Home / Hukum / Terpopuler

Sabtu, 13 Desember 2025 - 09:01 WIB

KPK Soroti Alih Fungsi Lahan Ilegal di Jabar: Dari Korupsi hingga Bencana Ekologis

KPK menerima audiensi Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (11/12/2025)

KPK menerima audiensi Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (11/12/2025)

Suaradermayu.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti maraknya alih fungsi lahan ilegal di Jawa Barat yang dinilai tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga membuka ruang terjadinya praktik korupsi. Kondisi tersebut disebut berkontribusi langsung terhadap meningkatnya risiko bencana ekologis yang kini dirasakan masyarakat di berbagai daerah.

Sorotan itu disampaikan KPK usai menerima audiensi Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (11/12/2025) Dalam pertemuan tersebut, KPK menegaskan pentingnya pembenahan tata kelola lingkungan secara menyeluruh untuk menutup celah penyimpangan kewenangan.

Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK, Bahtiar Ujang Purnama, menekankan bahwa deteksi dini terhadap perubahan fungsi lahan yang tidak sesuai aturan harus menjadi prioritas pemerintah daerah. Menurutnya, praktik alih fungsi lahan ilegal terbukti menjadi pemicu utama kerusakan ekosistem dan bencana alam.

Baca juga  Viral! Ibu Korban Beber Nama Yoga dkk Bertamu Saat Malam Mengerikan di Rumah Pembunuhan Paoman Indramayu

“Prinsipnya, setiap kebijakan dan aktivitas di daerah harus berorientasi pada ketahanan serta kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Bahtiar.

KPK menemukan adanya keterkaitan kuat antara lemahnya pengawasan tata kelola—khususnya dalam perizinan dan pengelolaan aset daerah—dengan meningkatnya banjir dan degradasi lingkungan di Jawa Barat. Oleh karena itu, KPK mendorong perbaikan sistem perizinan, pengawasan, serta pengelolaan aset agar lebih transparan dan akuntabel.

Sejumlah titik rawan menjadi perhatian KPK, mulai dari proses perizinan dan sertifikasi aset daerah yang berpotensi diselewengkan, alih fungsi lahan yang tidak sesuai peruntukan, hingga minimnya langkah pemulihan lingkungan. Padahal, upaya rehabilitasi dinilai krusial untuk menekan risiko bencana di masa depan.

Baca juga  196 Mobil Dinas Diduga Raib Tanpa Jejak, Bupati Lucky Hakim Tak Becus Justru Gelontorkan Rp10 Miliar Manjakan Kendaraan Buat Pejabat

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam kesempatan itu mengakui bahwa kerusakan lingkungan di wilayahnya telah berada pada level yang mengkhawatirkan. Ia mencontohkan pembukaan kebun teh ilegal seluas sekitar 160 hektare di Pangalengan yang disebut memicu banjir di wilayah Bandung, serta kasus serupa yang terjadi di Garut dan Sukabumi.

“Seluruh tahapan penanganan ini membutuhkan arahan dan pendampingan KPK. Kita harus mengembalikan fungsi utama kebun, hutan, dan sungai sesuai dengan peruntukan wilayahnya,” kata Dedi.

Baca juga  KPK Beberkan Fakta Kelam: Uang Politik Jadi Pintu Masuk Korupsi di Pemerintahan Daerah

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk menghentikan perusakan lingkungan dan menertibkan alih fungsi lahan yang melanggar ketentuan sebagai langkah awal mencegah bencana ekologis.

Audiensi tersebut turut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Wali Kota Depok, Bupati Purwakarta, perwakilan PTPN I Regional 2, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Perum Jasa Tirta II, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah Jawa Barat.

KPK menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memperkuat pengawasan dan memperbaiki tata kelola lingkungan. Melalui sinergi tersebut, KPK berharap kebijakan daerah benar-benar berpihak pada keberlanjutan ekosistem, sehingga manfaat lingkungan yang sehat dapat kembali dirasakan oleh masyarakat. (Moh. Ali)

Share :

Baca Juga

Indramayu

Viral! Warga Sukawera Indramayu Ramai-ramai Perbaiki Jalan Rusak: Murni Swadaya Tanpa Bantuan Pemerintah

Terpopuler

Pemkab Indramayu Kembali Gelar Operasi Beras Murah di Pasar Sukra

Terpopuler

Jaga Kamtibmas yang Kondusif, Polres Indramayu Sinergitas dengan Penyuluh Agama

Terpopuler

Polytama Gandeng SDM Lokal untuk Pembangunan Jetty dan Propylene Storage Tank di Indramayu

Terpopuler

Viral Penggunaan Kop Wakil Bupati Indramayu, Ini Penjelasannya

Indramayu

Pelantikan Pengurus IWO Indramayu Banjir Karangan Bunga, Kado Manis Ditengah Sorotan Publik

Indramayu

Viral! Bupati Lucky Hakim Terjun Langsung Gotong Royong Bersihkan Sampah di Krangkeng, Warga Beri Apresiasi Luar Biasa

Terpopuler

Toni RM Sudah Adukan Penyidik Kasus Pembunuhan Satu Keluarga ke Mabes Polri: Klien Diduga Disiksa Hingga Kaki Dipatahkan