Home / Indramayu / Peristiwa

Senin, 2 Februari 2026 - 13:16 WIB

Drainase Amburadul dan Sungai Dangkal, Lucky Hakim Siapkan Jurus Atasi Banjir Indramayu

Bupati Indramayu Lucky Hakim tinjau titik yang menjadi penyebab banjir di Indramayu.

Bupati Indramayu Lucky Hakim tinjau titik yang menjadi penyebab banjir di Indramayu.

Suaradermayu.com – Persoalan banjir masih menjadi pekerjaan rumah besar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu. Setiap hujan dengan intensitas tinggi mengguyur, kawasan perkotaan Indramayu kerap tergenang air, bahkan meluas ke permukiman warga dan jalan protokol.

Baca Juga : Banjir Indramayu: Tata Ruang Amburadul & Kegagalan Kepemimpinan Bupati Lucky Hakim

Indramayu Dikepung Banjir, Lucky Hakim Perintahkan Bangunan Liar di Bantaran Sungai Dibongkar

Bupati Indramayu Lucky Hakim mengungkapkan, Pemkab telah melakukan kajian menyeluruh untuk mengidentifikasi penyebab banjir yang terus berulang dari tahun ke tahun. Hasil kajian tersebut menunjukkan kondisi drainase yang tidak optimal serta pendangkalan sungai menjadi faktor utama terjadinya banjir.

Selain itu, aliran sungai di sejumlah titik juga mengalami penyumbatan akibat sedimentasi, tumpukan sampah, hingga masifnya pertumbuhan eceng gondok. Kondisi ini membuat air yang seharusnya mengalir ke muara justru tertahan dan meluap ke kawasan perkotaan.

Baca juga  Pesan Filosofis Bupati Lucky di Pelantikan IKM: Di Mana Bumi Dipijak, Di Situ Langit Dijunjung

“Eceng gondok yang sudah besar-besar ini kalau tidak segera dibereskan akan semakin memperburuk banjir di Indramayu,” kata Lucky Hakim saat memaparkan hasil kajian Pemkab, Senin (2/2/2026).

Sebagai langkah penanganan, Lucky Hakim memerintahkan jajarannya untuk segera melakukan normalisasi sungai. Normalisasi tersebut akan dilakukan melalui pengerukan sedimentasi hingga mencapai kedalaman minimal sekitar 2,5 meter, agar alur air kembali lancar saat hujan turun.

Baca Juga : Mahasiswa Soroti Banjir Indramayu: Tata Kelola dan Perencanaan Wilayah Dinilai Bermasalah

Banjir Indramayu, Bupati Lucky Hakim Tinjau Lapangan dan Evaluasi Penanganan

Menurut Lucky, perbaikan sistem drainase dan normalisasi sungai ini menjadi solusi mendesak, mengingat banjir telah berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah. Pemkab pun menargetkan pengerjaan normalisasi rampung paling lama dalam waktu tiga bulan.

Baca juga  Ternyata Ini Alasan Bupati Lucky Hakim Pergi ke Jepang Tanpa Izin Kemendagri!

“Kalau drainase dan alur sungai lancar, air dari kota bisa langsung mengalir ke muara. Ini yang sedang kita benahi,” jelasnya.

Pemkab Indramayu juga telah memberikan imbauan secara humanis kepada pemilik bangunan yang berdiri di sekitar sempadan sungai agar bersedia pindah secara sukarela. Keberadaan bangunan tersebut dinilai turut mempersempit aliran air dan memperparah risiko banjir.

Baca Juga : Banjir Kepung Permukiman, Warga Indramayu Ramai-ramai Mengungsi

Lucky turut menyoroti adanya titik penghambatan aliran air menuju muara, salah satunya di kawasan Jalan Pembangunan Indramayu. Di lokasi itu, aliran sungai tersendat akibat longsoran bibir sungai, tumpukan sampah, serta eceng gondok yang menutupi permukaan air.

Baca juga  3 Tahun Menggantung, PPA Polres Indramayu Dinilai Tidak Becus Tangani Kasus Kekerasan Anak

“Air dari kota terhambat di tengah karena sedimentasi, sampah, dan eceng gondok. Kalau alur airnya lancar, eceng gondok tidak akan tumbuh. Artinya, saluran ini memang perlu dinormalisasi,” tegas Lucky.

Baca Juga : Keren! Kapolsek Kedokan Bunder Indramayu Turun Langsung Bersihkan Sungai Penuh Sampah

Secara geografis, Kabupaten Indramayu yang berada di wilayah pesisir utara Jawa Barat memang rentan mengalami banjir, baik akibat curah hujan lokal maupun kiriman air dari wilayah hulu. Oleh karena itu, pembenahan drainase dan sungai dinilai menjadi kunci utama untuk mengatasi persoalan banjir tahunan di Indramayu. (Mashadi)

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

RDTR Krangkeng Dipaparkan Bupati Lucky Hakim, Indramayu Siap Jadi Magnet Investasi Baru!

Indramayu

Operasi Polisi di Indramayu: 32 Tersangka Disapu, 128 Gram Sabu & Ribuan Pil Dibekuk Polisi

Indramayu

Bupati Lucky Hakim Tegaskan: CSR Harus Bawa Dampak Nyata bagi Masyarakat Indramayu

Indramayu

Jaksa Sulap “Palu Rongsokan” Jadi Senjata Tuntutan Mati, LBH Ghazanfar: Rekayasa Bukti Tingkat Amatir

Sorotan

LBH Ghazanfar: RSUD Indramayu Bermain-main dengan Nyawa Pasien Miskin BPJS PBI

Ekonomi

Transformasi Digital PDAM Indramayu, Perkuat Pelayanan Air Bersih Berbasis Teknologi

Indramayu

Atap Kelas SD di Indramayu Ambruk, Guru dan Murid Panik Berhamburan

Indramayu

Pahlawan Devisa Negara dari Indramayu Memilukan, Keluarga Berharap kepada Pemerintah Bantu Perjuangkan Hak-haknya