Home / Indramayu / Ragam

Selasa, 16 September 2025 - 02:06 WIB

Peran Strategis Media dalam Mendorong Pembangunan Daerah di Era Digital

Suaradermayu.com – Akademisi dan pemerhati kebijakan publik, Dr. Masduki Duryat, menegaskan bahwa media memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan daerah di era digital. Menurutnya, media bukan hanya berfungsi sebagai penyampai informasi dan sarana transparansi publik, tetapi juga memiliki peran sebagai edukasi publik, advokasi dan aspirasi, penguatan identitas lokal, serta kontrol sosial.

Penegasan tersebut ia sampaikan saat menjadi pembicara pada Focus Group Discussion (FGD) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Indramayu yang digelar di Aula Ki Tinggil Setda Indramayu, Sabtu (13/9/2025).

Tantangan Media di Era Digital

Masduki menyoroti tiga tantangan utama media saat ini:

1. Tipisnya Validitas Informasi – cepatnya distribusi berita di media sosial membuat publik kesulitan membedakan antara berita valid dan hoaks.

2. Disrupsi Ekonomi Media – media konvensional banyak tergeser oleh platform digital, sehingga orientasi profit kadang mengalahkan integritas jurnalistik.

Baca juga  SMSI Peringati Hari Pers Nasional 2025 di Cilegon, Tekankan Peran Pers untuk Rakyat

3. Echo Chamber & Polarisasi – algoritma digital memperkuat opini searah dan melemahkan diskursus publik yang sehat.

“Hampir kita sulit membedakan mana suguhan informasi dari media konvensional berbadan hukum dengan konten media sosial di era digital saat ini,” ujarnya.

Empat Pilar Kompetensi Digital Media

Sebagai solusi, Rektor sekaligus Dosen INSIA Al-Amin Indramayu itu mengidentifikasi empat pilar kompetensi digital yang harus diperkuat media:

1. Digital Skills (Keterampilan Digital): pelatihan jurnalis dalam literasi digital, verifikasi fakta, penggunaan AI untuk cek data, serta pemanfaatan analitik kebutuhan informasi publik.

2. Digital Culture (Budaya Digital): membangun budaya bermedia yang sehat, menghargai perbedaan, menjaga narasi inklusif, dan mengangkat kearifan lokal.

3. Digital Ethics (Etika Digital): penerapan kode etik jurnalistik yang ketat di ruang digital, transparansi sumber, akurasi, dan independensi liputan.

Baca juga  Kasus Bejat Gegerkan Indramayu, 2 Guru Cabuli 22 Siswa, DPRD Minta Pelaku Diburu

4. Digital Safety (Keamanan Digital): perlindungan data narasumber dan jurnalis, serta peningkatan kesadaran keamanan siber dari ancaman peretasan, phishing, dan manipulasi data.

Strategi Media dalam Mendukung Pembangunan Daerah

Masduki juga menegaskan bahwa kontribusi media untuk pembangunan daerah bisa diwujudkan melalui beberapa strategi:

Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah: menyediakan kanal informasi resmi yang transparan dan mudah diakses publik.

Partisipasi Komunitas: melibatkan masyarakat sipil, akademisi, dan pelaku usaha lokal dalam diskusi publik berbasis media.

Program Literasi Media: mengadakan pelatihan di sekolah, kampus, dan komunitas untuk meningkatkan literasi digital.

Inovasi Konten Digital: menyajikan isu pembangunan daerah dalam format kreatif seperti infografis, podcast, dan video pendek agar lebih mudah diterima generasi muda.

Fact-Checking Hub: membangun pusat pemeriksaan fakta lokal untuk menangkal hoaks yang memengaruhi opini publik.

Baca juga  Gelar Pahlawan Nasional untuk Kakek Presiden Prabowo Ditunda! Ini Alasannya

Empat Rekomendasi untuk Stakeholder

Dalam FGD bersama SMSI dan Pemkab Indramayu, ia menyampaikan empat rekomendasi penting:

1. Untuk Pemerintah Daerah: membuat regulasi keterbukaan informasi publik, alokasi dana transparan untuk media lokal, serta melibatkan media dalam forum evaluasi pembangunan.

2. Untuk Dewan Pers & Lembaga Nasional: memperluas perlindungan hukum bagi jurnalis lokal, menyediakan pelatihan literasi digital dan keamanan siber, serta desentralisasi penguatan media.

3. Untuk Komunitas Sipil & Akademisi: membentuk pusat studi media lokal, mendorong gerakan literasi media di sekolah, serta menjadi mitra kritis bagi media dan pemerintah.

4. Untuk Media Lokal: mengembangkan model bisnis berkelanjutan (langganan komunitas, kolaborasi UMKM, crowdfunding), memperkuat investigasi dan storytelling digital, serta menjalin kolaborasi dengan media nasional maupun internasional.

“Beberapa catatan di atas diharapkan menjadi pedoman bagi pelaku media dalam menghadapi tantangan era digital, sehingga media tetap bisa berkontribusi nyata terhadap pembangunan daerah,” pungkasnya.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Polisi Tangkap 3 Pria Salahgunakan BBM Subsidi di Indramayu

Indramayu

Tiap Hari Pemotor Kecelakaan, Kerusakan Jalan Ir H Juanda Makin Parah

Indramayu

Polres Indramayu Terbitkan Sprindik Dugaan Kasus Makelar Proyek Pemerintah, Tersangka Segera Ditetapkan

Indramayu

Toni RM Bongkar Dugaan Penyerobotan Tanah di Lohbener, Sanimah (55) Kini Tersangka

Indramayu

LBH DELTA 19 Siap Turun Bantu Masyarakat yang Butuh Rasa Keadilan

Indramayu

Satpol PP Indramayu Lamban Tangani Aduan Warga Soal Bangunan Tak Berizin di Krangkeng

Indramayu

Bupati Lucky Hakim Tegas! Indramayu Siap Jalankan Program Nasional Lingkungan Hidup dan Tekan Polusi

Indramayu

Wabup Indramayu Syaefudin Turun Tangan Mediasi Aksi Warga Sukaslamet Soal Dugaan Nepotisme dan Penyalahgunaan Anggaran