Suaradermayu.com – Warga Blok Kepolo, Desa Singaraja, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, mengeluhkan kondisi jalan desa yang gelap gulita setiap malam. Jalan sepanjang hampir 500 meter yang berada tepat di sisi kali besar itu belum memiliki penerangan jalan umum (PJU), sehingga sangat membahayakan keselamatan warga.
Baca Juga : Kasus Pelajar Singaraja Tewas di Bunderan Kijang Indramayu, Polisi Pastikan Tak Ada Keterlibatan Geng Motor
“Kalau malam, gelap total. Padahal di sampingnya itu ada kali. Kalau orang enggak tahu medan, bisa-bisa terperosok,” kata Laylatul Qomariah, warga setempat, Sabtu (19/7/2025).
Mashudi, warga lainnya, menambahkan bahwa jalan tersebut sangat vital, apalagi ia setiap malam menuju tambak melalui jalur itu. Ia juga menyebut sempat muncul ular besar dari semak-semak di pinggir jalan.
“Kalau malam hari pasti saya melewati jalan gelap itu. Harus hati-hati, apalagi kemarin malam ada ular sanca besar. Untung bisa ditangkap warga,” ujarnya.
Menurut warga, keluhan soal gelapnya jalan sudah disampaikan ke pemerintah desa berkali-kali. Banyak juga anak-anak yang pulang malam setelah mengaji harus melewati jalur ini dengan rasa takut.
“Anak-anak kalau pulang ngaji malam-malam harus pakai senter. Sudah kami usulkan, tapi belum juga ada realisasi,” tambah Layla.
Baca Juga : Majlis Kandang Macan Singaraja, Suasana Dzikir dan Manakiban yang Menggetarkan Hati
Pantauan Suaradermayu.com di lokasi, kondisi jalan tersebut memang sangat gelap tanpa penerangan sama sekali. Jalan yang berada hanya dua meter dari bibir kali besar ini juga tidak dilengkapi pagar pembatas atau rambu peringatan.
Namun, saat dikonfirmasi Suaradermayu.com, Kepala Desa Singaraja, Suebah, akhirnya memberikan penjelasan. Ia memastikan bahwa pembangunan penerangan jalan sudah dianggarkan dan akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
“Itu sudah dianggarkan tahun ini dan masuk tahap 2,” ujarnya singkat, Sabtu (19/7/2025).
Pernyataan ini sedikit melegakan warga, meski mereka berharap pembangunan segera direalisasikan dan tidak molor dari jadwal. “Mudah-mudahan tidak cuma janji, karena ini menyangkut keselamatan,” tegas Mashudi.
Baca Juga : Sekdes Singaraja Diduga Palsukan Tandatangan Stempel Camat untuk Pembuatan AJB
Penerangan jalan umum bukan sekadar kebutuhan kenyamanan, tetapi menyangkut nyawa dan keamanan masyarakat. Diharapkan, realisasi program ini bisa benar-benar diwujudkan tahun ini sesuai janji pemerintah desa.


























