Home / Politik / Indramayu

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:35 WIB

Salman Hilang Saat Massa AWDB Geruduk Pendopo Indramayu, Stafsus Bupati Dianggap Arogan dan Rasis

Kolase foto : Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama Staf khusus Salman (atas) dan Ratusan massa menggelar unjuk rasa di depan Pendopo Indramayu, Senin (19/1/2026)

Kolase foto : Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama Staf khusus Salman (atas) dan Ratusan massa menggelar unjuk rasa di depan Pendopo Indramayu, Senin (19/1/2026)

Suaradermayu.com – Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Wong Dermayu Bersatu (AWDB) menggelar aksi damai di depan Pendopo Kabupaten Indramayu, Senin (19/01/2026). Massa menuntut klarifikasi atas pernyataan Staf Khusus Bupati Indramayu, Salman, yang dianggap bernada rasis dan memicu keresahan publik.

Baca Juga : Figur di Balik Layar Pemerintahan Indramayu, Siapa Salman yang Kerap Bawa Nama Bupati?

Namun, yang ditunggu-tunggu justru tidak muncul. Salman absen dari lokasi, sehingga massa yang sejak pagi memadati kawasan pendopo harus menelan kekecewaan.

“Orang Indramayu tidak pengecut. Jika Salman jantan, temui kami di sini dan pertanggungjawabkan ucapannya yang bernada rasis,” tegas Beni Raharjo, Wakil Ketua Ormas DPC BPPKB Kabupaten Indramayu.

Longmarch dan Orasi Tertib

Massa memulai aksi dari Sport Center (SC) Indramayu, kemudian melakukan longmarch menuju pendopo melalui Jalan Jenderal Sudirman. Setibanya di lokasi, massa langsung memadati satu titik di kawasan pendopo yang selama ini menjadi tempat berkantor Stafsus Bupati. Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

Baca juga  Ratusan Santri Penghafal Al-Quran Buka Puasa Bersama Bupati Terpilih Indramayu, Lucky Hakim

Baca Juga : PKSPD Bongkar Pengangkatan Salman: Bupati Lucky Hakim Dinilai Langgar Aturan dan Abaikan Regulasi!

Orasi massa menekankan pentingnya etika, tanggung jawab, dan kesadaran sosial pejabat publik dalam menyampaikan pernyataan di ruang publik.

Klarifikasi Terbuka Wajib

Koordinator Umum AWDB, Asmawi Day, menyatakan aksi ini sebagai bentuk penyampaian aspirasi warga secara damai dan konstitusional.

“Klarifikasi terbuka dari Salman mutlak diperlukan agar polemik yang berkembang tidak menimbulkan kegaduhan sosial di Indramayu,” kata Asmawi.

Baca juga  Drainase Amburadul dan Sungai Dangkal, Lucky Hakim Siapkan Jurus Atasi Banjir Indramayu

Audiensi Tanpa Hasil

Perwakilan massa dipersilakan masuk pendopo untuk audiensi, namun tidak dapat bertemu Salman atau Bupati Indramayu, Lucky Hakim. Massa hanya ditemui Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu, Teguh Budiarso, yang menyampaikan aspirasi ke pimpinan.

“Kami belum puas. Kami ingin klarifikasi langsung dari Salman. Jika tuntutan ini tidak dipenuhi, aksi lebih besar akan kami lakukan,” tegas Beni Raharjo.

Peringatan Awal, Ancaman Aksi Lanjutan

Koordinator Lapangan AWDB, Tomi Susanto (Tomsus), menegaskan aksi damai ini sebagai peringatan awal.

“Kami datang dengan itikad baik, tapi aspirasi ini harus dijawab secara jelas. Jika tidak, akan ada langkah lanjutan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Tomi, didampingi Andri Prayitna.

Baca juga  Dana Desa Diselewengkan? Kuwu Kedokan Agung Diberhentikan, Ini Kata Bupati Lucky Hakim

Tomi menekankan tuntutan agar Salman angkat kaki dari Indramayu dan bila perlu dipulangkan ke Madura, sebagai konsekuensi atas ucapan yang dinilai rasis dan tidak sesuai kultur lokal.

Baca Juga : Kontroversi Staf Khusus Bupati Indramayu: Pengangkatan Salman Dinilai Langgar Aturan

Ormas Pendukung

Aksi ini diikuti sejumlah organisasi, di antaranya BPPKB, Penjara, Manggala, WN 88, Pemuda Pancasila, IMI, XTC, PASKAS, Kiansantang, GIBAS, dan Brigade 08.

“Aspirasi rekan-rekan kami tampung dan akan saya sampaikan ke pimpinan,”kata Kasat Pol PP Indramayu, Teguh Budiarso.

Redaksi Suaradermayu.com membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi pihak terkait, khususnya Stafsus Bupati Indramayu, Salman. Namun, WA dan telepon hingga berita ini tayang, yang bersangkutan belum menanggapi. (Mashadi)

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Jual Obat Terlarang di Rumah Kos, Wanita Ini Diciduk Polisi Indramayu

Indramayu

Asep Kurniawan: Robiin Eks Anggota DPRD Indramayu Masih Disekap di Myanmar, Pemerintah Bekerja Keras untuk Penyelamatan

Terpopuler

Aset Desa Singajaya Indramayu Raib! Diduga Dikuasai Perangkat Lama, Kades Anam Tak Berdaya

Indramayu

7.891 Penari Topeng Kelana Pecahkan Rekor MURI, Hari Jadi Indramayu ke-495 Pecah Semangat Budaya!

Indramayu

PWI Pusat Tegas: KLB Zulmansyah Tidak Sah, Dugaan Korupsi di PWI Jabar Disorot

Indramayu

Indramayu Jadi Percontohan Sekolah Rakyat, Anak Prasejahtera Kini Punya Harapan Baru!

Kesehatan

Pakta Integritas Rp233 Miliar Hanya Dagelan Komedi, LBH Ghazanfar: Pemkab dan DPRD Indramayu Sama-Sama Tidak Becus!

Indramayu

Petugas Gabungan Temukan Gunting Hingga Pecahan Kaca Saat Razia di Lapas Indramayu