Home / Indramayu / Ekonomi

Jumat, 23 Mei 2025 - 17:34 WIB

Indramayu Produksi Ikan Terbesar di Jawa Barat 2024

Suaradermayu.com – Kabupaten Indramayu kembali mencatatkan sejarah sebagai daerah penghasil perikanan terbesar di Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan data resmi Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Barat, sepanjang tahun 2024, Indramayu menyumbang 32,70 persen dari total produksi perikanan provinsi yang mencapai 1.600.304,93 ton.

Baca Juga : Revitalisasi 2.875 Hektare Tambak di Indramayu Dimulai, Siap Dongkrak Ekonomi Warga Pesisir

Dengan capaian tersebut, Indramayu dinobatkan sebagai kontributor terbesar dalam sektor perikanan se-Jawa Barat. Atas keberhasilan ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu menerima penghargaan prestisius dari DKP Provinsi Jawa Barat. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala DKP Jabar, Ir. Hermansyah, kepada Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Indramayu, Edi Umaedi, dalam ajang Forum DKP Provinsi Jabar yang digelar di Aula DKP, Bandung, pada 27 Februari 2025.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian tersebut. Dalam pernyataannya, ia menyebut penghargaan ini bukan hanya bentuk pengakuan, tapi juga menjadi motivasi untuk terus mengembangkan potensi perikanan Indramayu ke tingkat nasional.

Baca juga  Lucky Hakim Sebut Tim Transisi Mendapat Penolakan dari Bupati Aktif

“Kami sangat mengapresiasi penghargaan ini. Ini bukan hanya sebuah prestasi, tetapi juga tantangan untuk terus meningkatkan potensi dan daya saing sektor kelautan dan perikanan Indramayu,” ujar Lucky Hakim, Jumat (23/5/2025).

Baca Juga : Pemkab Indramayu dan Pemprov DKI Jakarta Bahas Kerja Sama Strategis Antar Daerah: Fokus Pertanian hingga Digitalisasi Pelayanan

Data detail produksi perikanan Indramayu tahun 2024 menunjukkan angka yang mencengangkan. Total produksi mencapai 523.265,16 ton, terdiri dari dua sektor utama:

Perikanan Tangkap: 178.319,59 ton (63,12% dari total produksi tangkap di Jabar)

Perikanan Budidaya: 344.945,57 ton (26,18% dari total produksi budidaya di Jabar)

Keunggulan Indramayu bukan hanya karena hasilnya yang melimpah, tapi juga karena letak geografis yang strategis. Kabupaten ini memiliki garis pantai sepanjang 147 kilometer, yang mendukung aktivitas perikanan tangkap secara masif. Selain itu, potensi perikanan budidaya pun berkembang pesat berkat dukungan infrastruktur dan kebijakan daerah yang berpihak pada nelayan dan pembudidaya lokal.

Baca juga  Bupati Lucky Hakim Apresiasi ASN Khatam Al-Qur’an Selama Ramadan: Dukung Program Indramayu Mengaji

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Indramayu, Edi Umaedi, menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah hasil sinergi lintas sektor.

“Alhamdulillah, capaian ini merupakan buah dari kerja keras semua pihak. Sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah menjadi kunci keberhasilan Indramayu di sektor ini,” ungkap Edi Umaedi.

Menurutnya, selama tahun 2024, Diskanla aktif mengadakan pelatihan, penyuluhan, serta menyediakan bantuan sarana produksi dan pemasaran kepada nelayan dan pembudidaya ikan. Pendekatan kolaboratif ini terbukti efektif dalam mendorong produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Lebih lanjut, Pemkab Indramayu melalui Diskanla juga menggandeng berbagai pihak, termasuk swasta dan akademisi, dalam rangka meningkatkan kualitas SDM kelautan dan teknologi perikanan. Salah satu inovasi yang mulai diterapkan adalah digitalisasi sistem pendataan hasil tangkapan dan pemetaan wilayah budidaya berbasis aplikasi.

Baca juga  Serikat Buruh Indramayu Tuntut Kenaikan UMK 2025 Sebesar 20-30 Persen

Tak hanya fokus pada peningkatan produksi, sektor perikanan Indramayu juga diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan nasional, dengan target menjadi pusat distribusi hasil laut dan ikan air tawar untuk berbagai wilayah di Indonesia.

Dalam forum DKP Jabar tersebut, Edi Umaedi juga memaparkan rencana jangka panjang Indramayu dalam pengembangan industri pengolahan hasil laut, termasuk produk ekspor berbasis UMKM dan koperasi nelayan.

“Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, kami yakin Indramayu bisa menjadi pusat industri perikanan nasional yang berdaya saing tinggi dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan Indonesia,” pungkas Edi.

Capaian ini menunjukkan bahwa perikanan bukan hanya menjadi sektor unggulan Indramayu, tetapi juga pilar penting dalam pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan. Ke depan, dukungan regulasi, teknologi, dan investasi akan menjadi faktor penting agar Indramayu tetap berada di garis depan industri kelautan nasional.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Kejagung Perintahkan Kejati Jabar Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp 20 Miliar di Bawaslu Indramayu

Indramayu

Rapat PTSL 2026 di Indramayu Ricuh, Warga Bongkar Dugaan Pungli Miliaran

Terpopuler

Dibuka Loker 30 Ribu Manajer Kopdes Marah Putih, Lolos Jadi Pegawai BUMN

Indramayu

Bupati Lucky Hakim Lantik 325 Pejabat, Tegaskan Penyegaran Birokrasi di Indramayu

Indramayu

KH. Said Aqil Siradj Akan Warnai Peringatan Hari Santri 2025 di Desa Singajaya, Indramayu

Indramayu

Jalan Kabupaten IR H Juanda Penuh Jebakan Maut, Motor Jatuh dan Sudah Ada Korban!

Indramayu

Rela Tidur di Sofa Kantor, Bupati Lucky Hakim Korbankan Fasilitas Demi Perbaikan Jalan Indramayu

Indramayu

Polisi Kembali Bongkar Tambang Tanah Ilegal di Indramayu – Alat Berat & Dokumen Palsu Disita