Home / Indramayu / Ragam

Kamis, 7 Agustus 2025 - 11:26 WIB

Bupati Lucky Hakim Perintahkan Camat dan Kuwu Sisir Anak Putus Sekolah: Datangi, Dengar, dan Bantu!

Bupati Indramayu Lucky Hakim

Bupati Indramayu Lucky Hakim

Suaradermayu.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim menginstruksikan seluruh camat dan kuwu se-Kabupaten Indramayu untuk menyisir dan mendata anak-anak yang putus sekolah di wilayah masing-masing. Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan konstitusional pemerintah daerah dalam memastikan tidak ada satu pun anak yang kehilangan hak atas pendidikan.

Baca Juga : MK Putuskan Negara Wajib Biayai Pendidikan Dasar di Sekolah Negeri dan Swasta

“Kami akan menyurati kepala sekolah SD, juga meminta para camat dan kuwu untuk terjun langsung melakukan penyisiran anak-anak yang lulus SD namun tidak melanjutkan. Saya minta semuanya didata dan dikumpulkan,” tegas Lucky, Kamis (7/8/2025).

Baca juga  Pria di Indramayu Ditembak Polisi Setelah Membobol Sekolah, Belasan Notebook Dicuri

Pemkab Bergerak Cepat, Kuwu Diminta Terlibat Aktif

Bupati menegaskan, para kuwu harus aktif mendata dan menelusuri faktor penyebab anak-anak tidak melanjutkan sekolah. Hal ini penting agar solusi yang diberikan bisa tepat sasaran.

“Kuwu harus tahu siapa anak-anak itu. Kenapa mereka tidak sekolah? Apakah karena biaya, karena orang tua, atau karena hal lain? Nanti setelah datanya ada, kita akan turun langsung ke lapangan,” kata Lucky.

Menurutnya, masih banyak anak-anak di Indramayu yang tidak melanjutkan sekolah bukan karena malas, melainkan karena terjebak keterbatasan ekonomi atau bahkan tidak diizinkan oleh orang tuanya.

Baca juga  Makelar Proyek Diduga Seret Oknum DPC PDIP Indramayu

Sekolah Gratis, Tapi Biaya Tak Langsung Masih Jadi Kendala

Walau biaya pendidikan dasar dan menengah sudah ditanggung pemerintah melalui dana BOS dan APBD, namun beban biaya tak langsung seperti ongkos transportasi, seragam, dan alat tulis masih menjadi kendala nyata bagi keluarga kurang mampu.

Baca Juga : Berapa Dana BOS 2025 untuk PAUD hingga SMA? Ini Rinciannya!

“Betul sekolah gratis, tapi masuk SMP atau MTs masih banyak biaya tambahan. Ini yang harus kita bantu carikan solusinya. Jangan sampai anak-anak berhenti sekolah hanya karena hal-hal seperti itu,” ujar Lucky.

Baca juga  Titi dan Khotibul Umam Sama-Sama Ngaku Dapat “SMS Ghaib Aman Yani”: Kebetulan atau Ada Skenario yang Disembunyikan?

Langkah Solutif: Data Dulu, Bantu Setelahnya

Pemkab Indramayu menyiapkan berbagai langkah solutif, termasuk bantuan pendidikan, pendampingan keluarga, hingga jalur pendidikan nonformal bagi anak-anak yang terhambat melanjutkan sekolah.

“Tugas kita bukan hanya mencatat, tapi juga membantu. Kalau masalahnya biaya, kita bantu. Kalau orang tuanya menolak, kita beri pemahaman. Tapi jangan dibiarkan,” tegasnya.

Baca Juga : Sekolah Dilarang Jual Buku, Sudah Dibayar Dana BOS!

Langkah ini adalah bentuk nyata komitmen Pemkab Indramayu untuk membangun SDM unggul dan memutus rantai kemiskinan akibat rendahnya akses pendidikan.

 

Share :

Baca Juga

Kriminalitas

Dijanjikan Gaji Jutaan, Remaja Indramayu Dipaksa Bersetubuh Live di Depan Kamera

Indramayu

Isu Suap Rekrutmen PDAM Indramayu Mengemuka, Plt. Dirut Jojo Sutarjo Pastikan Proses Transparan

Indramayu

Bupati Lucky dan Mensos RI Tinjau Kampung Nelayan Sejahtera: 93 Rumah Baru untuk Korban Banjir Rob!

Indramayu

OJK Sebut Bupati Nina Berani Bongkar Praktik Curang di BPR Karya Remaja, Masyarakat Harus Memahaminya

Indramayu

Pengakuan Mengejutkan! Terdakwa Kasus Pembunuhan Sekeluarga Mengaku Disiksa Saat Penyidikan di Polres Indramayu

Indramayu

TKW Indramayu Meninggal di Arab Saudi Karena Sakit

Indramayu

Tragedi Jasad Gosong di Kos Singajaya, Toni RM Desak Ungkap Tuntas Misteri Kematian Putri Apriyani

Indramayu

Polres Indramayu Edukasi Pelajar Soal Kekerasan Perempuan dan Anak: Sekolah Harus Jadi Ruang Aman