Home / Indramayu / Kriminalitas / Sorotan / Terpopuler

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:50 WIB

Akun WA, Riwayat Panggilan, 2 SIM Card Ririn Lenyap: Ada yang Bermain di Polisi atau Jaksa?

Kolase Foto: Kantor Polres Indramayu (Kiri) Kantor Kejaksaan Negeri Indramayu (kanan)

Kolase Foto: Kantor Polres Indramayu (Kiri) Kantor Kejaksaan Negeri Indramayu (kanan)

Suaradermayu.com – Perubahan kondisi barang bukti digital berupa ponsel milik terdakwa Ririn Rifanto dalam kasus dugaan pembunuhan satu keluarga di Paoman, menjadi persoalan yang krusial (penting) terkait pembuktian perkara.

Perangkat yang disebut dalam kondisi utuh, 2 SIM card, akun WA dan riwayat panggilan telepon, saat penyitaan oleh penyidik, justru dipersoalkan karena dinilai berubah, SIM card diganti, akun WA tidak ada dan riwayat panggilan terhapus, saat dihadirkan di ruang sidang oleh JPU.

Saling lempar tanggung jawab antara penyidik Satreskrim Polres Indramayu dan JPU dari Kejaksaan Negeri Indramayu, yang keterangan dua institusi penegak hukum itu saling bertolak belakang.

Suaradermayu.com merangkum dari berbagai sumber dalam pendekatan Scientific Crime Investigation (SCI) dan standar digital forensik internasional seperti ISO/IEC 27037.

Kondisi tersebut tidak dapat dipahami sebagai peristiwa biasa, melainkan harus dibaca sebagai rangkaian perubahan sistem yang memiliki jejak teknis dan waktu eksekusi yang dapat ditelusuri.

Dalam perspektif forensik digital, perangkat elektronik bukan objek pasif, melainkan sistem komputasi yang bekerja secara deterministik, di mana setiap proses menghasilkan keluaran yang dapat diprediksi berdasarkan kondisi dan input yang sama.

Artinya, setiap perubahan—baik fisik maupun digital—tidak terjadi secara spontan, tetapi selalu memiliki pemicu eksternal, baik berupa tindakan manusia maupun proses sistem yang dieksekusi.

Berdasarkan prinsip SCI, kondisi awal perangkat menjadi titik penting dalam membaca seluruh rangkaian perubahan berikutnya.

LAPORAN FISIK (Hardware)

Saat penyitaan oleh penyidik Satreskrim Polres Indramayu, perangkat diketahui masih memiliki dua kartu SIM yang terpasang pada slot perangkat.

Baca juga  Viral, Stiker Keluarga Miskin Penerima Bansos Ditempel di Rumah-rumah Mewah di Indramayu

Secara teknis, kedua kartu ini berfungsi sebagai identitas jaringan dengan parameter;

1. Integrated Circuit Card Identifier (ICCD)

Nomor identitas unik yang terdapat pada kartu SIM fisik. Artinya, Setiap kartu SIM punya nomor seri khusus yang tidak sama satu dengan yang lain, digunakan untuk mengidentifikasi kartu SIM secara global dan biasanya tercetak di kartu SIM dan tersimpan di chip SIM.

2. International Mobile Subscriber Identity (IMSI)

Nomor identitas unik pengguna jaringan seluler. Artinya nomor yang dipakai operator untuk mengenali pelanggan di jaringan, Tersimpan di dalam SIM dan terhubung ke sistem operator seluler dan Digunakan saat ponsel melakukan koneksi ke jaringan (telepon, SMS, data)

Keduanya terhubung langsung ke papan induk (motherboard) perangkat melalui sistem kelistrikan internal yang stabil.

Pada sisi perangkat lunak, aplikasi WhatsApp berada dalam kondisi aktif dengan data autentikasi tersimpan dalam bentuk session token pada direktori sistem:

/data/data/com.whatsapp/

Selain itu, riwayat panggilan tersimpan dalam database SQLite internal perangkat yang berfungsi sebagai log komunikasi.

Kondisi ini menunjukkan bahwa perangkat berada dalam keadaan integritas digital penuh sebelum memasuki fase perubahan.

Dalam SCI, ponsel tidak memiliki kemampuan untuk mengubah dirinya sendiri. Setiap perubahan selalu membutuhkan pemicu eksternal (trigger), baik fisik maupun digital.

1. PERGANTIAN KARTU SIM (Perubahan Fisik)

Slot SIM pada perangkat modern bekerja dengan sistem pengunci mekanis berbasis pegas. Untuk membuka tray SIM dibutuhkan tekanan manusia (eksternal) menggunakan alat khusus seperti SIM ejector.

Dalam kondisi pergantian SIM: Sistem mendeteksi perubahan arus listrik pada pin motherboard dan Kernel sistem mencatat perubahan perangkat keras.

Baca juga  Bupati Indramayu Lucky Hakim Gercep Bantu Warga Sakit, Langsung Dievakuasi ke RSUD

Kemudian aktivitas terekam sebagai hardware swap event dan Identitas SIM baru (ICCID) lalu didaftarkan oleh sistem.

