Suaradermayu.com – Polisi berhasil menggagalkan aksi tawuran remaja di Indramayu yang melibatkan dua kelompok pemuda pada Selasa (4/2/2025) dini hari. Tawuran yang rencananya terjadi di Desa Juntikedokan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, berhasil dicegah berkat patroli rutin kepolisian.
Sebanyak enam remaja berhasil diamankan, beserta sejumlah senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam bentrokan.
Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo, melalui Kapolsek Juntinyuat, Iptu Trio Tirtana, mengungkapkan bahwa polisi awalnya mencurigai seorang remaja yang diduga terlibat dalam rencana tawuran. Setelah dilakukan pengembangan dan pengejaran, polisi berhasil menangkap lima remaja lainnya.
Para remaja yang diamankan berinisial FR (14), R (14), FU (17), AF (15), NA (13), dan AA (14). Mereka semua merupakan warga Kecamatan Juntinyuat, Indramayu.
Selain mengamankan enam remaja tersebut, polisi juga menyita tiga senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam tawuran. Barang bukti yang diamankan meliputi:
1. Celurit sepanjang 160 cm
2. Gergaji es sepanjang 100 cm
3. Corbek sepanjang 80 cm
4. Empat unit ponsel milik para pelaku
Menurut Iptu Trio Tirtana, upaya penggagalan tawuran ini merupakan hasil dari patroli rutin yang dilakukan oleh polisi guna mencegah tindak kriminalitas, termasuk aksi tawuran dan geng motor di Indramayu.
Kapolsek Juntinyuat juga mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka, terutama saat malam hari. Ia menegaskan bahwa peran keluarga sangat penting dalam mencegah remaja terlibat dalam kenakalan remaja dan aksi kriminalitas.
“Kami berkomitmen untuk terus melakukan patroli di jam-jam rawan guna menjaga keamanan dan ketertiban di Indramayu,” ujar Trio.
Polisi berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat, terutama para remaja, agar tidak terlibat dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Dengan patroli yang lebih intensif dan kerja sama dari masyarakat, diharapkan kasus tawuran di Indramayu dapat ditekan dan tidak terjadi kembali di masa mendatang.


























