Suaradermayu.com – Seorang bos padi di Indramayu mengalami kerugian besar setelah menjadi korban pencurian. Uang tunai sebesar Rp 400 juta yang baru diambil dari bank raib saat ia makan di sebuah warteg.
Korban diketahui bernama Dama, warga Desa Sukamulya, Kecamatan Tukdana, Indramayu. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (12/2/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.
Setelah mengambil uang dari bank, korban pulang menggunakan sepeda motor. Di tengah perjalanan, ia berhenti di sebuah warteg di Desa/Kecamatan Tukdana untuk makan siang. Namun, tas berisi uang Rp 400 juta diletakkan di pengait motornya, bukan dibawa masuk ke dalam warung.
Kesempatan ini dimanfaatkan pencuri yang langsung mengambil tas tersebut dan melarikan diri. Saksi mata menyebutkan bahwa pelaku mengendarai sepeda motor Honda Supra Fit dan kabur ke arah Desa Kerticala.
Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Hillal Adi Imawan, membenarkan kejadian ini dan menyatakan bahwa polisi telah menerima laporan dari korban.
“Kita juga sudah turunkan inafis untuk cek TKP dan olah TKP,” kata AKP Hillal, Kamis (13/2/2025).
Saat ini, polisi masih mengumpulkan bukti dan meminta keterangan saksi untuk mengidentifikasi pelaku.
“Semoga cepat terungkap,” tambahnya.
Kapolsek Tukdana, AKP H Cartono, juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan berupaya maksimal dalam penyelidikan kasus ini.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat, terutama yang membawa uang dalam jumlah besar. Polisi mengimbau agar warga lebih berhati-hati dan tidak meninggalkan barang berharga di tempat terbuka yang berisiko tinggi menjadi sasaran pencurian.
Kasus pencurian di Indramayu ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan dalam membawa uang tunai dalam jumlah besar. Untuk mencegah kejadian serupa, masyarakat disarankan menggunakan jasa pengamanan atau transfer bank saat melakukan transaksi dalam jumlah besar.
























