Home / Daerah / Terpopuler

Minggu, 6 April 2025 - 00:46 WIB

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tegas: Tidak Ada Maaf untuk Oknum Dishub yang Potong Dana Sopir Angkot

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Instagram dedimulyadi71)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Instagram dedimulyadi71)

Suaradermayu.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan sikap tegas terhadap oknum Dinas Perhubungan (Dishub) yang diduga memotong dana kompensasi bagi sopir angkot di kawasan Puncak, Bogor. Ia menegaskan tidak akan memberikan toleransi, apalagi maaf, kepada pelaku yang terbukti bersalah.

Dalam pernyataan video yang diunggah di media sosial pribadinya dan dikutip pada Sabtu (5/4/2025), Dedi menyebut tindakan pemotongan dana tersebut sebagai bentuk premanisme berseragam, jika benar dilakukan oleh aparatur negara.

Baca juga  Wisnu (9), Bocah Tenggelam di Pantai Dadap Indramayu Ditemukan Meninggal Dunia

“Kalau itu dilakukan oleh ASN atau kelompok organisasi resmi, saya tetap menyatakan itu adalah tindakan premanisme,” tegas Dedi.

Sebelumnya, kasus pemotongan dana kompensasi sebesar Rp200 ribu yang seharusnya diterima oleh para sopir angkot sempat viral di media sosial. Beberapa sopir mengeluhkan pemotongan dana tanpa kejelasan, meskipun kemudian muncul klaim bahwa dana tersebut sebenarnya diberikan secara sukarela.

Baca juga  Isu Dianggap “Tidak Laku” dan Meredup, Advokat Toni RM Justru Dipercaya Jadi Penasehat Hukum Publik Figur dr. Richard Lee!

Namun, Dedi memastikan bahwa uang yang sempat disunat sudah dikembalikan.

“Katanya sukarela. Tapi karena bikin gaduh, akhirnya dibalikin lagi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dedi menekankan bahwa aksi seperti ini tidak boleh dibiarkan. Menurutnya, premanisme tidak hanya dilakukan oleh individu berpakaian bebas, tetapi juga bisa dilakukan oleh mereka yang memakai seragam resmi.

Baca juga  Polemik Penahanan Ijazah: Ketua Fraksi PKB Indramayu Soroti Kebijakan Gubernur Jabar Terpilih

“Preman itu ada dua: yang berseragam dan tidak berseragam,” tandasnya.

Walaupun polemik sempat mereda usai pengembalian dana, Gubernur Dedi memastikan akan ada langkah tegas lanjutan. Klarifikasi dan penyelidikan internal akan dilakukan pasca libur Lebaran untuk mencegah kejadian serupa terulang.

“Semoga kejadian ini jadi yang terakhir. Klarifikasi akan kami lakukan setelah Lebaran,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Pernikahan Anak di Indramayu Turun, PA Apresiasi Upaya Pencegahan

Terpopuler

Fakta Mengejutkan! Polisi Terseret Dugaan Fee Rp16 Miliar Proyek Bekasi

Teknologi

Kode Rahasia untuk Buka Chat Terkunci Bagi Pengguna WhatsApp

Terpopuler

Tim Transisi dan BPS Bedah Statistik Potensi dan Tantangan Indramayu

Hukum

Kejati Jabar Mandul dan Impoten Tangani Pembobolan Rp139 Miliar BPR Karya Remaja Indramayu

Daerah

MPLS 2025 di Jabar Libatkan TNI-Polri, Disdik: Bentuk Generasi Tangguh Sejak Hari Pertama

Terpopuler

Terbesar di Indonesia, 25 Ribu Warga Indramayu Jadi TKW dan TKI

Terpopuler

Ratusan Banser Geruduk KPK Saat Eks Menag Yaqut Diperiksa Tersangka Korupsi Kuota Haji