Suaradermayu.com – Puluhan warga Kelurahan Lemahmekar, Kecamatan Indramayu, Jumat (23/1/2026), mendatangi kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu. Aksi ini dipicu banjir yang terus menggenang setiap hujan deras mengguyur permukiman mereka.
Baca Juga : Banjir Indramayu: Tata Ruang Amburadul & Kegagalan Kepemimpinan Bupati Lucky Hakim
Warga menilai penyebab banjir adalah pendangkalan Kali Ceblok dan tumpukan eceng gondok di belakang rumah yang menghambat aliran air.
“Air tetap mengalir, tapi tersendat karena eceng gondok dan kali yang dangkal,” ujar Eang (30), salah seorang warga.
Banjir kali ini bahkan memasuki rumah warga dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter, setinggi selutut orang dewasa. Hal ini membuat warga langsung mendatangi kantor PUPR untuk menuntut solusi cepat.
Baca Juga : Ancaman Banjir Mengintai, 23 Tanggul Sungai di Indramayu Kritis
Keluhan serupa disampaikan Yudi (40). Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar air tidak terus menggenang.
“Minimal pintu air dibuka supaya air cepat surut,” katanya.
Banjir juga meluas hingga Jalan Pahlawan dan halaman kantor PUPR Indramayu, menyebabkan lalu lintas tersendat. Beberapa pengendara motor tampak mendorong kendaraannya yang mogok karena genangan air.
Menanggapi aksi warga, Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR Indramayu, Rahmadi, menyatakan pintu air telah dibuka untuk mempercepat surutnya genangan.
Baca Juga : Dedi Mulyadi Siapkan Rp 10 Juta untuk Relokasi Warga Eretan, Tangani Banjir Rob Puluhan Tahun
Terkait eceng gondok dan pendangkalan Kali Ceblok, pihak PUPR menyebut normalisasi sungai sudah masuk dalam perencanaan tahun 2026 dan diperkirakan akan dikerjakan pada pertengahan tahun. (Mashadi)


























