Home / Terpopuler

Senin, 30 Juni 2025 - 11:51 WIB

Prabowo Teken PP Justice Collaborator, Saksi Pelaku Bisa Dapat Remisi hingga Penghargaan

Presiden Prabowo resmi menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur tentang Justice Collaborator, atau saksi pelaku tindak pidana yang bersedia bekerja sama dengan aparat penegak hukum.

Presiden Prabowo resmi menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur tentang Justice Collaborator, atau saksi pelaku tindak pidana yang bersedia bekerja sama dengan aparat penegak hukum.

Suaradermayu.com – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto kembali mengambil langkah strategis dalam reformasi penegakan hukum. Melalui kebijakan terbaru, Prabowo resmi menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur tentang Justice Collaborator, atau saksi pelaku tindak pidana yang bersedia bekerja sama dengan aparat penegak hukum.

Baca Juga : Guncang Dunia Ormas! Prabowo Bentuk Satgas Khusus Basmi Premanisme Pengganggu Investasi

Kebijakan ini memberikan ruang bagi para tersangka, terdakwa, hingga terpidana yang mau mengungkap kejahatan yang lebih besar dengan imbalan keringanan hukuman atau bentuk penghargaan lainnya.

Dalam beleid yang ditandatangani pekan ini, ditegaskan bahwa saksi pelaku yang memberikan informasi penting, membantu proses penyidikan, serta bersedia memberikan kesaksian di pengadilan, akan mendapatkan penanganan khusus hingga hak-hak istimewa sesuai ketentuan yang berlaku.

Penanganan Khusus bagi Justice Collaborator

Mengacu pada isi peraturan tersebut, terdapat beberapa bentuk perlindungan dan fasilitas khusus yang akan diberikan kepada saksi pelaku, antara lain:

Baca juga  Pemkab Indramayu Dukung Koperasi Merah Putih, Bupati Lucky Hakim: Saatnya Desa Bangkit Lewat Ekonomi Rakyat!

Pemisahan Tempat Penahanan
Saksi pelaku akan ditempatkan terpisah dari para tersangka, terdakwa, atau narapidana lain yang perkaranya diungkapkan oleh saksi tersebut.

Baca Juga : Kerugian Negara Kasus Korupsi Pertamina Patra Niaga Capai Rp1.000 Triliun, Jampidsus: Masih Dihitung BPK

Pemisahan Berkas Perkara
Dalam proses penyidikan dan penuntutan, berkas perkara saksi pelaku akan dipisahkan dari berkas tersangka atau terdakwa lainnya untuk menghindari intervensi atau intimidasi.

Perlindungan Saat Persidangan
Saksi pelaku dapat memberikan kesaksian tanpa harus berhadapan langsung dengan terdakwa yang terlibat dalam tindak pidana yang diungkap.

Penghargaan Bagi Saksi Pelaku

Selain jaminan keamanan, pemerintah juga menyiapkan bentuk penghargaan bagi saksi pelaku yang berstatus sebagai narapidana maupun terdakwa. Beberapa bentuk penghargaan yang bisa diperoleh antara lain:

Baca juga  Jangan Kaget! Tiba-tiba Tak Dapat Bansos April 2026, Pemerintah Coret 11 Ribu Penerima PKH-BPNT

1. Keringanan penjatuhan pidana oleh hakim.

2. Hak pembebasan bersyarat.

3. Pemberian remisi tambahan.

4. Penghargaan lain yang diatur dalam ketentuan perundang-undangan.

Baca Juga : Kejagung Tetapkan Dirut PT Pertamina Patra Niaga sebagai Tersangka Korupsi Minyak Rp 193,7 Triliun

Presiden Prabowo Subianto menyatakan, kebijakan ini bertujuan memperkuat upaya pemberantasan kejahatan serius seperti korupsi, narkotika, hingga kejahatan terorganisir lainnya.

Langkah Serius dalam Reformasi Hukum

Kebijakan Justice Collaborator bukan hal baru dalam sistem hukum internasional. Beberapa negara maju telah lebih dulu menerapkannya untuk mendorong pelaku kejahatan yang memiliki peran kecil namun mengetahui jaringan atau dalang besar di balik tindak pidana agar mau bekerja sama dengan aparat.

Dengan diterbitkannya PP ini, Indonesia menunjukkan komitmen serius dalam memotong mata rantai kejahatan besar melalui peran aktif para saksi pelaku.

Baca juga  Waspadai Pemalsuan Tanda Tangan, Pelaku Terancam 6 Tahun Penjara

“Langkah ini adalah bagian dari strategi besar mempercepat penuntasan kasus-kasus kejahatan serius yang selama ini sulit diungkap karena minimnya informasi dari orang dalam,” ujar salah satu praktisi hukum yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga : Mahfud MD Apresiasi Kejagung Bongkar Korupsi Rp 193,7 Triliun di Pertamina, Sebut Dapat Restu Presiden Prabowo

Respons Positif dari Berbagai Pihak

Sejumlah pihak, mulai dari pegiat antikorupsi hingga akademisi, menyambut baik terbitnya PP Justice Collaborator ini. Mereka berharap implementasi di lapangan berjalan objektif tanpa penyalahgunaan, agar tidak ada celah bagi pelaku besar lolos dari jerat hukum dengan berlindung di balik status saksi pelaku.

Namun demikian, pengawasan ketat terhadap proses penetapan Justice Collaborator juga dinilai mutlak diperlukan untuk menjaga keadilan dan integritas penegakan hukum.

 

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Heboh! Mobil Mewah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Nunggak Pajak Puluhan Juta, Alasannya Bikin Geleng-Geleng

Indramayu

Kasus Pemerkosaan Anak SD di Indramayu, Kak Seto : Perlindungan Terhadap Anak Harus Ditingkatkan Lagi

Terpopuler

Sidang Gugatan PWI vs Dewan Pers Memanas, Saksi Senior Ungkap Fakta Sejarah Penyegelan

Indramayu

Dugaan Timses No.1 Kumpulkan C6 Pilwu Singajaya, Warga Diiming-Imingi Rp100 Ribu

Sorotan

Dibongkar Istri Noel! Eks Menag Yaqut Ternyata Sudah Jadi Tahanan Rumah

Terpopuler

Ini yang Disasar, Polisi Gelar Operasi Keselamatan Lodaya 4-17 Maret 2024

Terpopuler

Kasus “Black Transfer” Rp 2 Miliar PDAM Indramayu Naik Penyidikan, GEMI Desak Kejaksaan Tuntaskan

Indramayu

Polres Indramayu Bedah Rumah Derita Carwadi Jadi Rumah Layak Huni