Home / Daerah

Selasa, 3 Juni 2025 - 11:43 WIB

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Dorong Sekolah Hanya Senin-Jumat, Masuk Pukul 06.00 Pagi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Suaradermayu.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengajak seluruh bupati dan wali kota di wilayahnya untuk menerapkan sistem belajar baru bagi siswa SMP dan SMA. Kebijakan ini mengatur agar kegiatan sekolah hanya berlangsung dari Senin hingga Jumat, dengan jam masuk dimulai pukul 06.00 WIB.

Baca Juga : Dedi Mulyadi Hapus PR, Siswa Wajib Masuk Sekolah Pagi!

Ajakan ini disampaikan Kang Dedi Mulyadi (KDM), sapaan akrab Dedi Mulyadi dalam keterangan resminya pada Selasa, 3 Juni 2025.

“Saya mengajak kepada Bupati dan Wali Kota agar pelajar hanya masuk sampai hari Jumat. Sabtu-Minggu libur,” ujar KDM.

Baca juga  Dedi Mulyadi Beberkan Skema Pengembalian Ijazah Siswa yang Ditahan

KDM menyoroti bahwa saat ini masih terdapat perbedaan jadwal belajar antar jenjang di berbagai daerah. SMA umumnya masuk sampai Jumat, sedangkan SMP masih belajar hingga Sabtu.

“Sekarang SMA sampai hari Jumat, SMP sampai hari Sabtu. Harusnya diseragamkan semua proses belajar mengajar sampai hari Jumat,” jelasnya.

Menurut Dedi Mulyadi, kebijakan ini bukanlah hal yang baru. Saat menjabat sebagai Bupati Purwakarta, dirinya adalah tokoh pertama yang menerapkan jadwal belajar seperti ini.

Baca juga  Dedi Mulyadi Turun Tangan, PMI Indramayu Nurlaela Depresi 5 Tahun Akhirnya Dirujuk ke RS Jiwa

“Dulu waktu jadi Bupati Purwakarta, saya Bupati pertama yang buat jadwal belajar sampai Jumat dan mulai jam 06.00 pagi,” ungkapnya.

Ia meyakini bahwa pola ini akan memberi ruang bagi siswa untuk memiliki waktu berkualitas bersama keluarga, serta melakukan kegiatan seni, olahraga, atau keagamaan di akhir pekan.

“Tidak apa-apa mulai pukul 06.00, tapi belajarnya kan sampai Jumat,” tambah KDM.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Purwanto, menyatakan bahwa gagasan Gubernur akan ditindaklanjuti secara serius.

“Masih dirumuskan. Akan diterapkan setelah Pergub ditandatangani Gubernur,” ujarnya.

Baca juga  Bupati Lucky Hakim: Jika Ada yang Tidak Puas Kuwu Rojudin Aktif Kembali, Silakan Temui Saya

Baca Juga : Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Soroti Dana BOS di Sekolah

Ia menambahkan bahwa kebijakan ini akan dituangkan dalam bentuk Peraturan Gubernur (Pergub) dan akan diterapkan serentak di seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat.

Penerapan sistem belajar Senin-Jumat dan masuk lebih pagi ini dinilai memiliki berbagai keuntungan, antara lain:

Meningkatkan efisiensi waktu belajar

Membentuk disiplin sejak pagi

Memberikan akhir pekan yang lebih panjang untuk pemulihan dan pengembangan diri siswa

Beberapa sekolah unggulan di Jawa Barat juga sudah mulai menerapkan sistem serupa dan menunjukkan hasil yang positif.

 

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemprov Jabar Terapkan Jam Malam untuk Pelajar, Tujuannya Bikin Penasaran!

Daerah

Akhir Pelarian Sang Kiai, Tersangka Cabuli Puluhan Santriwati Ditangkap di Wonogiri

Daerah

Silaturahmi Hangat di Lembur Pakuan: Mendagri Tito dan Kepala Daerah Bahas Arah Pembangunan Jawa Barat

Daerah

Advokat Toni RM Raih Penghargaan Tokoh Advokat Muda Inspiratif dari IJTI Cirebon Raya

Daerah

Jabar Siapkan Rp 1,5 Triliun untuk Pemilu 2024, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Polarisasi Politik!

Daerah

Dedi Mulyadi Minta Kabupaten dan Kota Evaluasi Tata Ruang, Soroti Alih Fungsi Lahan Pemicu Banjir

Daerah

Lapor Polisi Nakal Lewat QR Code, Polda Jabar Jamin Aman dan Cepat

Daerah

Diduga Pungli dan Langgar Kode Etik, Oknum Polres Cirebon Kota Dilaporkan ke Propam