Home / Politik / Sorotan

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:08 WIB

Oo Tantang Staf Khusus Bupati Lucky Bahas Kebobrokan dan Keterpurukan Indramayu di Forum Akademik Terbuka

Direktur PKSPD O'Ushj Dialambaqa (Oo) dan Staf Khusus Bupati Indramayu, Salman Al Farisi

Direktur PKSPD O'Ushj Dialambaqa (Oo) dan Staf Khusus Bupati Indramayu, Salman Al Farisi

Suaradermayu.com – Direktur Pusat Kajian Strategis Pembangunan Daerah (PKSPD), O’ushj. Dialambaqa, secara terbuka menantang Staf Khusus Bupati Lucky Hakim, Dr. Salman Al Farisi, SE, SAP, S.Sain, MAP, M.Sain, untuk hadir di forum akademik terbuka membahas “Indramayu: Eksodus dari Kebobrokan, Keterpurukan Struktural, dan Rasisme.”

Tantangan ini disampaikan setelah Oo mengisi diskusi publik yang digelar Forum Peduli Indramayu (FPI) dengan tema “Stafsus Rasa Bupati.”

Baca Juga : Figur di Balik Layar Pemerintahan Indramayu, Siapa Salman yang Kerap Bawa Nama Bupati?

Kontroversi Staf Khusus Bupati Indramayu: Pengangkatan Salman Dinilai Langgar Aturan

“Untuk tindak lanjut diskusi terkait Stafsus Salman, mari kita uji kapasitas intelektual, etikabilitas, dan integritasnya di forum diskusi akademik yang terbuka untuk umum,” ujar O’ushj. Dialambaqa.

Baca juga  Pengosongan Kantor PDIP Indramayu Tuai Perlawanan, Ono Surono: Ini Kebijakan Diskriminatif

Ia menambahkan, “Saya meminta FPI mengirimkan surat resmi kepada Dr. Salman Al Farisi agar hadir sebagai panelis untuk menjawab tantangan saya. Ini penting agar publik dapat menilai secara terbuka sejauh mana kepatuhan, etika, dan profesionalisme seorang pejabat publik.”

Baca juga  Terekam Jelas! Detik-detik Pria Diduga Ambil Uang di Kantor Pengacara Toni RM, Warganet Geram

Baca Juga : PKSPD Bongkar Pengangkatan Salman: Bupati Lucky Hakim Dinilai Langgar Aturan dan Abaikan Regulasi!

Oo juga menegaskan, “Jika Salman paham ekonomi politik nasional, geopolitik, konflik Palestina-Zionis Israel, dan keserakahan Donald Trump, mari kita gelar diskusi ini dengan logika dan akal sehat akademik. Tujuannya agar dia mengetahui batas diri, merasa malu, dan menyadari arogansi serta sikap rasis yang selama ini ditunjukkannya.”

Baca juga  SMSI Gaungkan Suara Media Daerah di World Press Freedom Day 2025

Ia menambahkan, “Jika yang bersangkutan menolak, maka tinggal bagaimana kita semua menyikapi tindakan Staf Khusus yang melanggar peraturan perundang-undangan, karena telah melampaui batas dan/atau melanggar norma, etika, serta otoritas tata kelola pemerintahan dan ketatanegaraan,” pungkasnya.

Baca Juga : PKSPD Nilai Pemerintahan Lucky–Syaefudin Berpola Relawan–Ormas

Hingga artikel ini diturunkan, upaya Suaradermayu.com untuk meminta tanggapan Staf Khusus Bupati Lucky Hakim, Dr. Salman Al Farisi, melalui WhatsApp maupun telepon, belum mendapat respons. (Pahmi)

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Dugaan Intimidasi Pasca-Pilwu Singajaya, Anggota DPRD Jabar Hilal Hilmawan Disorot

Indramayu

Imron Rosadi Ungkap Fakta Soal PKBM 2023 di Disdik Indramayu: Serahkan Penanganan ke APH

Indramayu

Lucky Hakim Mengaku Terancam Dijebak, Mobilnya Disusupi Narkoba

Indramayu

Bupati dan Wakil Bupati Indramayu Terpilih, Lucky Hakim dan Syaefudin, Dilantik 20 Februari 2025

Indramayu

Seleksi Tambahan Calon Kuwu Dimulai, 122 Peserta Jalani Tes Akademik di Universitas Wiralodra

Indramayu

Buntut Pernyataan Dimintai Mahar Rp 3,5 M, Husen Ibrahim Dipolisikan

Hukum

KPK Tumbangkan 16 Kepala Daerah: NasDem, PKB, Golkar, Gerindra dan PDIP Terbanyak Terlibat Korupsi

Terpopuler

Kisah PMI Indramayu Nurlaela: Depresi dan Gaji Tidak Dibayar, BP3MI Jabar Klaim Sudah Beres