Home / Indramayu / Sorotan

Jumat, 5 Desember 2025 - 17:24 WIB

Penyidik Kejaksaan Obok-obok Ruangan Disdik Indramayu, Dugaan Manipulasi dan Mark-up Data Peserta Didik Tengah Disidik

Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Indramayu menggeledah beberapa ruangan di Dinas Pendidikan Indramayu, Kamis (4/12/2025)

Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Indramayu menggeledah beberapa ruangan di Dinas Pendidikan Indramayu, Kamis (4/12/2025)

Suaradermayu.com – Pengusutan dugaan korupsi dalam program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Indramayu memasuki fase yang lebih dalam. Pada Kamis (4/12/2025), penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Indramayu menggeledah sejumlah ruangan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Indramayu. Ruang Kabid PAUD dan PNF, ruang arsip, serta ruang staf menjadi sasaran pemeriksaan.

Baca Juga : Kejaksaan Negeri Indramayu Bongkar Dugaan Korupsi Dana Hibah KNPI, Ratusan Juta Diduga Raib

Penggeledahan ini merupakan tindak lanjut dari pemeriksaan sekitar 60 saksi, termasuk Kepala Disdikbud Indramayu, Caridin, yang telah dimintai keterangan pada November lalu. Langkah lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Kasi Pidsus Kejari Indramayu, dengan fokus utama menelusuri dugaan penyimpangan dana bantuan PKBM pada tahun anggaran 2023.

Baca juga  Dari Palu Godam hingga Bayi 8 Bulan, Priyo Ungkap Detik-detik Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu, Muhammad Fadlan, melalui Kasi Intelijen Mulyanto, mengonfirmasi bahwa penggeledahan dilakukan berdasarkan surat perintah resmi.

“Kegiatan penggeledahan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu Nomor: 05/M.2.21/Fd.1/08/2024 tanggal 08 Agustus 2024,” ujarnya.

Selain memeriksa ruangan, penyidik turut menyita sejumlah dokumen dan perangkat elektronik yang diduga berkaitan dengan pengelolaan bantuan PKBM. “Kami telah melakukan penyitaan terhadap dokumen serta barang elektronik yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi Pengelolaan Bantuan PKBM Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2023,” jelas Mulyanto.

Baca Juga : Dugaan Korupsi Rp 353 Miliar di PDAM Indramayu, Kejaksaan Agung Mulai Bertindak

Modus Manipulasi Data Mulai Terkuak

Salah satu temuan yang mendorong penyidik bergerak agresif adalah adanya indikasi manipulasi data peserta didik PKBM. Data yang seharusnya akurat diduga ditambah jumlahnya sebelum dikirim ke kementerian. Mark-up ini membuka peluang bertambahnya nominal bantuan yang diterima PKBM.

Baca juga  Asep Kurniawan: Robiin Eks Anggota DPRD Indramayu Masih Disekap di Myanmar, Pemerintah Bekerja Keras untuk Penyelamatan

Tak berhenti di situ, penyidik menemukan pola lain yang tak kalah janggal: sebagian PKBM diduga menyalin data dari sekolah formal—SD hingga SMP—untuk memenuhi kuota warga belajar. Artinya, sebagian data peserta didik bukan berasal dari warga belajar PKBM, melainkan dari institusi pendidikan lain.

Temuan awal inilah yang menjadikan Bidang PAUD & PNF sebagai salah satu titik krusial dalam penggeledahan. Bidang tersebut merupakan unit yang memiliki peran strategis karena mengelola, memverifikasi, dan mengirimkan laporan PKBM ke pemerintah pusat.

Baca juga  Bupati Indramayu dan Dinas PUPR Tidak Becus, Proyek Jalan Letjen Suprapto Rp3,8 Miliar Diduga Asal Jadi dan Tabrak Standar Negara

Dengan sederet temuan awal, penyidikan kasus dugaan penyimpangan dana PKBM dipastikan terus berlanjut. Publik menunggu perkembangan berikutnya, terutama siapa saja pihak yang berpotensi ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara yang menyangkut pengelolaan dana pendidikan non-formal ini.

Suaradermayu.com telah berupaya  mengunjungi Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Indramayu untuk meminta tanggapan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Caridin, juga meminta klarifikasi terkait penggeledahan tersebut, namun Caridin tidak berada ditempat.

Suaradermayu.com berupaya menghubungi melalui komunikasi telepon dan pesan WhatsApp. Melalui pesan WhatsApp, Jumat (5/12/2025) sekitar pukul 14.15 WIB, Caridin merespon.

” Saya lagi di perjalanan, sebentar ya,” kata Caridin. (Pahmi)

 

Share :

Baca Juga

Sorotan

Suasana Memanas di Desa Manggungan: Warga Tuntut Transparansi, Kuwu Dain Siap Diaudit

Indramayu

Kecerdikan Toni RM Guncang Sidang: Rekaman Buram Disebut Jenazah, Polisi Akui Hanya Berasumsi!

Indramayu

Bupati Lucky Hakim dan H. Syaefudin Gelar Buka Puasa Bersama Petugas Kebersihan, Keamanan, dan Anak Yatim

Indramayu

Keluarga Putri Ancam Geruduk Polres Indramayu, Jika Tidak Diterapkan Pasal Pembunuhan Berencana

Indramayu

Demo ‘Pulangkan Lucky Hakim ke Cilacap’, Sholihin Sebut Ada Persengkokolan KH. Juhadi dan Wabup Indramayu

Indramayu

Hati-hati Ada ‘Sariawan’ di Jalan IR H Juanda Indramayu

Ekonomi

KOMPI Tolak PSN Tambak Pantura, Pemerintah Tegaskan Program Revitalisasi Sejahterakan Petambak

Indramayu

Geger di FKJI! Desakan LPJ Menggema, Pengurus Lama Terpojok: Harus Ada Transparansi