Home / Indramayu / Sorotan

Rabu, 12 November 2025 - 17:51 WIB

IRW Buka 23 Bukti Panas Dugaan Etik Anggi Noviah, Minta BK DPRD Indramayu Tak Tebang Pilih

Kolase foto: Dokumen visual yang disebut oleh pelapor sebagai salah satu bukti dalam dugaan pelanggaran etik Anggi Noviah yang dilaporkan ke BK DPRD Indramayu.

Kolase foto: Dokumen visual yang disebut oleh pelapor sebagai salah satu bukti dalam dugaan pelanggaran etik Anggi Noviah yang dilaporkan ke BK DPRD Indramayu.

Suaradermayu.com – Kasus dugaan pelanggaran etik yang menyeret nama anggota DPRD Indramayu dari Fraksi PDIP, Anggi Noviah, kembali mencuri perhatian publik. Suaminya, IRW, datang langsung ke kantor DPRD Indramayu membawa sejumlah dokumen yang disebut sebagai 23 bukti dugaan pelanggaran etik.

Baca Juga : IRW Sebut Tak Percaya BK DPRD Indramayu Objektif Tangani Dugaan Etik Anggi Noviah

Didampingi kuasa hukumnya, Dr. Khalimi, IRW tiba di Gedung DPRD Indramayu sekitar pukul 10.00 WIB, Rabu (12/11/2025). Ia langsung menuju ruang Badan Kehormatan (BK) untuk menjalani klarifikasi selama lebih dari satu jam sebelum keluar sekitar pukul 11.30 WIB.

“Hari ini saya menyerahkan semua bukti yang menurut saya menunjukkan adanya dugaan pelanggaran etik. Ada foto, video, data pemesanan tiket, hotel, bahkan rekaman CCTV,” ungkap IRW usai keluar dari ruang BK.

Baca Juga : IRW Bongkar Dugaan Dua Pelanggaran Etik Anggi Noviah: Bolos Sepekan, Sekamar dengan Pria Asing di Hari Kerja

Menurut IRW, seluruh dokumen itu diyakini menguatkan dugaan bahwa telah terjadi tindakan yang dianggap tidak pantas bagi seorang wakil rakyat, termasuk dugaan meninggalkan tugas kedewanan tanpa izin resmi.

Baca juga  BKD Kabupaten Indramayu Gelar Rapat Pembinaan SKPD untuk Persiapan Laporan Keuangan Tahun 2024

“Dalam dokumen itu terlihat tanggal dan waktunya jelas. Dugaan ini terkait keberangkatan ke luar daerah selama beberapa hari di jam kerja. Ini bukan sekadar urusan pribadi, tapi sudah menyangkut integritas dan tanggung jawab sebagai anggota DPRD,” ujarnya.

Baca Juga : Sidang Dugaan Etik DPRD Indramayu, IRW Sebut PDIP Tak Bisa Netral: Ketua BK dan Anggi Satu Partai

IRW menegaskan, semua dokumen telah ia tandatangani di atas materai sebagai bentuk pertanggungjawaban hukum. Namun, ia juga mengaku meragukan objektivitas BK DPRD Indramayu dalam menangani laporannya.

“Terus terang saya belum yakin BK bisa netral. Dari awal terkesan kasus ini diarahkan ke persoalan rumah tangga, padahal saya melaporkannya sebagai dugaan pelanggaran etik pejabat publik,” kata IRW dengan nada kecewa.

Baca Juga : Dr. Khalimi Desak Ketua BK DPRD Indramayu Mengundurkan Diri, Potensi Konflik Kepentingan Dugaan Pelanggaran Etik Anggi Noviah

Ia pun mengingatkan adanya potensi konflik kepentingan karena Anggi dan Ketua BK disebut berasal dari partai yang sama.

Baca juga  Indramayu Barat Butuh PTN, KORIB Gandeng UNJ Wujudkan Kampus Negeri di Inbar

“Saya harap BK tidak tebang pilih. Jangan sampai karena satu partai lalu kasusnya diredam. Publik berhak tahu dan menilai,” ujarnya.

BK DPRD Indramayu Akui Terima Semua Dokumen, Janji Proses Sesuai Aturan

Menanggapi hal tersebut, anggota BK DPRD Indramayu, Imron Rosadi, S.Pd., membenarkan pihaknya telah menerima seluruh dokumen dari IRW. Ia menegaskan BK akan memproses laporan sesuai mekanisme yang diatur dalam Kode Etik DPRD.

“Hari ini kami hanya meminta keterangan dari pelapor. Semua dokumen sudah kami terima dan akan kami pelajari lebih lanjut sebelum ke tahap berikutnya,” kata Imron kepada Suaradermayu.com.

Baca Juga : BK DPRD Indramayu Sedang Proses Etik: Anggi Noviah Diduga Mangkir Kerja dan Diduga Bersama Pria Asing?

Ia menambahkan BK akan tetap berhati-hati dalam setiap langkah dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

Baca juga  Toni RM Bongkar Dugaan Penggelapan Rp5,6 Miliar di LPK Himawari ke Polda Jatim

“Kami akan diskusikan secara internal untuk menentukan langkah lanjutan. Jika diperlukan, bisa saja kami memanggil kembali pelapor maupun teradu,” jelasnya.

Terkait dugaan keberpihakan karena faktor partai, Imron menegaskan BK bekerja secara profesional dan kolektif.

“Tidak ada masalah. Ini baru tahap klarifikasi awal. Semua keputusan nanti diambil bersama dan hasil akhirnya diserahkan kepada pimpinan DPRD,” ujarnya.

Baca Juga : IRW Bongkar Dugaan Dua Pelanggaran Etik Anggi Noviah: Bolos Sepekan, Sekamar dengan Pria Asing di Hari Kerja

Imron juga menambahkan bahwa hasil sidang etik nantinya tidak untuk konsumsi publik karena akan menjadi bagian dari laporan resmi kepada pimpinan dewan.

“Hasilnya nanti disampaikan ke pimpinan DPRD, bukan diumumkan ke masyarakat,” pungkasnya.

Kasus dugaan pelanggaran etik ini kini menjadi sorotan karena menyentuh ranah pribadi yang berpotensi berkaitan dengan integritas jabatan publik. Desakan agar BK DPRD Indramayu bersikap netral dan transparan semakin menguat, terutama dari kalangan masyarakat dan pengamat politik daerah yang menilai lembaga etik dewan harus berdiri di atas semua kepentingan partai.(TimRedaksi)

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Polres Indramayu Selidiki Dugaan Bullying Murid SDN 3 Lemahmekar Akibat Tunggakan LKS

Indramayu

Kronologi Siswa SD di Indramayu Ditendang dan Ditelanjangi Teman

Indramayu

Kapolres Indramayu Tegaskan Tidak Ada Perlindungan untuk Bripda Alvian

Indramayu

Bupati Indramayu Lucky Hakim Antusias Ikuti Retret di Akmil Magelang

Indramayu

Polres Indramayu Pastikan Pesan Berantai soal Tawuran Geng Motor di Sukra Adalah Hoax

Indramayu

Bupati Lucky Hakim Turun Tangan! 35 Ribu Hektare Sawah di Indramayu Siap Terairi Mulai Juni!

Edukasi

Jadi Korban Perdagangan Orang, PMI Indramayu Laporkan BLK Bintang Jaya Mandiri ke Polisi

Indramayu

Tangis Haru Warnai Keberangkatan! 445 Calon Haji Indramayu Resmi Dilepas Bupati Lucky Hakim Menuju Tanah Suci