPK seharusnya menjadi tempat pelatihan dan pemberdayaan masyarakat, bukan arena untuk memperkaya diri.

Toni juga mengatakan bahwa pelaporan ini menjadi langkah hukum terakhir setelah jalur non-litigasi tidak membuahkan hasil.

Baca Juga : Toni RM Jadi Pengacara Daviena Group, Tangani Dana Rp17 Miliar dan Bongkar Kecanggihan Klinik Aesthetic Mewah

“Kami sudah kirimkan somasi, tapi tidak ada respons. Karena itu, kami dampingi klien untuk membawa persoalan ini ke ranah pidana,” tutup Toni.

Share :

Baca Juga

Daerah

Lisa Mariana Gugat Ridwan Kamil Rp16,6 Miliar, Tak Hanya Soal Hak Anak

Indramayu

Pemuda di Indramayu Diringkus Polisi Saat Sembunyikan Ganja Kering di Balik Lemari Pakaian

Indramayu

Mangkir Panggilan Polisi, Makelar Proyek di Indramayu Diduga Seret Oknum DPC PDIP

Indramayu

Jual Obat Terlarang di Rumah Kos, Wanita Ini Diciduk Polisi Indramayu

Daerah

Gubernur Dedi Mulyadi Siapkan Kompensasi Penyapu Koin di Kali Sewo, Bupati Lucky Hakim Diminta Mendata

Daerah

Terbongkar! Modus “Wali” di Ponpes Pati, Oknum Kiai Diduga Lecehkan Puluhan Santriwati

Indramayu

LBH DELTA 19 Siap Turun Bantu Masyarakat yang Butuh Rasa Keadilan

Indramayu

Polisi Sebut Ada Bekas Kekerasan di Mayat Pria di Areal Pesawahan Indramayu