Home / Daerah

Jumat, 14 Oktober 2022 - 06:43 WIB

Jabar Siapkan Rp 1,5 Triliun untuk Pemilu 2024, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Polarisasi Politik!

Ilustrasi Pemilu

Ilustrasi Pemilu

Suaradermayu.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) secara resmi telah mengalokasikan dana sebesar Rp 1,5 triliun untuk mendukung kelancaran Penyelenggaraan Pemilu 2024 di tingkat provinsi. Anggaran tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat, yang akan dicairkan secara bertahap selama tiga tahun: 2022, 2023, dan 2024.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dalam pernyataan resminya pada Kamis (13/10/2022), menegaskan bahwa besarnya anggaran ini merupakan bentuk komitmen nyata dari Pemprov Jabar dalam menyukseskan pesta demokrasi terbesar di Indonesia.

Baca juga  Daniel Tegaskan Siap Bertarung di Pilkada Indramayu 2024

“Dana untuk penyelenggaraan Pemilu 2024 sudah dianggarkan sebesar Rp 1,5 triliun. Nanti dicicil tiga tahun, 2022, 2023, dan 2024,” ujar Ridwan Kamil.

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil ini menjelaskan bahwa dana tersebut hanya mencakup kebutuhan penyelenggaraan di tingkat provinsi, sementara pelaksanaan Pemilu di tingkat kabupaten/kota akan didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Belum nanti ditambah dana anggaran untuk Pilkada kabupaten/kota,” tambahnya.

Baca juga  Patung Soekarno Viral Ditutup Kain Putih, Bupati Lucky Hakim: Karena Rusak, Akan Kami Perbaiki Secara Utuh

Ridwan Kamil juga menekankan bahwa selain aspek teknis dan logistik, edukasi politik dan sosialisasi pemilu damai harus menjadi perhatian utama semua pihak.

“Kita berharap di Pemilu 2024 tidak ada polarisasi, tidak terjadi kerusuhan, maupun politik identitas. Edukasi dan sosialisasi harus dimulai sejak awal,” tegasnya.

Ia juga mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat untuk segera merampungkan regulasi-regulasi penting, guna memastikan seluruh tahapan berjalan tanpa kendala hukum atau administrasi.

“Aturan mengenai pencalonan kepala daerah dan legislatif harus benar-benar selektif. Jangan sampai hanya asal memenuhi syarat administrasi,” jelasnya.

Baca juga  Heboh! Siswa Nakal di Jabar Bakal Masuk Barak Militer, Ini Kata Gubernur Dedi Mulyadi

Menurut Kang Emil, kolaborasi yang erat antara KPU, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat sipil akan menjadi kunci suksesnya pelaksanaan Pemilu 2024. Ia juga menegaskan bahwa anggaran besar yang telah disiapkan harus digunakan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Dengan dukungan logistik yang memadai dan persiapan matang sejak dini, Ridwan Kamil optimistis bahwa Pemilu 2024 di Jawa Barat akan berlangsung demokratis, damai, dan berkualitas, serta mampu menghadirkan pemimpin-pemimpin terbaik bagi masyarakat.

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Kasus Penganiayaan Wartawan oleh ASN Dilimpahkan ke Polda Jabar, Tiga Tersangka Ditetapkan

Daerah

Apresiasi Kritik DPRD, Dedi Mulyadi: Ini Bukti Politik Sehat di Jabar

Daerah

Gebrakan Dedi Mulyadi: Gubernur Jabar Larang Study Tour hingga Hapus PR Sekolah

Daerah

Dedi Mulyadi Ungkap Penyebab Pengusaha Kabur ke Vietnam, Oknum Ormas Jadi Sorotan

Daerah

Diduga Pungli dan Langgar Kode Etik, Oknum Polres Cirebon Kota Dilaporkan ke Propam

Daerah

Digugat SMA Swasta, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Saya Bahagia, Artinya Saya Bekerja!

Daerah

KDM Sebut Khotibul Umam dan BJB Ketipu Ririn, LBH Ghazanfar: Tanpa Mereka Dapen Aman Yani Tak Akan Bobol

Daerah

Ombudsman Jabar Kunjungi Pemkab Indramayu Bahas SOP Pengaduan Masyarakat