Suaradermayu.com – Warga Indramayu diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul meluapnya Sungai Cimanuk, Sabtu (24/1/2026). Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Indramayu, Agus Yani, menyampaikan bahwa data dari Bendung Rentang mencatat debit Sungai Cimanuk sejak pukul 03.00 WIB mencapai 921,631 meter kubik per detik.
Baca Juga : Dedi Mulyadi Minta Kabupaten dan Kota Evaluasi Tata Ruang, Soroti Alih Fungsi Lahan Pemicu Banjir
Peningkatan debit ini membuat potensi banjir besar meningkat, terutama di bantaran sungai dan pemukiman rawan. Warga diimbau tetap tenang, waspada, dan siap mengikuti arahan evakuasi jika tanggul tidak mampu menahan luapan air.
Pantauan tim Suaradrmayu.com di Bendungan Karet Bangkir menunjukkan air sungai meluap hingga menutupi bendungan karet pengendali aliran. Akibatnya, air melimpas ke beberapa titik tanggul dan pemukiman, termasuk di wilayah Rambatan Kulon, Pilangsari, Kertasemaya, Tulungagung, Sukagumiwang, dan Bangodua.
Baca Juga : Lamban Tangani Banjir, Puluhan Warga Geruduk Dinas PUPR Indramayu
Agus Yani menyampaikan bahwa BPBD Indramayu telah menurunkan tim ke lapangan untuk pemantauan dan asesmen langsung.
“Tim kami saat ini bergerak ke Kertasemaya dan Tulungagung. Titik-titik lain sepanjang aliran Sungai Cimanuk juga terus dipantau,” ujarnya.
Selain pemantauan, BPBD menyiagakan sarana dan prasarana darurat, seperti tenda evakuasi, perahu karet, dan perlengkapan pendukung lainnya. Koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan dilakukan agar setiap wilayah dapat memantau perkembangan situasi dengan cepat.
Baca Juga : Banjir Indramayu: Tata Ruang Amburadul & Kegagalan Kepemimpinan Bupati Lucky Hakim
Agus menambahkan, status siaga Sungai Cimanuk disebabkan air kiriman dalam jumlah besar dari hulu akibat curah hujan tinggi.
“Walau di Indramayu hari ini cerah, hujan deras terjadi di wilayah hulu. Debit air yang tinggi ini harus diantisipasi agar tidak menimbulkan kerusakan tanggul atau banjir lebih luas,” jelasnya.
BPBD Indramayu juga bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung untuk mengendalikan aliran air agar debit tidak menimbulkan bencana. Pihaknya berharap debit air bisa segera menurun sehingga banjir besar tidak meluas ke pemukiman warga.
Baca Juga : BPBD Indramayu Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di 39 Desa
Warga Indramayu diimbau tetap tenang dan waspada serta siap mengikuti arahan petugas jika kondisi darurat terjadi. BPBD menekankan pentingnya kewaspadaan dan tindakan cepat untuk meminimalkan risiko bencana. (Mashadi)

























