Home / Daerah

Rabu, 16 Juli 2025 - 18:17 WIB

Silaturahmi Hangat di Lembur Pakuan: Mendagri Tito dan Kepala Daerah Bahas Arah Pembangunan Jawa Barat

Oplus_16777216

Oplus_16777216

Suaradermayu.com – Udara malam yang sejuk menyambut deretan kepala daerah dari seluruh penjuru Jawa Barat yang tiba satu per satu di Lembur Pakuan, Selasa malam (15/7/2025). Suasana keakraban begitu terasa dalam acara Silaturahmi Kepala Daerah Se-Jawa Barat yang digelar oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Baca Juga : Indramayu Diproyeksikan Jadi Pusat Ekonomi Jawa Barat, Pembangunan Tol Indrajati Jadi Kunci

Pertemuan ini bukan sekadar ajang temu kangen antar pemimpin daerah. Di balik kehangatan dan canda tawa yang mengalir, terselip agenda strategis yang menyasar masa depan Jawa Barat: membahas arah pembangunan daerah, kondisi perekonomian yang fluktuatif, dan strategi bersama untuk mengentaskan kemiskinan.

Baca juga  Rapat PTSL 2026 di Indramayu Ricuh, Warga Bongkar Dugaan Pungli Miliaran

Dalam sambutannya, Mendagri Tito menegaskan pentingnya kolaborasi lintas level pemerintahan untuk menjawab tantangan zaman.

“Kita tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan kota harus satu visi: bagaimana rakyat bisa sejahtera, ekonomi tumbuh, dan kemiskinan turun secara nyata,” ujar Tito di hadapan para bupati dan wali kota.

Tito juga menyoroti pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik, pelayanan publik yang terintegrasi, serta percepatan program pengentasan kemiskinan yang berbasis data dan kolaborasi nyata.

Salah satu kepala daerah yang memberikan tanggapan positif atas forum ini adalah Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, yang hadir mewakili Bupati Lucky Hakim. Ia menilai, silaturahmi ini merupakan momentum penting dalam menyamakan langkah dan mendengarkan langsung arahan strategis dari pusat.

Baca juga  Ririn dan Egga Pernah Lihat Pajero Hitam, Ruslandi Bongkar Pemiliknya Keponakan Aman Yani

“Kami di daerah sering dihadapkan pada dinamika yang kompleks. Dengan adanya forum seperti ini, kami bisa menyampaikan langsung kebutuhan dan inovasi lokal yang kami lakukan. Di Indramayu, misalnya, kami terus berupaya menekan angka kemiskinan lewat pendekatan ekonomi kerakyatan dan penguatan sektor riil,” ujar Wabup Syaefudin.

Silaturahmi malam itu berlangsung hangat. Diskusi-diskusi informal dan pertukaran ide mengalir alami di antara para kepala daerah. Tidak hanya membahas kebijakan, tetapi juga berbagi pengalaman dan solusi lapangan yang nyata.

Baca juga  Prabowo Setuju Cabut Moratorium Pengiriman Pekerja Migran ke Arab Saudi, Pemberangkatan Dimulai Juni 2025

Acara tersebut menjadi gambaran bahwa semangat kolaborasi antar daerah dan pemerintah pusat bukan hanya retorika, tetapi menjadi napas penting dalam pembangunan Indonesia yang lebih inklusif dan merata, dimulai dari daerah.

Baca Juga : Dedi Mulyadi dan Kepala Daerah Jawa Barat Sepakat Tutup Tambang Ilegal

Seiring malam yang terus bergulir, harapan dan semangat para pemimpin daerah pun kian menguat. Lembur Pakuan malam itu tidak hanya menjadi tempat pertemuan, tetapi saksi bahwa jika para pemimpin duduk bersama dan bicara dari hati, maka solusi bisa lahir, dan pembangunan akan bergerak lebih cepat.

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemprov Jabar Setop BPMU, Sekolah Swasta Tak Terima Bantuan Lagi Mulai 2026

Daerah

Akankah Bupati Indramayu Jadi Tersangka Kasus Tunjangan Rumah DPRD 18 Miliar? LBH Ghazanfar: Masih Dibutuhkan Satu Alat Bukti Lagi

Daerah

Akhir Pelarian Sang Kiai, Tersangka Cabuli Puluhan Santriwati Ditangkap di Wonogiri

Daerah

BNSP Dorong Pemkab Indramayu Perluas Sertifikasi Pekerja Migas, SDM Lokal Harus Tersertifikasi dan Berdaya Saing

Daerah

Gubernur Dedi Mulyadi Siapkan Kompensasi Penyapu Koin di Kali Sewo, Bupati Lucky Hakim Diminta Mendata

Daerah

KOMPI Tolak Revitalisasi Tambak Pantura di Perhutani: Abaikan Keadilan Petambak dan Ancam Lingkungan

Daerah

Jangan Lewatkan! SPMB SMA/SMK Jabar 2025 Tahap 1 Dibuka 10 Juni

Daerah

Toni RM: Suami Korban Jambret Jadi Tersangka, Kapolresta Sleman Pakai Otak Gak?