Home / Daerah / Sorotan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:45 WIB

Dedi Mulyadi Minta Kabupaten dan Kota Evaluasi Tata Ruang, Soroti Alih Fungsi Lahan Pemicu Banjir

Tangkapan layar akun Instagram @dedimulyadi71, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, saat menyampaikan pesan melalui unggahan pada Sabtu (24/1/2026).

Tangkapan layar akun Instagram @dedimulyadi71, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, saat menyampaikan pesan melalui unggahan pada Sabtu (24/1/2026).

Suaradermayu.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Barat segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata ruang wilayah masing-masing. Langkah ini dinilai mendesak menyusul banjir yang kembali berulang di sejumlah daerah, termasuk kawasan padat permukiman.

Baca Juga : Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Setop Izin Perumahan Se-Jawa Barat, Ini Alasannya

Dedi menegaskan, persoalan banjir tidak bisa lagi dilihat semata sebagai dampak curah hujan tinggi. Ia menilai ketidakkonsistenan dalam penerapan tata ruang dan maraknya alih fungsi lahan menjadi faktor utama yang memperparah bencana hidrometeorologi tersebut.

Baca juga  Bawaslu Jabar Tangani Laporan Dugaan Pelanggaran Paslon Nina-Tobroni

“Banyak kawasan resapan air seperti sawah, rawa, hingga bantaran sungai yang berubah fungsi menjadi perumahan. Ini yang harus dievaluasi secara serius oleh kabupaten dan kota,” tegas Dedi Mulyadi, di akun instagramnya, Sabtu (24/1/2026).

Baca Juga : Ketika Dedi Mulyadi Beri Solusi Banjir Rob Eretan: Instruksi Khusus untuk Bupati Lucky

Menurut Dedi, perubahan fungsi lahan membuat sistem alami pengendali air kehilangan perannya. Ketika hujan turun, air tidak lagi tertahan di wilayah resapan dan langsung mengalir ke dataran rendah, sehingga menggenangi permukiman warga.

Baca juga  Toni RM Puji Kinerja Penyidik Polres Indramayu, Eks Polisi Alvian Sinaga Divonis Seumur Hidup

Baca Juga : Pahlawan Devisa Depresi Bertahun-tahun, Gubernur Jabar Turun Tangan, Bupati Indramayu Ke Mana?

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong pemerintah daerah melakukan penataan ulang kebijakan tata ruang, sekaligus menghentikan pembangunan yang melanggar aturan lingkungan. Dedi juga menekankan pentingnya keberanian pemerintah daerah dalam menindak pengembang yang mengabaikan dampak ekologis proyeknya.

Baca Juga : Lamban Tangani Banjir, Puluhan Warga Geruduk Dinas PUPR Indramayu

Selain evaluasi tata ruang, Pemprov Jabar terus menjalankan program normalisasi dan pelebaran sungai, termasuk pembongkaran bangunan yang berdiri di bantaran sungai. Upaya tersebut disebut sebagai bagian dari pemulihan fungsi sungai sebagai jalur alami pengendali banjir.

Baca juga  Ruslandi Laporkan Priyo Atas Tuduhan Sembunyikan Aman Yani, LBH Ghazanfar: Bukti Pelapor Meyakini Pelaku Lain

Khusus wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi seperti Bekasi, Depok, Bandung Raya, dan Bogor, Dedi menilai pembangunan hunian vertikal menjadi solusi yang tidak terhindarkan. Menurutnya, kebijakan ini harus diiringi dengan perlindungan ketat terhadap kawasan hijau.

Baca Juga : Banjir Indramayu: Tata Ruang Amburadul & Kegagalan Kepemimpinan Bupati Lucky Hakim

“Evaluasi tata ruang ini bukan sekadar administrasi, tapi langkah penyelamatan lingkungan dan masa depan masyarakat Jawa Barat,” pungkas Dedi. (Moh. Ali)

Share :

Baca Juga

Indramayu

Warga Tak Mampu Dinonaktifkan BPJS, Bupati Lucky Hakim Malah Hamburkan Uang Rakyat Poles Pendopo Rp8,7 Miliar

Sorotan

Ledakan Petasan Terus Renggut Nyawa di Indramayu, LBH Ghazanfar Nilai Polisi Abai

Sorotan

Kuasa Hukum PMI Indramayu Depresi Tanpa Digaji Desak BP3MI Jabar Bertindak, Pengaduan Mandek Bertahun-tahun

Indramayu

Rekayasa Bukti Terungkap! CCTV Kasus Paoman Dimanipulasi — LBH Ghazanfar Desak Propam Polri Copot Kasat Reskrim Polres Indramayu

Indramayu

Bukti Ada! Rekaman CCTV Pria Buka Gerbang Rumah Korban Paoman Indramayu, LBH Ghazanfar: Oknum Penyidik dan Jaksa Sengaja Lindungi Pembunuh?

Indramayu

Salman Instruksikan Camat Anjatan Tak Ada Lagi Mediasi Soal Bangun Pasar
Tangkapan layar : Wakil Bupati Indramayu S idyaefudin bernyanyi dan berjoget ria bersama biduan seksi

Sorotan

Viral! Wabup Indramayu Berjoget Ria dengan Biduan Seksi Pakai Seragam Dinas, PKSPD: Tak Bermoral

Terpopuler

Program MBG Disorot, Ketua BEM UGM Sebut “Maling Berkedok Gizi”