Home / Terpopuler / Sorotan

Kamis, 16 April 2026 - 07:46 WIB

Disorot KPK! Proyek Motor Listrik MBG Puluhan Ribu Unit Tuai Kecurigaan

suaradermayu.com – Program pengadaan motor listrik untuk mendukung Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai menuai perhatian serius. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai proyek dengan nilai besar dan jumlah unit yang masif ini memiliki potensi kerawanan jika tidak diawasi secara ketat sejak awal.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa lembaganya tidak tinggal diam terhadap isu tersebut.

“Tentu KPK memberikan perhatian soal itu,” ujarnya. Ia menyoroti bahwa sektor pengadaan barang dan jasa kerap menjadi celah terjadinya praktik korupsi, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaporan akhir.

Baca juga  Kuitansi Janggal Rp2 Miliar di PDAM: Perintah Transfer Berubah di Bank, Dokumen Justru Tersimpan di BSI

Lebih jauh, Budi mengingatkan pentingnya kejelasan dalam analisis kebutuhan sebelum proyek dijalankan.

“Mulai dari proses awal, perencanaannya itu apakah sudah dilakukan analisis kebutuhannya sehingga nanti berujung kepada spesifikasi kendaraan-kendaraan yang dibutuhkan?” katanya.

Ia juga menyinggung soal pemerataan penggunaan, “Apakah kebutuhan itu merata? Artinya kendaraan dengan spesifikasi tersebut memang dibutuhkan di semua lokasi atau tidak.”

Di sisi lain, pilihan terhadap merek motor listrik Emmo turut memantik pertanyaan publik. Selain tergolong pemain baru, kesiapan jaringan seperti dealer disebut belum sepenuhnya rampung. KPK pun menegaskan bahwa setiap keputusan dalam proses lelang harus memiliki dasar yang jelas.

Baca juga  3 Hektare Tebu Dirusak di Sukamulya Indramayu, Petani Desak Polisi Bertindak

“Mengapa vendor tertentu yang menang, tentu harus ada argumentasi yang bisa dipertanggungjawabkan,” tegas Budi.

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memastikan pengadaan tersebut bukan keputusan mendadak. Ia menyebut program itu sudah masuk dalam perencanaan anggaran tahun 2025 untuk menunjang operasional Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.

Baca juga  Wisma Haji Indramayu Disiapkan Jadi Sekolah Rakyat, Bupati Lucky Hakim Dampingi Mensos Tinjau Lokasi

Dadan juga meluruskan kabar simpang siur soal jumlah unit yang beredar di masyarakat. “Informasi 70.000 unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025,” ujarnya.

Dengan nilai proyek yang diperkirakan mencapai angka besar, perhatian publik terhadap transparansi semakin menguat. KPK pun memberi sinyal akan terus mencermati proses ini, agar seluruh tahapan berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan kerugian negara di kemudian hari. (Moh. Ali)

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Panglima TNI Keluarkan Perintah Siaga I, Pasukan Diminta Siap Tempur

Terpopuler

Bupati Indramayu Sebut Pelantikan Kepala Daerah 6 Februari 2025 Langgar Putusan MK

Daerah

UU ITE Diduga Jadi Senjata Peras PKL di Kudus, Oknum Ormas Minta Rp30 Juta

Terpopuler

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Larang Wisuda Sekolah, Usulkan Konsep Perayaan di Sekolah

Terpopuler

APDESI Indramayu Kumpul! Wabup Buka-bukaan Soal Dana Desa dan Bahayanya

Terpopuler

Naik Vespa Pasangan Bambang Hermanto – Kasan Basari Resmi Daftar Pilkada Indramayu 2024

Indramayu

Polres Indramayu Gelar Tes Urine Sopir dan Kelayakan Kendaraan Jelang Arus Mudik

Terpopuler

Kuwu Amin Desa Sendang Ajukan Audit APBDes Selama Menjabat ke Inspektorat Indramayu