Home / Ekonomi / Terpopuler

Rabu, 22 April 2026 - 10:27 WIB

17 Karyawan per Kopdes Merah Putih, Menkop Tegaskan Prioritas Mutlak Warga Lokal

Ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih

Ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih

Suaradermayu.com – Pemerintah memastikan program koperasi desa (kopdes) Merah Putih tidak hanya menjadi penggerak ekonomi desa, tetapi juga menjadi sumber lapangan kerja langsung bagi masyarakat lokal.

Setiap koperasi bahkan diproyeksikan menyerap hingga 17 karyawan di luar posisi manajer, dengan prioritas mutlak bagi warga desa setempat.

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa seluruh tenaga kerja pada kopdes Merah Putih akan direkrut dari lingkungan desa, bukan dari luar wilayah.

“Nanti, ada dari desa juga, kita akan melibatkan pengurus koperasi desa yang sudah ada. Mereka diberi kesempatan untuk menjadi karyawan di kopdes Merah Putih,” ujar Ferry, Senin (20/4/2026).
Tak hanya itu, pemerintah juga membuka ruang bagi penerima bantuan sosial, khususnya Program Keluarga Harapan (PKH), untuk ikut terlibat dalam operasional koperasi desa.

Baca juga  Dedi Mulyadi Ungkap Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga Paoman Indramayu Sudah Ditangkap

Mereka dapat mengisi berbagai posisi non-manajerial seperti kasir, petugas keamanan, sopir, hingga tenaga pendukung lainnya.

“Penerima manfaat juga bisa membantu menjadi karyawan pekerja yang sifatnya kasir, sekuriti, sopir, dan lain sebagainya. Pokoknya kita akan libatkan masyarakat di desa itu,” tegasnya.

Baca juga  LPS Bongkar Dugaan Korupsi Rp139 Miliar di BPR Karya Remaja, Benarkah Dana Mengalir ke Lingkaran Pendopo?

Ferry menekankan bahwa proses rekrutmen untuk posisi-posisi tersebut tidak dilakukan secara terpusat, melainkan diserahkan kepada masing-masing desa. Dengan demikian, kepala desa dan perangkatnya memiliki kewenangan dalam menentukan tenaga kerja yang akan terlibat.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, mempertegas bahwa tenaga kerja pendukung wajib berasal dari desa setempat.

Ia menyebutkan bahwa pihaknya mendapat mandat untuk membangun infrastruktur kopdes Merah Putih sekaligus mengelola operasionalnya selama dua tahun awal sebelum diserahkan kepada pengurus koperasi desa.

Baca juga  Eks Polisi Alvian Sinaga Didakwa Pasal Pembunuhan Berencana, Toni RM: Sesuai Harapan Keluarga

Joao juga menegaskan bahwa prioritas utama rekrutmen diberikan kepada penerima PKH, sementara warga dari luar desa tidak diperkenankan ikut serta.
Proses perekrutan sendiri akan dilakukan melalui kepala desa dan sekretaris desa.

Dengan komposisi sekitar 17 karyawan per koperasi, pemerintah memperkirakan program kopdes Merah Putih mampu membuka hingga 1,56 juta lapangan kerja baru bagi masyarakat desa di seluruh Indonesia, sekaligus memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan dari tingkat paling bawah. (Moh. Ali)

Share :

Baca Juga

Toni RM

Terpopuler

Toni RM : Mall Indramayu Bakal Dibuka, Harus Utamakan Tenaga Kerja Lokal

Terpopuler

Viral! Video Dirut PDAM Indramayu Berjoget dan Nyawer Biduan

Indramayu

Ruslandi dan Timnya Sebar Data Pribadi Eks Istri dan Anak Kandung Aman Yani ke Medsos, LBH Ghazanfar: Bisa Dipidana dan Langgar Etik Advokat

Terpopuler

Pemkab Indramayu Klaim Selama Tiga Tahun Telah Kantongi Investasi Rp 4,8 T

Indramayu

Polisi Terbitkan DPO Yusup Bin Sukardi: Oknum Guru Cabuli 22 Siswa di Anjatan Indramayu

Terpopuler

Tak Ada yang Kebal Hukum! Wamendagri Bima Arya Ancam Bubarkan Ormas Bermasalah, Termasuk GRIB

Terpopuler

Dibuka Loker 30 Ribu Manajer Kopdes Marah Putih, Lolos Jadi Pegawai BUMN

Edukasi

Heboh Ajaran “4S” Sesat? MUI Kroya: Kami Tak Punya Hak Tentukan Fatwa Sesat atau Tidak