Home / Indramayu / Pendidikan / Terpopuler

Rabu, 17 Desember 2025 - 00:17 WIB

DPRD Desak Disdikbud Indramayu Cairkan Insentif Guru PAUD, Bupati Diminta Evaluasi Kinerja

Anggota Fraksi PKB DPRD Indramayu menggelar rapat yang salah satu agendanya membahas keterlambatan pencairan insentif bagi guru PAUD

Anggota Fraksi PKB DPRD Indramayu menggelar rapat yang salah satu agendanya membahas keterlambatan pencairan insentif bagi guru PAUD

Suaradermayu.com – Keterlambatan pembayaran insentif guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) selama tiga bulan terakhir kembali mendapat sorotan. Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Indramayu, Akhmad Mujani Nur, menegaskan bahwa Bupati perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), agar hak guru PAUD segera terpenuhi dan sistem pembayaran diperbaiki.

“Setiap guru PAUD berhak menerima insentif Rp 100 ribu per bulan. Namun selama ini pembayaran selalu dirapel, bahkan sekarang sudah tiga bulan belum cair. Ini menunjukkan ketidakprofesionalan Disdikbud. Guru menunggu haknya, tapi birokrasi justru memperlambat. Untuk tahun 2026, hal ini harus segera diperbaiki. Insentif tidak boleh lagi dirapel dan harus diberikan tiap bulan, tepat waktu, sebagai bentuk penghargaan dan keadilan bagi guru PAUD,” tegas Mujani, Selasa (16/12/2025).

Baca juga  Ketum GRIB Jaya Hercules Larang Keras Anggotanya Minta THR ke Pengusaha

Mujani menegaskan bahwa keterlambatan ini bukan karena ketiadaan dana. Menurutnya, insentif tersebut sebenarnya sudah tersedia di Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

“Masalahnya jelas ada di Disdikbud: proses administrasi lamban dan birokrasi berbelit. Kepala Daerah harus turun tangan dan mengevaluasi kinerja mereka sekarang juga. Jangan biarkan guru menunggu sambil dipermainkan prosedur yang seharusnya cepat,” tambahnya.

Ketua Fraksi PKB itu juga menegaskan bahwa guru PAUD adalah ujung tombak pembentukan generasi bangsa sejak dini. Lambatnya pencairan insentif tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga menurunkan semangat serta motivasi para pendidik.

“Jika hak mereka diperlakukan seakan tidak penting, itu sangat tidak adil. Dinas Pendidikan harus segera menindaklanjuti, dan pembayaran dilakukan tiap bulan sesuai hak mereka,” kata Mujani.

Fraksi PKB memastikan akan terus mengawal persoalan ini hingga insentif guru PAUD benar‑benar dibayarkan. “Rp 100 ribu per bulan bukan jumlah besar, tapi sangat berarti bagi guru PAUD. Kami menuntut Disdikbud bekerja profesional dan menghargai guru. Bupati harus hadir dalam evaluasi agar pelayanan publik berjalan baik, dan tidak ada lagi alasan birokrasi menghambat hak pendidik,” pungkasnya.

Baca juga  Suami Laporkan ke Polda Aceh, Anggi Noviah Akhirnya Ungkap Kronologi Sebenarnya di Hadapan BK DPRD Indramayu

Seorang guru PAUD di Kecamatan Indramayu yang enggan namanya disebutkan menuturkan kegelisahannya akibat keterlambatan ini. “Kami hanya menunggu hak kami tiap bulan, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan. Tiga bulan ini terasa lama, apalagi untuk biaya operasional mengajar anak‑anak,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu, Caridin, menyampaikan bahwa pembayaran insentif guru PAUD serta beberapa tunjangan lain bagi tenaga pendidik sedang dalam proses dan diperkirakan akan cair pada minggu ini.

Baca juga  KPK Soroti Alih Fungsi Lahan Ilegal di Jabar: Dari Korupsi hingga Bencana Ekologis

Kepada Suaradermayu.com, Caridin menyatakan melalui pesan WhatsApp, Selasa (16/12/2025), bahwa seluruh hak guru sedang ditangani dan pihaknya berterima kasih atas pengingat wartawan.

“Semuanya sedang diproses, mohon maaf karena baru bisa diselesaikan sekarang. Insya Allah, minggu ini pembayaran akan selesai. Terima kasih telah mengingatkan kami agar segera menindaklanjuti hak guru,” kata Caridin.

Ia merinci beberapa kategori pembayaran yang sedang diproses, antara lain:

1. Insentif guru PAUD untuk ribuan guru.

2. Tunjangan tambahan penghasilan bagi guru ASN non‑sertifikasi, ratusan orang.

3. Pembayaran guru P3K paruh waktu, ribuan orang.

4. TPP atau tunjangan kinerja, juga ribuan orang.

Caridin menambahkan bahwa meski angka pastinya masih harus dicek, pihaknya berkomitmen agar seluruh hak guru segera disikapi dan dibayarkan tepat waktu. “Intinya kami upayakan agar minggu ini diselesaikan. Mohon doanya, terima kasih atas perhatiannya,” ujarnya. (Pahmi)

Share :

Baca Juga

Edukasi

Kasus Dugaan Pembunuhan Remaja di Anjatan Indramayu Bakal Dilimpahkan Polda Jabar, Pelaku Sudah Diamankan

Indramayu

Kebakaran Hebat di Balongan Indramayu, 3 Rumah dan Gudang BBM Ludes Terbakar

Indramayu

Indramayu Terapkan Lima Hari Sekolah untuk SMP Mulai 14 Juli 2025, Ini Aturan Lengkapnya

Pendidikan

Viral Siswi SMK Muhammadiyah Kandanghaur Akhirnya Bisa Ikut Ujian Setelah Bebas Biaya

Indramayu

Rela Tidur di Sofa Kantor, Bupati Lucky Hakim Korbankan Fasilitas Demi Perbaikan Jalan Indramayu

Terpopuler

MK Kabulkan Permohonan Haris Azhar dan Fatia, Hapus Larangan Sebar Hoaxs

Indramayu

Demo KOMPI, Kerusakan Alun-alun Capai Rp100 Juta, Lucky Hakim Minta DPKPP Koordinasi dengan Polisi

Daerah

Pemprov Jabar Setop BPMU, Sekolah Swasta Tak Terima Bantuan Lagi Mulai 2026