Home / Sorotan / Hukum / Indramayu / Terpopuler

Senin, 22 Desember 2025 - 05:21 WIB

Kapolsek Karangampel AKP Warmad Dimutasi Usai Dilaporkan ke Propam: Kebetulan?

Ketua Yayasan Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Ghazanfar Pahmi Alamsah usai mendampingi warga melaporkan ke Propam Polres Indramayu, Rabu (17/8/2025)

Ketua Yayasan Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Ghazanfar Pahmi Alamsah usai mendampingi warga melaporkan ke Propam Polres Indramayu, Rabu (17/8/2025)

Suaradermayu.com – Kapolsek Karangampel, AKP Warmad, resmi dimutasi ke Polda Jawa Barat. Mutasi tersebut tertuang dalam Telegram Kapolda Jabar Nomor ST/1099/XII/KEP/2025, yang menempatkan Warmad pada jabatan Kasubbagyanum Ditsamapta Polda Jabar.

Mutasi ini menjadi sorotan publik karena waktunya berdekatan dengan proses pengaduan warga Karangampel ke Propam Polres Indramayu. Pengaduan terkait dugaan pengabaian pengaduan intimidasi dan ancaman kekerasan menjelang Pemilihan Kuwu (Pilwu) Desa Karangampel.

Ketua Yayasan Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Ghazanfar (YLKBH) Ghazanfar, Pahmi Alamsah, yang mendampingi pelapor, menyoroti hal ini. Ia mempertanyakan apakah mutasi yang dilakukan di tengah proses pengaduan hanya kebetulan, atau memang terkait dengan pengaduan warga ke Propam Polres Indramayu.

“Apakah mutasi ini hanya kebetulan, atau memang karena adanya pengaduan warga ke Propam? Kita belum tahu, karena sampai saat ini kami belum mendapat informasi resmi dari Propam. Karena itu, proses etik harus tetap berjalan sampai tuntas,” kata Pahmi kepada Suaradermayu.com, Minggu (21/12/2025).

Baca juga  Berikut Barang Bukti dari Penjual Miras Oplosan yang Ditangkap Polisi

Sebelumnya, pada 17 Desember 2025, warga Desa Karangampel, Subagyo (52) mengajukan pengaduan ke Propam Polres Indramayu. Dalam pengaduan Subagyo menilai jajaran Polsek Karangampel kurang responsif saat warga dan relawan menyampaikan laporan dugaan intimidasi dan ancaman kekerasan dari pendukung calon kuwu lain.

“Beberapa kali kami melaporkan ancaman kekerasan dan intimidasi dari pihak lain, tapi dianggap angin lalu,” kata Subagyo.

Ia juga menuturkan pernyataan diduga meremehkan dari Kapolsek Warmad saat bertemu di salah satu TPS.

“Pak Kapolsek bilang lebay, sedikit-sedikit lapor, terlalu baperan,” ujarnya.

Baca juga  Dedi Mulyadi Tolak Hentikan Program Panca Waluya Meski Dikritik, Ada Apa di Baliknya?

Ucapann AKP Warmad itu dibenarkan Rastono (44), warga Karangampel, yang menyaksikan keduanya sempat adu argumen.

Menurut Subagyo, ancaman dan intimidasi meningkat menjelang hari pencoblosan. Puncak ketegangan terjadi sehari setelah penetapan kuwu terpilih, Kamis (11/12/2025), ketika rumah calon kuwu yang kalah, Slamet Caryo, didatangi sekelompok orang diduga membawa senjata tajam. Pintu dan kaca rumah dirusak. Beruntung, Slamet dan keluarganya tidak berada di rumah.

Propam Mulai Penyelidikan

Usai mendapat pengaduan Propam Polres Indramayu melalui Paminal memfasilitasi mediasi keduanya, Subagyo dan AKP Warmad untuk menyelesaikan permasalahan ini, namun Subagyo tetap meminta Paminal memproses pengaduannya.

Menurut Pahmi, Paminal telah menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi untuk melengkapi pengaduan tersebut. Ia mengaku akan  mendampingi saksi-saksi agar proses pengaduan berlangsung sesuai prosedur.

Baca juga  Terbongkar! Modus Licik Oplos Elpiji 3 Kg ke 12 Kg di Gantar Indramayu, Pelaku Raup Untung Fantastis

“Kami akan mendampingi saksi-saksi untuk dimintai keterangan agar pemeriksaan berlangsung sesuai prosedur,”ujar Pahmi.

Pahmi menegaskan Propam melalui Paminal memiliki kewenangan untuk melakukan klarifikasi, memeriksa saksi dan terlapor, serta menjatuhkan sanksi etik jika terbukti pelanggaran.

“Yang penting, proses pengaduan tetap berjalan, terbuka, dan profesional,” tutup Pahmi. (Redaksi)

Artikel Terkait :

Laporan Ancaman Pilwu Berujung Penyerangan, Subagyo Desak Kapolres Tindak Kapolsek Karangampel

Rumah Calon Kuwu Slamet Caryo Diserang Pemuda Bersenjata Tajam, Desa Karangampel Lor Mencekam

Kapolsek Karangampel AKP Warmad Diadukan ke Propam, Ancaman Pilwu Diduga Disepelekan hingga Berujung Penyerangan

Kapolsek Karangampel AKP Warmad Diduga Abaikan Laporan Ancaman Kekerasan Pilwu, Propam Turun Tangan

Tragedi Kalibata: Dua Mata Elang Tewas Dikeroyok, Enam Oknum Polisi Jadi Tersangka

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Syuriah PBNU Minta Gus Yahya Mundur, Sholihin : Tuntutan Aliansi Santri Gus Dur Terbukti

Indramayu

Video Viral Mobil Plat Merah Angkut Baliho Paslon Nina-Tobroni

Indramayu

Syaefudin Sidak PDAM Indramayu: Kebocoran, Metering, hingga Isu Transfer Dana Disorot

Indramayu

Bupati Nina Beri Bantuan Ke Ahli Waris Korban Kecelakaan Maut Balongan Indramayu

Indramayu

Kekerasan Perempuan dan Trafficking Merajelala, Disduk P3A Indramayu Gelar Sosialisasi Layanan dan Penanganan Korban

Terpopuler

Orang Tua Siswa di Indramayu Apresiasi Program Pendidikan Militer: Harapkan Anak Lebih Disiplin

Indramayu

Bupati Lucky Hakim Perintahkan Camat dan Kuwu Sisir Anak Putus Sekolah: Datangi, Dengar, dan Bantu!

Indramayu

Oknum Dishub Indramayu Diduga ‘Palak’ Jukir Liar Rp30–80 Ribu per Hari!