Home / Ekonomi / Indramayu

Selasa, 11 Maret 2025 - 20:26 WIB

Pemkab Indramayu Dukung Revitalisasi Tambak Pantura, Fokus pada Nila Salin

Oplus_131072

Oplus_131072

Suaradermayu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu mendukung penuh program revitalisasi tambak di Pantura yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Program ini bertujuan untuk mengembangkan perikanan budidaya berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, terutama di empat kabupaten yang menjadi lokasi utama proyek.

Direktur Perikanan Air Laut, Tinggal Hermawan, menjelaskan bahwa banyak tambak di Pantura saat ini tidak produktif akibat pencemaran air yang tinggi. Kondisi ini menyebabkan budidaya udang menjadi berisiko tinggi. Sebagai solusinya, pemerintah mengganti komoditas utama dengan nila salin, yang lebih tahan terhadap kondisi lingkungan setempat.

Pada tahap awal, program ini akan dijalankan di lahan negara seluas 20 hektare yang mencakup kawasan hutan dan tanah timbul. Dengan pemanfaatan lahan yang optimal, diharapkan proyek ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat pesisir.

Baca juga  Imron Rosadi Ungkap Fakta Soal PKBM 2023 di Disdik Indramayu: Serahkan Penanganan ke APH

Menurut Tinggal Hermawan, revitalisasi tambak Pantura tidak hanya meningkatkan produksi perikanan tetapi juga membawa dampak ekonomi yang luas. Beberapa manfaatnya meliputi:

1. Pertumbuhan UMKM di sektor perikanan dan olahan hasil laut.

2. Peningkatan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

3. Perbaikan infrastruktur, termasuk akses transportasi dan logistik.

4. Pengembangan fasilitas telekomunikasi dan jaringan listrik.

5. Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi kabupaten yang terlibat.

Di Kabupaten Indramayu, pemerintah akan mengembangkan kawasan tambak dalam bentuk blok seluas 1.000 hektare per wilayah. Rencana awal mencakup pembangunan empat blok di tiga kecamatan, yakni Cantigi, Pasekan, dan Losarang.

Baca juga  209 Ribu Warga Indramayu Terima Bantuan Beras Gratis 20 Kg, Harga Pasar Diharap Turun

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyampaikan bahwa salah satu tantangan utama proyek ini adalah potensi culture shock di masyarakat, terutama karena tambak modern ini berdekatan dengan kawasan industri. Oleh karena itu, pendekatan persuasif dan sosialisasi yang efektif menjadi prioritas agar masyarakat memahami manfaat jangka panjang dari program ini.

Selain itu, Pemkab Indramayu menegaskan pentingnya melibatkan tenaga kerja lokal dalam proyek ini. Pemerintah juga akan memastikan bahwa kawasan tambak tidak bersinggungan dengan kawasan industri guna menghindari konflik pemanfaatan lahan.

Revitalisasi tambak Pantura direncanakan mulai pada tahun 2025 dan ditargetkan beroperasi penuh pada pertengahan 2026, dengan produksi nila salin mencapai 80 ton per tahun. Jika berjalan sesuai rencana, pada tahun 2028 kawasan ini akan menjadi pusat perikanan budidaya unggulan di Indonesia.

Baca juga  Wabup Syaefudin Sidak RSUD Indramayu, Cek Langsung Pelayanan Kesehatan Pasca-Lebaran

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu, Edi Umaedi, berharap program ini dapat menjadi solusi konkret bagi masyarakat pesisir yang selama ini mengalami kendala, seperti menurunnya kualitas lahan dan kurangnya ketersediaan pakan.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri, Bambang Nariyono, menegaskan bahwa revitalisasi tambak Pantura bukan hanya sekadar proyek infrastruktur, tetapi juga langkah strategis untuk membangun ekonomi berbasis perikanan yang kuat dan berkelanjutan.

“Tidak semua daerah mendapatkan kesempatan seperti ini dari pemerintah pusat. Ini adalah momentum yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Kuwu di Indramayu Dilaporkan Warganya Sendiri ke Polisi, Atas Dugaan Perkosaan

Indramayu

Cetak Dai Muda NU Berfaham Aswaja, LDNU Indramayu Gelar Lomba Ceramah Agama

Indramayu

Kecelakaan Lalu Lintas di Indramayu Sepanjang 2024: 295 Orang Meninggal Dunia

Indramayu

Jelang Musim Haji, Kapolres Indramayu Cek Kesiapan Akhir Asrama Haji

Ekonomi

Bupati Lucky Desak Menteri PUPR Segera Bangun Tol Indrajati, Janjikan Masa Depan Cerah untuk Indramayu

Indramayu

Polda Jabar Selidiki Kebakaran di Desa Lobener Lor, Rumah Diduga Jadi Tempat Produksi Petasan

Indramayu

Kebakaran Hebat di Balongan Indramayu, 3 Rumah dan Gudang BBM Ludes Terbakar

Indramayu

PSI Indramayu Ketiban Durian Runtuh? Masuknya Nina Agustina Disebut Bisa Ubah Peta Politik