Home / Indramayu / Terpopuler

Senin, 2 Juni 2025 - 07:01 WIB

Viral!Gadis Tinggal di Makam Dapat Rumah Baru

Bupati Indramayu Lucky Hakim memberikan rumah layak untuk Sopyah gadis yang tinggal diatas tanah kuburan

Bupati Indramayu Lucky Hakim memberikan rumah layak untuk Sopyah gadis yang tinggal diatas tanah kuburan

Suaradermayu.com – Kisah pilu dari Indramayu kembali menggugah empati publik. Sopyah Supriatin (22), seorang gadis muda asal Blok Bong, Kelurahan Lemah Mekar, Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu, selama bertahun-tahun hidup bersama adiknya di sebuah rumah semi permanen yang berdiri tepat di atas tanah makam Tionghoa.

Baca Juga : Viral! TNI-Polri Memandikan Ibu Sakit, Bikin Haru

Kisah ini pertama kali menjadi sorotan nasional pada tahun 2022 melalui media sosial dan konten video kemanusiaan. Namun meski sempat viral, nasib Sopyah tak banyak berubah. Ia tetap tinggal di lokasi yang sama, menjalani hidup dalam keterbatasan dan tanpa dukungan penuh dari keluarga. Ibunya telah lama meninggal, sedangkan sang ayah tak tinggal bersama mereka.

Baca juga  Bupati Lucky Hakim Jelaskan Pembongkaran Tulisan Puspawangi di Alun-Alun Indramayu

Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, Sopyah bekerja serabutan, kadang terlihat mengangkut kayu tanpa alas kaki. Ketabahannya membuat banyak orang terenyuh. Kisah ini kembali mencuat ke publik pada pertengahan 2025 setelah potongan video lama viral di berbagai platform.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengaku tersentuh dan langsung meninjau lokasi. “Saya tergerak setelah menonton ulang tayangan podcast yang pernah mengangkat kisah Sopyah. Saat saya datang, ternyata dia masih tinggal di tempat yang sama. Rumahnya sangat memprihatinkan,” ujar Lucky Hakim melalui video yang diterima Suaradermayu.com, Minggu (1/6/2025).

Baca juga  Viral! Pemuda di Indramayu Tangkap Pria Diduga Pengedar Uang Palsu

Tak ingin hanya menjadi penonton, Bupati Lucky bergerak cepat. Ia mengajak Sopyah berbincang secara langsung. “Dia bilang ingin pekerjaan tetap dan rumah layak. Saya merasa ini tanggung jawab pemerintah daerah,” tegasnya.

Baca Juga : Viral! Nenek 76 Tahun di Cianjur Diduga Dianiaya, Kantor Hukum Ternama Turun Tangan

Menindaklanjuti hal itu, Pemkab Indramayu segera menyiapkan rumah kontrakan layak huni bagi Sopyah dan adiknya. Rumah tersebut sudah dilengkapi kamar ber-AC, dapur bersih, serta fasilitas dasar yang manusiawi. Bahkan rumah lamanya yang berada di atas makam telah dibongkar.

“Alhamdulillah, sekarang dia sudah menempati rumah baru. Harapannya, ia bisa hidup lebih layak dan tidak kembali lagi ke sana,” kata Lucky.

Baca juga  Dr. Khalimi Bongkar Fakta Mengejutkan Usai Klarifikasi Anggi Noviah di BK DPRD Indramayu

Langkah responsif dan penuh empati dari Bupati Indramayu ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Di media sosial, banyak warganet menyampaikan apresiasi dan harapan agar perhatian semacam ini tidak hanya muncul saat viral, tetapi juga berkelanjutan untuk masyarakat kecil lainnya.

Baca Juga : Viral! Nama dan Wajah Bupati Indramayu Lucky Hakim Dicatut Akun TikTok Palsu

Kisah Sopyah menjadi cermin betapa persoalan sosial di akar rumput masih membutuhkan perhatian serius. Namun, di balik kisah sedih itu, terselip harapan baru—berkat empati, tindakan cepat, dan kehadiran negara di saat yang tepat.

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Peringati Hari Santri 2022, Bupati Nina : Santri dan Pemerintah Harus Bersinergi Wujudkan Indramayu Bermartabat

Indramayu

DPRD Indramayu Bongkar Keterlibatan Salman di Tim Seleksi Dewas PDAM, Legalitasnya Dipertanyakan

Terpopuler

Pedagang Pecel Lele Bisa Kena Pasal Korupsi? Ini Penjelasan Ahli Hukum di Sidang MK

Terpopuler

Ancaman Narkoba Makin Serius, BNN Kerahkan 1.818 Fasilitator P4GN hingga Desa

Terpopuler

Kuswanto Pujiantono Tekankan Usaha Kecil Menengah di Desa Harus Diperhatikan

Indramayu

Aksi Ratusan Wartawan Indramayu Tolak RUU Penyiaran dan Tuntut Kuwu Sukagumiwang Dipenjarakan

Indramayu

Kapolres Indramayu Resmi Berganti, AKBP Mochamad Fajar Gemilang Siap Tingkatkan Pelayanan Publik

Indramayu

Bupati Lucky Hakim: Eksploitasi Ular, Burung Hantu, dan Biawak Sebabkan Tikus Sawah Merajalela