Home / Ekonomi / Indramayu

Selasa, 31 Maret 2026 - 03:16 WIB

PDAM Indramayu Ungkap Penyebab Air Keruh dan Tak Mengalir, Kapasitas Produksi Overload

Bupati Indramayu Lucky Hakim (tengah) dan Direksi PDAM Indramayu memberikan klarifikasi terkait air keruh dan terganggunya pasokan air di sejumlah wilayah Kabupaten Indramayu, Senin (30/3/2026)

Bupati Indramayu Lucky Hakim (tengah) dan Direksi PDAM Indramayu memberikan klarifikasi terkait air keruh dan terganggunya pasokan air di sejumlah wilayah Kabupaten Indramayu, Senin (30/3/2026)

Suaradermayu.com — PDAM Indramayu mengungkap sejumlah penyebab terjadinya air keruh bahkan tidak mengalir hingga berhari-hari di sejumlah wilayah. Salah satu faktor utama adalah keterbatasan kapasitas produksi air bersih yang saat ini dinilai sudah mengalami kelebihan beban (overload) dibanding jumlah pelanggan yang terus meningkat.

Direktur Utama PDAM Indramayu, Nurpan, menjelaskan saat ini perusahaan daerah tersebut melayani sekitar 157 ribu sambungan pelanggan. Sementara kapasitas produksi air bersih baru mencapai sekitar 130 ribu liter per detik, masih jauh di bawah kebutuhan ideal yang diperkirakan mencapai 200 ribu liter per detik.

Baca juga  Pemudik Tertinggal Bus di Rest Area Tol Cipali, Polisi Bantu hingga Dapat Tiket Baru

“Secara kapasitas kami sudah overload. Masih ada kekurangan sekitar 70 ribu liter per detik, sehingga berdampak pada distribusi, terutama saat terjadi gangguan,” ujarnya, Senin (30/3/2026)

Selain keterbatasan kapasitas produksi, tingkat kekeruhan air baku juga meningkat drastis saat musim hujan. Air yang bersumber dari hilir Sungai Cimanuk membawa material lumpur dari wilayah hulu, sehingga menyulitkan proses pengolahan di Instalasi Pengolahan Air (IPA). Tingkat kekeruhan yang biasanya berada di kisaran 1.000 NTU bahkan sempat melonjak hingga 11.000 NTU.
Kondisi tersebut membuat proses pengolahan air membutuhkan penyesuaian komposisi bahan agar kualitas air tetap memenuhi standar kelayakan.

Baca juga  Pelantikan MWC NU Cantigi Periode 2024-2029, Dorong Penguatan Organisasi di Tingkat Kecamatan

PDAM Indramayu juga mengakui masih bergantung pada satu sumber air baku, sehingga ketika kualitas air menurun, dampaknya langsung mempengaruhi produksi dan distribusi.

Di sisi lain, faktor jaringan pipa yang sebagian sudah berusia tua turut mempengaruhi kualitas layanan. Endapan dalam pipa berpotensi menyebabkan air terlihat keruh, terutama saat terjadi perubahan tekanan distribusi atau gangguan aliran.

Sebagai langkah perbaikan jangka pendek, PDAM Indramayu akan mengalihkan suplai air sekitar 80 liter per detik dari sektor industri ke kebutuhan rumah tangga. Selain itu, tambahan pasokan air dari wilayah Kuningan ditargetkan mulai masuk pada Mei 2026 guna membantu menstabilkan distribusi.

Baca juga  Kasus Pembunuhan di Paoman: LBH Ghazanfar Minta Hakim Jadikan HP Terdakwa Bukti Penyidikan Baru untuk Ungkap Aman Yani dkk

Dalam jangka panjang, PDAM Indramayu merencanakan pembangunan instalasi pengolahan air baru berkapasitas 200 liter per detik di wilayah Sindang serta pengembangan fasilitas di Widasari untuk memperkuat layanan di wilayah yang masuk kategori zona merah.

Menanggapi isu penggunaan bahan kimia berbahaya, PDAM memastikan seluruh bahan yang digunakan dalam proses pengolahan air telah sesuai standar dan aman. Pengawasan kualitas air juga akan diperkuat melalui pengujian laboratorium secara berkala agar air yang didistribusikan tetap layak digunakan masyarakat. (Mashadi)

Share :

Baca Juga

Indramayu

Lucky-Syaefudin Siap Debat dengan Lawan Politik

Indramayu

Kenal Pria di Medsos, Gadis Bawah Umur di Indramayu Ditinggal di Kuburan

Indramayu

Indramayu Jadi Sorotan! Ditetapkan Jadi Tuan Rumah Pengukuhan Plt Ketua PWI se-Jawa Barat

Indramayu

Berikut Barang Bukti dari Penjual Miras Oplosan yang Ditangkap Polisi

Terpopuler

3 Hektare Tebu Dirusak di Sukamulya Indramayu, Petani Desak Polisi Bertindak

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Anjatan, Puluhan Rumah Warga Rusak

Indramayu

KH Juhadi Sebut Proyek Revitalisasi Tambak Pantura Dinilai Rampas Hak Garap Warga, Ancaman Kemiskinan Baru

Indramayu

Wangi dan Manisnya Mangga Gedong Gincu Indramayu Menggoda Ibukota