Home / Daerah

Senin, 9 Juni 2025 - 19:24 WIB

Jangan Lewatkan! SPMB SMA/SMK Jabar 2025 Tahap 1 Dibuka 10 Juni

Ilustrasi Siswa SMA

Ilustrasi Siswa SMA

Suaradermayu.com — Para orang tua dan calon peserta didik di Jawa Barat, bersiaplah! Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA dan SMK tahun ajaran 2025 tahap pertama akan segera dimulai pada tanggal 10 Juni hingga 16 Juni 2025.

Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, pada Senin (9/6/2025). Pada tahap pertama ini, tersedia tiga jalur seleksi utama, yaitu jalur domisili, jalur afirmasi, dan jalur mutasi perpindahan tugas.

“Rencana besok, tahap pertama itu berarti jalur domisili, afirmasi, sama perpindahan tugas (mutasi),” ujar Purwanto.

Kuota dan Jalur Seleksi Tahap 1

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut pembagian kuota jalur seleksi tahap pertama:

Jalur Domisili: 35%

Baca juga  KDM Sebut Khotibul Umam dan BJB Ketipu Ririn, LBH Ghazanfar: Tanpa Mereka Dapen Aman Yani Tak Akan Bobol

Jalur Afirmasi: 30%

Jalur Mutasi/Perpindahan Tugas: 5%

Sementara itu, untuk jenjang SLB (Sekolah Luar Biasa), tidak diberlakukan pembagian jalur. Proses seleksi di SLB dilakukan berdasarkan kesesuaian jenis kebutuhan khusus masing-masing peserta didik.

Purwanto juga menambahkan bahwa tahap kedua dari SPMB ini akan membuka jalur prestasi dengan kuota sebesar 30%.

“35 persen untuk domisili, 30 persen untuk afirmasi, kemudian 5 persen untuk mutasi perpindahan tugas. Tahap dua nanti untuk prestasi 30 persen lagi,” jelasnya.

Dinas Pendidikan Jawa Barat berkomitmen penuh untuk menjaga proses seleksi agar berlangsung secara adil, transparan, dan bebas diskriminasi. Untuk itu, seluruh unsur pelaksana di lapangan telah menandatangani pakta integritas.

“Untuk memitigasi hal-hal yang tidak diinginkan, sudah diwanti-wanti kepada satuan pendidikan untuk memegang integritas. Semua dinas pendidikan memegang pakta integritas,” tegas Purwanto.

Baca juga  Advokat Toni RM Raih Penghargaan Tokoh Advokat Muda Inspiratif dari IJTI Cirebon Raya

Tak hanya pihak sekolah dan dinas pendidikan, Purwanto juga mengimbau masyarakat agar turut menjunjung tinggi nilai keadilan dalam proses seleksi ini.

“Masyarakat juga pegang integritas untuk menjunjung tinggi rasa keadilan, tidak diskriminatif, dan ini harus menjadi perhatian semua pihak,” tambahnya.

Bagi para calon peserta didik dan orang tua, berikut beberapa tips yang bisa membantu meningkatkan peluang lolos pada SPMB tahap pertama ini:

1. Pahami jalur yang sesuai
Pilih jalur yang paling sesuai dengan kondisi dan kebutuhan, apakah jalur domisili, afirmasi, atau mutasi.

2. Lengkapi berkas dengan teliti
Pastikan seluruh berkas yang dibutuhkan telah dipersiapkan dengan benar dan lengkap.

Baca juga  Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Pecat Kepsek SMAN 6 Depok karena Study Tour 

3. Perhatikan jadwal pendaftaran
Jangan sampai terlewat! Tahap pertama hanya berlangsung dari 10 Juni hingga 16 Juni 2025.

4. Pantau informasi resmi
Ikuti perkembangan informasi resmi dari Dinas Pendidikan Jawa Barat melalui website, media sosial, atau sekolah-sekolah.

5. Siapkan mental dan dukungan
Dukung anak agar tetap tenang dan percaya diri selama proses seleksi berlangsung.

Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Jawa Barat tahun 2025 tahap pertama menjadi momen penting bagi ribuan siswa di provinsi ini. Dengan kuota jalur yang jelas, komitmen integritas pelaksana, serta sistem seleksi yang transparan, diharapkan proses ini dapat berjalan dengan lancar dan adil.

Bagi calon peserta didik, mempersiapkan diri dengan matang dan memahami alur seleksi adalah kunci utama untuk meraih kursi di sekolah impian. Jangan lupa catat tanggal pentingnya: 10–16 Juni 2025. Semoga sukses!

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Dedi Mulyadi Kaget, PMI Indramayu Depresi 5 Tahun Tanpa Pengobatan Meski Sudah Dilaporkan ke BP3MI

Daerah

Baru Sadar Darurat Begal? Polres Indramayu Bentuk URC, LBH Ghazanfar: Selama Ini Aparat Ngapain Saja?

Daerah

Polda Jabar Telusuri Konten Resbob yang Dinilai Menyinggung Warga Sunda dan Viking Persib

Daerah

Ketua DPRD Indramayu Diduga Terseret Skandal Bobolnya Rp139 Miliar BPR Karya Remaja

Hukum

Rumah Saksi Korupsi Terbakar, KPK: Diduga Berkaitan Penyidikan Ijon Proyek Bekasi

Daerah

Mulai 14 Juli, Jam Masuk Sekolah di Jabar Dimajukan Jadi 06.30 WIB, Ini Penjelasan Disdik

Daerah

Pokmas Siluman & Kuwu Singaraja Berkuasa Penuh, Proyek PISEW Rp500 Juta Aspirasi Dewan Diduga Sarat Manipulasi

Terpopuler

Bangun Rumah Susun, Pemprov Jabar dan Pemda Indramayu Kerja Sama Patungan untuk Warga Eretan