Home / Indramayu

Jumat, 25 Juli 2025 - 09:44 WIB

Indramayu Siap Gelar Pilkades Digital Pertama di Jawa Barat, Bupati Lucky Hakim Pastikan Transparansi dan Keamanan

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, saat menerima kunjungan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDesa) Provinsi Jawa Barat, Mochamad Ade Afriandi, di Pendopo Kabupaten Indramayu pada Kamis (24/7/2025).

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, saat menerima kunjungan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDesa) Provinsi Jawa Barat, Mochamad Ade Afriandi, di Pendopo Kabupaten Indramayu pada Kamis (24/7/2025).

Suaradermayu.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu bersiap mencetak sejarah baru dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dengan menerapkan sistem digital untuk pertama kalinya. Sebanyak 139 desa akan mengikuti pilkades serentak yang dijadwalkan pada Desember 2025 mendatang.

Baca Juga : Pemprov Jabar Siapkan Rp5 Miliar untuk Pilwu Digital di 139 Desa Indramayu

Langkah inovatif ini dikonfirmasi langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, saat menerima kunjungan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDesa) Provinsi Jawa Barat, Mochamad Ade Afriandi, di Pendopo Kabupaten Indramayu pada Kamis (24/7/2025).

“Pilkades digital adalah langkah maju menuju demokrasi yang modern, transparan, dan efisien. Ini menjadi yang pertama di Jawa Barat dan kita bangga Indramayu menjadi pelopornya,” ujar Lucky Hakim.

Fokus pada Literasi Digital dan Keamanan Sistem

Lebih dari sekadar menyediakan perangkat teknologi, Pemkab Indramayu memprioritaskan peningkatan literasi digital masyarakat. Menurut Bupati Lucky, pemahaman warga terhadap tata cara baru dalam menggunakan sistem digital menjadi krusial agar pelaksanaan pilkades berjalan lancar.

Baca juga  Isu Politik Terkini : Ady Setiawan Masuk Bakal Cawabup Nina Agustina

“Mekanisme ini perlu disosialisasikan secara masif. Kita tidak bisa hanya mengandalkan teknologi tanpa kesiapan SDM. Transparansi dan akuntabilitas tetap menjadi prinsip utama,” tegasnya.

Baca Juga : Gubernur Jabar Wajibkan e-Voting untuk Pilkades!

Lucky juga menyebut bahwa pemungutan suara akan dilakukan secara elektronik, namun tetap dibarengi dengan bukti fisik berupa cetakan surat suara. Hal ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan publik dan memberikan cross-check data penghitungan suara digital.

Sistem Terintegrasi dan Anti-Kecurangan

Dalam sistem baru ini, daftar pemilih akan langsung diintegrasikan dengan database kependudukan dari Dukcapil, guna memastikan akurasi dan mencegah pemilih ganda. Setiap warga hanya akan memiliki satu kesempatan memberikan suara.

“Kami menggunakan sistem enkripsi dan pengamanan berlapis pada perangkat aplikasi yang digunakan. Ini mencegah potensi manipulasi data dan menjamin suara warga tidak disalahgunakan,” ujar Bupati Lucky.

Indramayu Jadi Percontohan Pilkades Digital se-Jawa Barat

Kepala DPMDesa Provinsi Jawa Barat, Mochamad Ade Afriandi, menyampaikan bahwa Indramayu ditunjuk sebagai pilot project pelaksanaan pilkades digital di Jawa Barat. Keberhasilan ini akan menjadi role model bagi pelaksanaan serupa di kabupaten/kota lain di tahun 2026.

Baca juga  Pemuda Diduga Anggota Geng Motor Ditangkap Saat Hendak Tawuran di Indramayu

“Ini adalah momentum penting dalam sejarah demokrasi desa. Indramayu menjadi pelopor dalam digitalisasi pemilu tingkat desa,” ujarnya.

DPMDesa akan menyiapkan tim teknis di tiap desa untuk melakukan pendampingan mulai dari simulasi hingga hari pelaksanaan. Tim ini juga akan memastikan tidak ada kendala teknis maupun kekeliruan dalam pengoperasian aplikasi.

Baca Juga : Pansus 5 DPRD Indramayu Tetapkan Syarat Calon Kuwu Tetap SMP, Aturan Baca Al-Qur’an Dihapus

Dukungan Penuh dari Pemprov Jawa Barat

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menyediakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) yang sudah terintegrasi dengan sistem penghitungan suara digital.

Bantuan tersebut mencakup:

Komputer dan tablet voting, jaringan internet aman, aplikasi berbasis enkripsi suara dan pelatihan operator lokal

“Gubernur Jawa Barat memberikan perhatian khusus terhadap suksesnya program ini. Kami ingin demokrasi desa tidak hanya berjalan, tetapi juga berkualitas dan adil,” tambah Ade Afriandi.

Baca juga  Propam Polda Jabar Periksa Ayah Putri Apriyani, Toni RM Sebut Ada Oknum Polisi Terlibat

Sosialisasi dan Pelatihan Warga

Untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan, DPMDesa akan bekerja sama dengan pemerintah desa untuk melakukan sosialisasi langsung ke masyarakat. Termasuk memberikan pelatihan kepada petugas TPS digital dan relawan teknologi desa.

Kampanye edukatif ini akan dilakukan melalui berbagai media:

Sosialisasi langsung di balai desa

Simulasi pemungutan suara digital

Media sosial dan video tutorial

Brosur dan booklet panduan pemilih

Demokrasi Desa Era Digital

Dengan hadirnya pilkades digital pertama di Indramayu, demokrasi di tingkat akar rumput mulai masuk ke era baru. Ke depan, model ini diharapkan menjadi standar baru dalam pelaksanaan pemilu yang lebih modern, efisien, dan terpercaya.

Bupati Lucky Hakim menegaskan bahwa seluruh elemen pemerintahan akan bekerja keras agar Pilkades 2025 menjadi sukses besar dan dikenang sebagai tonggak sejarah transformasi digital di Indramayu.

“Ini bukan hanya tentang teknologi. Ini tentang bagaimana kita membangun kepercayaan rakyat melalui inovasi,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Dandim Indramayu Berangkat Haji Bareng Warga, Wakil Bupati Syaefudin: Doakan Daerah Kita Maju dan Religius!

Edukasi

Ancam Wartawan, Kuwu Sukagumiwang Indramayu Dipolisikan

Terpopuler

LBH Ghazanfar: Kejati Jabar Masuk Angin? 16 Koordinator Debitur BPR KR Belum Juga Ditetapkan Tersangka

Indramayu

Modus Warung Kopi, Wanita Cantik di Indramayu Diciduk Polisi Diduga Jadi Pengedar Pil Koplo

Indramayu

Polres Indramayu Gelar Jumat Berkah Presisi, Ratusan Paket Sembako Disalurkan Door to Door

Indramayu

Siap-siap, Bulog Indramayu Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng ke 200 Ribu KK

Indramayu

Bahaya, Lampu Merah Bunderan Kijang Mati, Pengguna Jalan Resah

Indramayu

Toni RM Bongkar Misteri Kematian Putri Apriyani: Kenapa Bripda Alvian Melarikan Diri?