Home / Daerah

Rabu, 4 Juni 2025 - 16:23 WIB

Gubernur Jabar Wajibkan e-Voting untuk Pilkades!

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Suaradermayu.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengeluarkan kebijakan baru yang mengubah wajah demokrasi di desa. Mulai tahun ini, seluruh proses pemilihan kepala desa (pilkades) di Jawa Barat akan menggunakan sistem e-Voting atau pemungutan suara secara digital.

Baca Juga : Audit Dana Desa Indramayu: Terbongkar Fakta Mengejutkan

Kebijakan ini diumumkan Dedi saat meluncurkan sistem transaksi nontunai untuk pengelolaan keuangan desa, bertempat di Gedung Graha Pupuk Kujang, Kawasan Industri Kujang Cikampek (KIKC), Kabupaten Karawang, Selasa (3/6/2025).

Baca juga  Kuwu Berganti: Bisakah Pamong Desa Diganti Seenaknya?

“Ini bagian dari reformasi layanan publik dan demokrasi desa. Biayanya murah, partisipasi meningkat, dan sistemnya transparan,” ujar Dedi di hadapan kepala desa dan perangkat daerah.

Tak hanya pemilu desa yang dibuat digital, sistem pengelolaan keuangan desa juga ikut ditransformasikan menjadi e-Budgeting. Dengan sistem ini, seluruh transaksi keuangan desa dilakukan secara nontunai dan terekam dalam sistem digital.

Baca juga  Gebrakan Dedi Mulyadi: Gubernur Jabar Larang Study Tour hingga Hapus PR Sekolah

“Uang masuk lewat transfer, belanja juga lewat sistem. Semua tercatat dan mudah diaudit,” jelas Dedi, yang akrab disapa KDM.

Menurutnya, digitalisasi ini menjadi alat penting untuk mencegah penyimpangan. “Data digital tidak bisa dimanipulasi. Kalau ada kejanggalan, mudah sekali dideteksi,” tambahnya.

Program ini disebut sebagai langkah strategis untuk mendorong tata kelola pemerintahan desa yang profesional dan bersih. Masyarakat pun diharapkan lebih aktif mengawal proses pembangunan desa melalui akses informasi yang terbuka.

Baca juga  Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Pecat Kepsek SMAN 6 Depok karena Study Tour 

“Semoga ini jadi spirit baru bagi seluruh warga desa di Jawa Barat,” tutup Dedi.

Baca Juga : APDESI Indramayu Kumpul! Wabup Buka-bukaan Soal Dana Desa dan Bahayanya

Kebijakan ini menandai langkah besar digitalisasi layanan publik di tingkat desa, dan diharapkan menjadi model nasional dalam waktu dekat.

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemprov Jabar Setop BPMU, Sekolah Swasta Tak Terima Bantuan Lagi Mulai 2026

Daerah

Jabar Siapkan Rp 1,5 Triliun untuk Pemilu 2024, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Polarisasi Politik!

Daerah

Dedi Mulyadi Perpanjang Pengampunan Pajak Kendaraan di Jabar, Catat Batas Waktunya!

Daerah

Terbongkar! Modus “Wali” di Ponpes Pati, Oknum Kiai Diduga Lecehkan Puluhan Santriwati

Daerah

Pengacara Toni RM Laporkan Dugaan Pemalsuan Dokumen ke Polres Bojonegoro, Diterima Hangat Penyidik

Peristiwa

Tragedi Laut Indramayu: Kapal Nelayan Dihantam Tongkang di Pulau Biawak, 2 Tewas dan 4 Hilang

Daerah

Polis Tangkap YouTuber Resbob, Terkait Ujaran Kebencian, Ancaman Penjara 6 Tahun

Daerah

Akhir Pelarian Sang Kiai, Tersangka Cabuli Puluhan Santriwati Ditangkap di Wonogiri