Home / Indramayu / Kriminalitas

Kamis, 17 April 2025 - 20:58 WIB

Toni RM Bongkar Aksi Suami WNA Iran di Indramayu, Simpan Senpi & Ratusan Peluru di Rumah!

Nur Khalifah didampingi penasehat hukumnya, Toni RM setelah dimintai keterangan di Polres Indramayu

Nur Khalifah didampingi penasehat hukumnya, Toni RM setelah dimintai keterangan di Polres Indramayu

Suaradermayu.com – Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kembali mengguncang Indramayu. Seorang perempuan bernama Nur Khalifah, warga Desa Wanguk, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, melaporkan suaminya yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Iran kepada pengacara kondang Toni RM.

Dengan penuh ketakutan, Nur Khalifah mengadukan tindakan brutal sang suami, Baba Nasser, yang kerap mengamuk dan memecahkan barang-barang di rumah. Lebih mengerikan lagi, Nasser diduga menyimpan senjata api dan ratusan butir amunisi secara ilegal.

Baca juga  Gubernur Lemhanas RI Undang Kang Ade, Bahas Bentuk LSP

“Mendapat laporan dari klien saya, saya langsung bergerak cepat dan melaporkan peristiwa ini ke Polres Indramayu. Ini sangat membahayakan karena suaminya membawa senjata api. Kita tidak ingin ada korban jiwa,” tegas Toni RM kepada Suaradermayu.com, Senin (14/4/2025).

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Tim Satreskrim Polres Indramayu yang dipimpin Iptu Sutaryo bersama Tim Resmob, serta didampingi Kapolsek Anjatan. Petugas bergerak cepat menuju kediaman pasangan tersebut untuk mengamankan situasi.

Setibanya di lokasi, petugas berhasil mengamankan Baba Nasser tanpa perlawanan. Dari hasil penggeledahan, ditemukan satu pucuk senjata api dan ratusan butir peluru yang diduga disimpan tanpa izin resmi.

Baca juga  Ada Dugaan Kerugian Uang Rakyat Sebesar Rp575 Juta di Lingkungan Sekretariat Daerah Indramayu

Pelaku saat ini diamankan di Mapolres Indramayu guna penyelidikan lebih lanjut. Polisi masih mendalami asal-usul senjata api tersebut serta kemungkinan adanya pelanggaran hukum lainnya.

“Alhamdulillah saya dan anak-anak sekarang lega, sudah tidak ada teror lagi. Karena kalau dia ngamuk, itu barang-barang dipecahin, bikin saya dan anak-anak ketakutan,” ujar Nur Khalifah penuh haru.

Baca juga  Pelantikan Kepala Daerah Dilaksanakan 6 Februari 2025, Termasuk Indramayu

Sementara itu, penasihat hukum pelapor, Toni RM menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Indramayu atas penanganan cepat dan profesional dalam mengamankan senjata api tersebut.

“Terima kasih kepada Kapolres Indramayu, Kasat Reskrim, Kasat Intel, Kanit Harda, Kanit Resmob, Kapolsek Anjatan dan seluruh anggota yang telah bekerja luar biasa. Senjata api berhasil diamankan sebelum menimbulkan korban jiwa,” kata Toni.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak segan melapor jika mengalami atau mengetahui kasus serupa, terlebih yang melibatkan senjata api dan membahayakan nyawa.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Dugaan Malpraktik Persalinan, Dirut RSUD MA Sentot : Penanganan Sudah Sesuai SOP

Indramayu

Toni RM Resmi Jadi Penasehat Hukum Dua Terdakwa Kasus Pembunuhan Sekeluarga di INDRAMAYU

Indramayu

Nasabah Tuntut KSP Mitra Jasa Indramayu Cairkan Tabungan

Ekonomi

Bupati Terpilih Lucky Hakim Akan Cabut Regulasi yang Menghambat Perizinan Usaha

Indramayu

Janji Tinggal Janji? Setahun Kepemimpinan Lucky–Syaefudin Disorot, Realisasi Dinilai Jauh dari Harapan

Indramayu

Pelantikan Pengurus IWO Indramayu Banjir Karangan Bunga, Kado Manis Ditengah Sorotan Publik

Indramayu

Bulog Indramayu Pastikan Bantuan Beras dan Minyak Goreng Layak Konsumsi

Indramayu

Saber Pungli Indramayu Gerak Cepat Tangani Aduan Pungli Bansos