Home / Indramayu / Terpopuler

Rabu, 11 Juni 2025 - 21:51 WIB

Viral! Nama dan Wajah Bupati Indramayu Lucky Hakim Dicatut Akun TikTok Palsu

Oplus_0

Oplus_0

Suaradermayu.com – Jagat maya kembali dihebohkan dengan kemunculan akun TikTok palsu yang mencatut nama dan wajah Bupati Indramayu, Lucky Hakim. Akun dengan nama pengguna @luckyhakim.official tersebut menampilkan video yang seolah-olah memperlihatkan Lucky tengah berbicara langsung dan menjanjikan pembagian uang kepada masyarakat.

Padahal, menurut penuturan Lucky, video tersebut adalah hasil rekayasa teknologi Artificial Intelligence (AI) yang memanipulasi wajah, suara, dan gaya bicaranya sehingga tampak seperti asli.

“Ini akun palsu menggunakan teknologi AI, seolah-olah saya ngomong akan bagi-bagi uang. Bahkan komentarnya sudah disetting seakan-akan orang menerima uang,” ujar Lucky Hakim, melalui keterangan video, Selasa (11/6/2025).

Menurut Lucky, aksi manipulatif ini sangat membahayakan karena sudah ada korban yang tertipu dan melakukan transfer sejumlah uang.

Baca juga  Bupati Lucky Hakim Raih TOP Pembina BUMD 2026, LBH Ghazanfar: Prestasi atau Ilusi?

“Ada yang sudah ketipu, transfer Rp5 juta. Ini bahaya sekali. Dia (pelaku) benar-benar memanfaatkan teknologi AI untuk menipu,” imbuhnya dengan nada geram.

Bupati yang dikenal aktif di media sosial ini mengaku tengah menyiapkan langkah hukum untuk melaporkan akun palsu tersebut ke pihak kepolisian. Ia juga mengimbau kepada masyarakat Indramayu agar tidak mudah percaya dengan ajakan yang mengatasnamakan dirinya, apalagi yang menjanjikan hadiah atau uang tunai lewat media sosial.

Kasus ini membuka mata publik bahwa penyalahgunaan teknologi AI semakin canggih dan meresahkan. Dengan kemampuan deepfake, pelaku dapat membuat konten video yang tampak sangat meyakinkan, padahal palsu. Dalam kasus ini, wajah dan suara Bupati Lucky ditiru secara persis oleh sistem AI untuk memancing kepercayaan masyarakat.

Baca juga  Tampang Sindikat Maling Motor Indramayu-Lampung Dibekuk di Magelang

Pakar keamanan digital, Arif Nugraha, saat dihubungi terpisah menyebut bahwa fenomena ini harus menjadi peringatan bagi semua pihak, termasuk pejabat publik.

“Ini bukan sekadar pencemaran nama baik, tapi sudah masuk ranah penipuan digital. Masyarakat harus mulai mengenali tanda-tanda konten deepfake, dan pemerintah perlu bergerak cepat memberi edukasi digital,” jelas Arif.

Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) juga telah merespons kejadian ini. Mereka meminta masyarakat untuk melaporkan akun-akun media sosial mencurigakan yang mencatut nama pejabat atau lembaga resmi.

Baca juga  Terharu, Bupati Nina Bagikan THR ke Petugas Kebersihan

Sementara itu, Lucky menegaskan bahwa setiap informasi resmi dari dirinya hanya akan disampaikan melalui kanal media sosial terverifikasi atau melalui situs resmi Pemkab Indramayu.

“Saya mohon masyarakat tidak mudah percaya. Jika ada yang menjanjikan uang atau hadiah mengatasnamakan saya, jangan langsung percaya. Selalu cek ulang ke sumber resmi,” pungkasnya.

Kasus pencatutan nama Lucky Hakim oleh akun palsu dengan teknologi AI menjadi peringatan serius bagi semua kalangan. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, kewaspadaan digital menjadi keharusan. Jangan sampai niat baik kita malah dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab.

 

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Rata-rata Hamil Duluan, Permohonan Dispensasi Nikah di PA Indramayu Tinggi

Indramayu

Mengenal Sosok Pasangan Lucky Hakim : Syaefudin ‘REANG’ Banget

Indramayu

Jaksa Jadikan Palu Tanpa Uji Lab sebagai Bukti di Sidang Paoman, LBH Ghazanfar: Penyidikan Terburuk yang Pernah Ada di Indonesia

Indramayu

Polres Indramayu Dalami Laporan Dugaan Perdagangan Orang, Diduga Libatkan BLK BJM

Terpopuler

Wabup Indramayu Hadiri Peringatan Nuzulul Qur’an, Santunan untuk 146 Anak Yatim dan 465 Warga Tidak Mampu

Indramayu

Kronologi Lengkap : Terbunuhnya Putri Apriyani Hingga Bripda Alvian Ditangkap

Indramayu

PANEN GEDE! Indramayu Cetak Rekor 11 Ton per Hektare, Rahasianya Cuma Pakai 10 Kg Bibit

Indramayu

Zulhelpi Ngaku Ramai-ramai Dobrak Paksa Rumah Korban H. Sahroni di Paoman; LBH Ghazanfar: Kenapa Tidak Ada Sidik Jarinya?