Suaradermayu.com – Suasana khidmat dan penuh semangat mewarnai halaman Pendopo Indramayu pada Jumat (23/5/2025), saat Bupati Indramayu Lucky Hakim secara resmi melepas 13 siswa kelas 7 dari SMP Negeri 2 Sindang untuk mengikuti Olimpiade Sains tingkat nasional yang akan digelar di Kota Bandung pada Sabtu, 25 Mei 2025.
Ke-13 siswa berbakat tersebut akan berkompetisi dalam tiga cabang ilmu, yaitu Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Bahasa Inggris. Mereka tergabung dalam rombongan yang diberangkatkan dengan penuh dukungan, termasuk armada bus khusus yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu.
Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan rasa bangga atas semangat belajar para siswa yang akan membawa nama baik Indramayu di ajang nasional. Ia menekankan bahwa kemenangan bukanlah tujuan akhir, melainkan proses belajar dan pengalaman adalah nilai utama dari kompetisi ini.
“Selamat berkompetisi. Apapun hasilnya, insyaaAllah itu yang terbaik. Semangatnya harus terus dijaga. Jangan kecewa kalau gagal. Banyak anak di Indramayu yang bahkan belum bisa mengenyam pendidikan SMP. Kalian sudah melangkah jauh, manfaatkan sebaik-baiknya,” tutur Lucky Hakim dengan nada penuh motivasi.
Ia juga mengingatkan agar seluruh siswa menjaga kondisi fisik dan mental selama mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pendidikan modern bukan semata-mata soal menghafal, tapi juga bagaimana menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif.
“Sekolah hari ini harus melatih logika dan karakter. Lewat olimpiade seperti ini, kalian akan belajar berpikir cepat, tepat, dan jujur. Itu semua bekal penting untuk masa depan kalian dan Indramayu,” tambahnya.
Kepala SMP Negeri 2 Sindang, Fajar Ismail, menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati atas dukungan moril dan materil. Ia mengungkapkan bahwa Olimpiade Sains ini diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Indonesia, Intan Mutia, dan para siswa telah menjalani pelatihan intensif sebelum berangkat.
“Kami sangat bersyukur atas perhatian dan dukungan penuh dari Pak Bupati dan Dinas Pendidikan. Semoga anak-anak dapat memberikan hasil terbaik dan membawa harum nama Indramayu,” ujar Fajar.
Sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung dunia pendidikan, Bupati Lucky Hakim menyediakan armada bus khusus untuk mengantar para peserta dan lima guru pendamping ke Bandung. Langkah ini diapresiasi oleh orang tua siswa dan pihak sekolah sebagai bentuk nyata kepedulian pemimpin daerah terhadap kemajuan pendidikan.
Dalam acara pelepasan, turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu, Caridin, yang memberikan sambutan penuh optimisme. Ia menyebut partisipasi siswa SMPN 2 Sindang dalam ajang nasional ini sebagai bukti bahwa Indramayu memiliki talenta luar biasa di usia muda.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga. Ini adalah buah dari kerja keras guru, semangat siswa, dan tentu saja dukungan penuh dari Bupati Lucky Hakim. Semoga mereka pulang dengan prestasi membanggakan,” kata Caridin.
Setelah doa bersama dipanjatkan, para siswa dilepas dengan sorakan semangat dari guru dan keluarga yang turut hadir. Mereka tampak antusias dan siap memberikan performa terbaik di panggung nasional.
Ajang Olimpiade Sains ini tidak hanya menjadi medan adu ilmu, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran penting tentang nilai kerja keras, sportivitas, dan percaya diri bagi generasi muda Indramayu.
Keberangkatan 13 siswa SMPN 2 Sindang ini diharapkan menjadi pemicu bagi sekolah-sekolah lain di Indramayu untuk terus membina prestasi dan mendorong siswa meraih potensi terbaik mereka di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik.


























