Suaradermayu.com – Kisah pilu dari Indramayu kembali menggugah empati publik. Sopyah Supriatin (22), seorang gadis muda asal Blok Bong, Kelurahan Lemah Mekar, Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu, selama bertahun-tahun hidup bersama adiknya di sebuah rumah semi permanen yang berdiri tepat di atas tanah makam Tionghoa.
Baca Juga : Viral! TNI-Polri Memandikan Ibu Sakit, Bikin Haru
Kisah ini pertama kali menjadi sorotan nasional pada tahun 2022 melalui media sosial dan konten video kemanusiaan. Namun meski sempat viral, nasib Sopyah tak banyak berubah. Ia tetap tinggal di lokasi yang sama, menjalani hidup dalam keterbatasan dan tanpa dukungan penuh dari keluarga. Ibunya telah lama meninggal, sedangkan sang ayah tak tinggal bersama mereka.
Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, Sopyah bekerja serabutan, kadang terlihat mengangkut kayu tanpa alas kaki. Ketabahannya membuat banyak orang terenyuh. Kisah ini kembali mencuat ke publik pada pertengahan 2025 setelah potongan video lama viral di berbagai platform.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengaku tersentuh dan langsung meninjau lokasi. “Saya tergerak setelah menonton ulang tayangan podcast yang pernah mengangkat kisah Sopyah. Saat saya datang, ternyata dia masih tinggal di tempat yang sama. Rumahnya sangat memprihatinkan,” ujar Lucky Hakim melalui video yang diterima Suaradermayu.com, Minggu (1/6/2025).
Tak ingin hanya menjadi penonton, Bupati Lucky bergerak cepat. Ia mengajak Sopyah berbincang secara langsung. “Dia bilang ingin pekerjaan tetap dan rumah layak. Saya merasa ini tanggung jawab pemerintah daerah,” tegasnya.
Baca Juga : Viral! Nenek 76 Tahun di Cianjur Diduga Dianiaya, Kantor Hukum Ternama Turun Tangan
Menindaklanjuti hal itu, Pemkab Indramayu segera menyiapkan rumah kontrakan layak huni bagi Sopyah dan adiknya. Rumah tersebut sudah dilengkapi kamar ber-AC, dapur bersih, serta fasilitas dasar yang manusiawi. Bahkan rumah lamanya yang berada di atas makam telah dibongkar.
“Alhamdulillah, sekarang dia sudah menempati rumah baru. Harapannya, ia bisa hidup lebih layak dan tidak kembali lagi ke sana,” kata Lucky.
Langkah responsif dan penuh empati dari Bupati Indramayu ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Di media sosial, banyak warganet menyampaikan apresiasi dan harapan agar perhatian semacam ini tidak hanya muncul saat viral, tetapi juga berkelanjutan untuk masyarakat kecil lainnya.
Baca Juga : Viral! Nama dan Wajah Bupati Indramayu Lucky Hakim Dicatut Akun TikTok Palsu
Kisah Sopyah menjadi cermin betapa persoalan sosial di akar rumput masih membutuhkan perhatian serius. Namun, di balik kisah sedih itu, terselip harapan baru—berkat empati, tindakan cepat, dan kehadiran negara di saat yang tepat.

























