Home / Terpopuler

Minggu, 23 Februari 2025 - 08:51 WIB

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Pecat Kepsek SMAN 6 Depok karena Study Tour 

Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat memberikan keterangan kepala sekolah SMAN 6 Depok dipecat

Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat memberikan keterangan kepala sekolah SMAN 6 Depok dipecat

Suaradermayu.com – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi langsung melakukan gebrakan seusai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto. Salah satu keputusan pertamanya adalah menonaktifkan Kepala Sekolah SMA Negeri (SMAN) 6 Depok yang tetap mengadakan kegiatan study tour ke Surabaya, Malang, dan Bali, meskipun sudah ada larangan resmi.

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat telah mengeluarkan surat edaran yang melarang sekolah-sekolah mengadakan study tour di luar wilayah Jabar. Dedi Mulyadi menegaskan bahwa tindakan tegas ini diambil untuk menegakkan aturan dan memastikan kebijakan pemerintah daerah dijalankan dengan baik.

Baca juga  Bawaslu Jabar Tangani Laporan Dugaan Pelanggaran Paslon Nina-Tobroni

“Hari ini saya langsung bekerja. Sudah ada keputusan tentang penonaktifan kepala SMA Negeri 6 Depok karena melanggar surat edaran gubernur yang tidak boleh siswanya bepergian ke luar provinsi,” ujar Dedi Mulyadi seusai pelantikannya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Selain menindak pelanggaran kebijakan study tour, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa banyak permasalahan di lingkungan sekolah yang akan segera dibenahi dalam tahun pertamanya sebagai gubernur.

Baca juga  Viral! Begini Penjelasan Kuwu Sukajati Mundur dari Jabatan

“Ini salah satu bagian yang akan kita benahi. Hari ini juga sudah diperintahkan inspektur untuk memeriksa sekolah tersebut, apakah ada pungutan-pungutan di luar ketentuan atau tidak,” ungkapnya.

Menurut Dedi, berbagai kebijakan di sekolah sering kali meresahkan masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya akan fokus pada pembenahan manajemen pendidikan di Jawa Barat.

“Manajemen pendidikan di Provinsi Jawa Barat akan dibenahi. Isu terkait Program Indonesia Pintar (PIP), pungutan liar, study tour, dan berbagai hal lain yang meresahkan masyarakat akan menjadi prioritas saya,” tegas Dedi.

Baca juga  Pelantikan Pengurus IWO Indramayu Banjir Karangan Bunga, Kado Manis Ditengah Sorotan Publik

Langkah tegas yang diambil oleh Gubernur Dedi Mulyadi ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi sekolah-sekolah lain agar lebih patuh terhadap kebijakan pemerintah daerah. Ke depan, Pemprov Jabar akan terus mengawasi praktik-praktik di lingkungan sekolah guna menciptakan sistem pendidikan yang lebih transparan dan berpihak kepada masyarakat.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Mengaku Tak Ada Anggaran Bangun Ruang Kelas SD Ambruk, LBH Ghazanfar: Bupati Lucky Hakim Memang Tidak Becus, Padahal Ada Dana Darurat Puluhan Miliar

Daerah

Meski Menang di Pengadilan, Toni RM Turun Tangan Urus Pembagian Warisan 4,1 Hektar di Subang

Indramayu

Setelah Lima Tahun Depresi, Nurlaela PMI Indramayu Kini Ditangani BP3MI Jabar

Sorotan

Eks Polisi Alvian Sinaga Didakwa Pasal Pembunuhan Berencana, Toni RM: Sesuai Harapan Keluarga

Terpopuler

Ketua Pembina Griya Aswaja Indramayu Ucapkan Selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati yang Baru Dilantik

Indramayu

Lubang Jalan Ir H Juanda Bikin Pemotor Kecelakaan Akhirnya Ditambal

Terpopuler

Bupati Indramayu Instruksi Musnahkan BB Miras Ilegal Rp 500 Juta Saat Ramadan, Plt. Kasatpol PP Justru Melepasnya

Teknologi

Teknik Mesin Polindra Cetak Mahasiswa Akhir Agar Siap Terjun di Industri Kerja