Suaradermayu.com – Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Perwakilan Indramayu, Ihsan Mahfudz, mengajak umat muslim memaknai Idul Adha lebih dari sekadar ritual penyembelihan hewan kurban. Hari raya ini, menurutnya, adalah momentum untuk introspeksi dan memperbaiki diri.
Pesan ini ia sampaikan saat bertindak sebagai khatib Shalat Idul Adha di Masjid Al Barokah, Desa Rawadalem, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Jumat, 9 Juni 2025. Ribuan jamaah memadati masjid untuk mendengarkan khutbah yang sarat makna itu.
Dalam khutbahnya, Ihsan yang akrab disapa Ichank menegaskan bahwa setiap momentum besar dalam Islam membawa pelajaran hidup. Makna Idul Adha bukan semata tentang menyembelih hewan kurban, melainkan simbol penyembelihan nafsu buruk yang membelenggu manusia.
“Allah memberi kita waktu, kesempatan, dan energi. Lalu, apakah kita sudah menggunakannya untuk menjadi pribadi yang lebih baik? Jangan sampai kita terlena dalam rutinitas tanpa pernah mengevaluasi diri,” tegasnya.
Lebih jauh, Ihsan mengajak jamaah untuk merenung dan bertanya pada diri sendiri:
“Apakah saya sudah menjadi anak yang baik? Suami atau istri yang bijak? Tetangga yang peduli? Apakah saya sudah menjauhkan diri dari kemaksiatan dan makin mendekat kepada Allah?”
Ia kemudian mengutip QS. Ar-Ra’d: 11: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri.”
Menurutnya, perubahan sejati berawal dari dalam diri.
Ihsan juga mengingatkan sabda Rasulullah SAW bahwa setiap manusia pasti pernah berbuat kesalahan. Namun, manusia terbaik adalah mereka yang senantiasa bertaubat.
Ia menegaskan agar umat muslim tidak menyia-nyiakan momentum Idul Adha. “Jadikan kurban bukan hanya pengorbanan harta, tetapi juga pengorbanan ego, kesombongan, dan kebiasaan buruk,” ujarnya.
Ia mengajak untuk memulai dari hal-hal sederhana: memperbaiki niat, memperbanyak dzikir, memperkuat ibadah, dan memperbaiki akhlak.
Dalam kesempatan itu, Ihsan bersama jamaah turut mendoakan para jamaah haji yang tengah menjalani wukuf di Padang Arafah. Ia berharap mereka diberi kekuatan lahir batin dan meraih predikat haji mabrur.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keluarga dan anak-anak dari pengaruh buruk zaman modern.
“Semoga Allah menerima kurban kita dan menerima niat kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” pungkas Ihsan, yang juga menjabat sebagai Plt Ketua PWI Indramayu.























