Home / Daerah / Terpopuler

Minggu, 6 April 2025 - 00:46 WIB

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tegas: Tidak Ada Maaf untuk Oknum Dishub yang Potong Dana Sopir Angkot

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Instagram dedimulyadi71)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Instagram dedimulyadi71)

Suaradermayu.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan sikap tegas terhadap oknum Dinas Perhubungan (Dishub) yang diduga memotong dana kompensasi bagi sopir angkot di kawasan Puncak, Bogor. Ia menegaskan tidak akan memberikan toleransi, apalagi maaf, kepada pelaku yang terbukti bersalah.

Dalam pernyataan video yang diunggah di media sosial pribadinya dan dikutip pada Sabtu (5/4/2025), Dedi menyebut tindakan pemotongan dana tersebut sebagai bentuk premanisme berseragam, jika benar dilakukan oleh aparatur negara.

Baca juga  Keluarga Putri Apriyani Akan Geruduk Polres Indramayu 22 September, Desak Tersangka Dijerat Pasal 340 KUHP

“Kalau itu dilakukan oleh ASN atau kelompok organisasi resmi, saya tetap menyatakan itu adalah tindakan premanisme,” tegas Dedi.

Sebelumnya, kasus pemotongan dana kompensasi sebesar Rp200 ribu yang seharusnya diterima oleh para sopir angkot sempat viral di media sosial. Beberapa sopir mengeluhkan pemotongan dana tanpa kejelasan, meskipun kemudian muncul klaim bahwa dana tersebut sebenarnya diberikan secara sukarela.

Baca juga  Protes Banjir Rob, Warga Eretan Kandanghaur Bentangkan Spanduk di Tengah Banjir

Namun, Dedi memastikan bahwa uang yang sempat disunat sudah dikembalikan.

“Katanya sukarela. Tapi karena bikin gaduh, akhirnya dibalikin lagi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dedi menekankan bahwa aksi seperti ini tidak boleh dibiarkan. Menurutnya, premanisme tidak hanya dilakukan oleh individu berpakaian bebas, tetapi juga bisa dilakukan oleh mereka yang memakai seragam resmi.

Baca juga  Komisioner Bawaslu Indramayu Diduga Potong Honor Panwascam

“Preman itu ada dua: yang berseragam dan tidak berseragam,” tandasnya.

Walaupun polemik sempat mereda usai pengembalian dana, Gubernur Dedi memastikan akan ada langkah tegas lanjutan. Klarifikasi dan penyelidikan internal akan dilakukan pasca libur Lebaran untuk mencegah kejadian serupa terulang.

“Semoga kejadian ini jadi yang terakhir. Klarifikasi akan kami lakukan setelah Lebaran,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Demo KOMPI, Kerusakan Alun-alun Capai Rp100 Juta, Lucky Hakim Minta DPKPP Koordinasi dengan Polisi

Terpopuler

Menkum Supratman: Ormas yang Bikin Onar Terancam Dibekukan Badan Hukumnya
Ririn Rifanto (kiri) Priyo Bagus Setiawan dan Advokat Rusalandi (kanan)

Indramayu

Ririn Ngaku Ruslandi Dampingi Cuma Sesi Foto di Polres! LBH Ghazanfar: Jika Benar! Pidana & Cabut Izin Praktik

Terpopuler

Viral Jalan Rusak di Indramayu Ditanami Pisang

Daerah

MPLS 2025 di Jabar Libatkan TNI-Polri, Disdik: Bentuk Generasi Tangguh Sejak Hari Pertama

Terpopuler

SMSI Nyatakan Sikap Nasional, Dukung Prabowo-Gibran & Dorong Pemiskinan Koruptor

Indramayu

Viral Dugaan Pencurian Uang di Kantor Pengacara Toni RM, Polisi Sigap Datangi Kantor

Indramayu

Nasib Ririn! Hadir dan Tidaknya Ahli Digital Forensik di Sidang Paoman, LBH Ghazanfar: Kemenangan Telak Toni RM & LBH Petanan