Home / Terpopuler

Senin, 14 April 2025 - 01:16 WIB

Petani Indramayu Akhirnya Tersenyum! Harga Gabah Tembus Rp 6.500/kg, Bulog Turun Tangan Langsung ke Sawah

Ilustrasi Gabah

Ilustrasi Gabah

Suaradermayu.com – Kabar menggembirakan datang dari Kabupaten Indramayu! Para petani akhirnya bisa bernapas lega setelah Perum Bulog mulai menyerap gabah hasil panen dengan harga tinggi, yakni Rp 6.500 per kilogram—sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan.

Langkah strategis ini langsung disambut antusias oleh kalangan petani. Harga yang ditawarkan Bulog jauh lebih tinggi dibandingkan harga tengkulak yang seringkali merugikan. Menariknya lagi, proses pembelian dilakukan langsung di lokasi panen, membuat petani tidak perlu bersusah payah membawa hasil panennya ke tempat penjualan.

Baca juga  Satresnarkoba Polres Indramayu Tangkap Dua Pengedar Sabu di Gabuswetan

“Adanya Bulog dan juga TNI, alhamdulillah kami petani berterima kasih kepada pemerintah, khususnya Pak Presiden Prabowo, yang telah memberikan harga HPP Rp 6.500,” ujar Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indramayu, Sutatang, kepada awak media, Minggu (13/4/2025).

Sutatang menjelaskan, mekanisme penjualan gabah kini jauh lebih mudah. Di beberapa wilayah seperti Desa Jatimunggul, Kecamatan Terisi, petani hanya perlu melapor kepada anggota TNI. Selanjutnya, petugas Bulog akan datang langsung untuk melakukan pembelian.

Baca juga  Gubernur Jawa Barat Minta Sekolah Serahkan Ijazah Siswa Tertahan, Masalah Tunggakan Akan Ditangani

“Tinggal koordinasi dengan bapak TNI, tidak perlu repot. Nanti Bulog datang melakukan penyerapan,” jelasnya.

Meski harga Rp 6.500 per kilogram belum tergolong sangat tinggi, namun sudah cukup memberikan keuntungan yang layak bagi petani. Ia juga menilai kebijakan ini sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada petani kecil.

Baca juga  Rekayasa Barang Bukti HP, Oknum Polisi Tutupi Pelaku Asli Pembunuhan di Paoman Indramayu— LBH Ghazanfar: Pidana Berlapis dan Etik Polri

“Harga Rp 6.500 ini sudah berpihak ke petani dan cukup tinggi, walaupun memang tidak menguntungkan terlalu tinggi, tetapi ada untungnya,” ungkap Sutatang.

Dengan keterlibatan Bulog serta dukungan penuh dari aparat TNI, penyerapan gabah diharapkan terus berjalan lancar. Tak hanya menguntungkan petani, kebijakan ini juga diyakini mampu menjaga stabilitas harga beras di pasaran.

 

Share :

Baca Juga

Indramayu

Dudung Badrun Sebut Kesalahan Bupati Indramayu Umumkan Masalah BPR KR ke Publik

Indramayu

Penyidik Akan Jemput Paksa: Erpandi Alias Bayu Diduga Kabur Setelah Dua Kali Mangkir

Terpopuler

Bupati Nina Resmikan Masjid Haji di Ponpes Kepolo Singaraja

Indramayu

Bawaslu Indramayu Dilaporkan ke KPK, Diduga Korupsi Dana Hibah Rp 20 M

Terpopuler

Lisa Mariana Klaim Punya Anak dari Ridwan Kamil, Siap Tes DNA

Terpopuler

Wakil Bupati Indramayu Panen Perdana Padi di Lahan Tadah Hujan Desa Sukaslamet

Terpopuler

Sekoper Narkoba di Balik Jabatan: Jejak Gelap Sang Kapolres

Terpopuler

Toni RM Desak Kapolda Jabar Tindak Tegas Penyidik Dugaan Penyiksaan Ririn–Priyo