Secara teknis, ini menunjukkan bahwa perubahan SIM selalu meninggalkan jejak sistem.

2. PERUBAHAN STATUS WHATSAPP (Logout / Hilangnya Akses)

Perubahan status WhatsApp menjadi logout terjadi karena hilangnya data autentikasi (session token). Hal ini dapat terjadi melalui dua jalur utama;

a. Jalur Lokal
Perubahan dilakukan langsung dari perangkat melalui, Akses pengaturan aplikasi dan Perintah clear data atau uninstall.

b. Jalur Jarak Jauh
Jika perangkat masih terhubung ke internet, logout juga dapat terjadi melalui, Penghapusan sesi oleh server pusat aplikasi dan Remote logout oleh pemilik akun.

Hasilnya, perangkat kehilangan akses akun secara otomatis.

3. PENGHAPUSAM RIWAYAT PANGGILAN (Memory System)

a. Penghapusan Logis
Jika riwayat panggilan dihapus secara normal, Status data berubah dari allocated menjadi unallocated dan Data masih mungkin tersisa di memori hingga tertimpa data baru.

b. Factory Reset
Jika perangkat dikembalikan ke kondisi awal, Sistem menjalankan proses reset penuh dan Kunci enkripsi utama dihapus.

Kemudian seluruh data lama tidak lagi dapat diakses dan Data berubah menjadi bentuk terenkripsi yang tidak dapat dipulihkan.

AUDIT FORENSIK SCI dan REKONTRUKSI LINIMASA

Dalam pendekatan SCI, perbedaan keterangan tidak diselesaikan melalui asumsi, tetapi melalui analisis log waktu (timestamp analysis).

Ahli digital forensik dapat melakukan ekstraksi data menggunakan metode, physical extraction dan chip-off forensic imaging dengan perangkat seperti Cellebrite UFED atau Magnet AXIOM untuk membaca jejak sistem terdalam.

Baca juga  Kuwu Berganti: Bisakah Pamong Desa Diganti Seenaknya?

Termasuk, log aktivitas sistem, database aplikasi dan catatan penggunaan perangkat.

Seluruh sistem mencatat aktivitas dalam format Unix Epoch Time, yaitu sistem waktu berbasis detik yang presisi. Penentuan tanggung jawab dalam SCI selalu merujuk pada satu titik utama.

Waktu resmi penandatanganan berita acara penyerahan barang bukti dari penyidik ke kejaksaan.

Dari titik ini, terdapat dua skenario ilmiah;

1. Skenario jika perubahan data terjadi sebelum waktu penyerahan, maka secara teknis perangkat masih berada dalam penguasaan penyidik Satreskrim Polres Indramayu.

2. Skenario jika perubahan terjadi setelah waktu penyerahan, maka perangkat berada dalam penguasaan jaksa, Kejaksaan Negeri Indramayu.

TAHAP ANALISIS LINIMASA

1. Menetapkan waktu hukum berdasarkan berita acara resmi
2. Mengekstrak log sistem perangkat: waktu pergantian SIM, waktu logout WhatsApp dan waktu penghapusan data
3. Menyinkronkan data hukum dan data sistem
4. Menentukan waktu presisi perubahan terjadi
5. Mengidentifikasi fase penguasaan perangkat

Secara ilmiah dalam kerangka SCI, perubahan kondisi ponsel dari utuh menjadi kosong, disertai pergantian SIM dan hilangnya data digital.

Merupakan indikasi kuat adanya aktivitas anti-forensik berupa manipulasi terhadap barang bukti.

Dalam perspektif forensik digital, kondisi tersebut menyentuh aspek penting terkait integritas barang bukti dan rantai penguasaan (chain of custody), yang menjadi fondasi utama dalam pembuktian perkara.

Dalam SCI, log internal perangkat diposisikan sebagai “saksi digital” yang merekam seluruh aktivitas secara objektif.

Melalui analisis ini, setiap perubahan dapat direkonstruksi secara presisi berdasarkan data waktu, bukan asumsi atau keterangan sepihak. (Tim Redaksi)

Share :

Baca Juga

Indramayu

Satpol PP Indramayu Segel 3 Pabrik Pembuatan Beton Tak Berizin

Ekonomi

Bupati Lucky Hakim Dampingi Kemenperin Verifikasi Lapangan Kawasan Industri Losarang Indramayu

Terpopuler

BPC HIPMI Indramayu Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Indramayu

Toni RM Duga Penyidik Polres Indramayu Hilangkan Chat WhatsApp dan 2 SIM Card Terdakwa Ririn

Indramayu

Membongkar Visi Misi Lucky-Syaefudin dengan Tagline ‘REANG’

Terpopuler

PWI Serahkan Bukti Tambahan Gugat Dewan Pers, Sidang Makin Panas

Indramayu

Bupati Lucky Hakim Hadiri Halalbihalal Alumni Tebuireng, Pesan Religiusnya Menyentuh Hati

Indramayu

Ini Sosok Dibalik Tangkap Tangan Miras Senilai Rp 500 Juta Saat Ramadan di Indramayu: Berakhir Dilepas