Home / Terpopuler

Minggu, 13 April 2025 - 22:09 WIB

Wow! Penyapu Koin di Jembatan Sewo Akan Dihapus, Pemkab Indramayu Siapkan Pekerjaan Baru yang Tak Terduga!

Penyapu koin di Jembatan Sewo Indramayu

Penyapu koin di Jembatan Sewo Indramayu

Suaradermayu.com – Menjelang musim mudik Lebaran, fenomena penyapu koin di Jembatan Sewo, perbatasan Indramayu-Subang, kembali menjadi sorotan. Aktivitas yang dilakukan warga dengan menyapu koin dari pemudik ini dinilai membahayakan, baik bagi pelaku maupun pengguna jalan, karena dapat menghambat kelancaran lalu lintas di jalur Pantura.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu mulai menyiapkan skema strategis untuk menanggulangi persoalan ini secara permanen. Salah satu langkah konkret yang akan ditempuh adalah memberdayakan para penyapu koin melalui program pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Baca juga  Penyidik Kejaksaan Obok-obok Ruangan Disdik Indramayu, Dugaan Manipulasi dan Mark-up Data Peserta Didik Tengah Disidik

Camat Sukra, Bagus Asep Trisandi, mengungkapkan bahwa Pemkab berencana memfasilitasi warga yang biasa menyapu koin untuk beralih pekerjaan ke sektor yang lebih aman dan produktif. Salah satunya adalah dengan mengembangkan bank sampah di sekitar Jembatan Sewo.

“Kami sedang menyiapkan pemberdayaan masyarakat melalui bank sampah. Skema ini dinilai paling memungkinkan untuk dilakukan saat ini,” ujar Bagus, Minggu (13/4/2025).

Baca juga  Audit Dana Desa Indramayu Bongkar Banyak Kejanggalan

Sampah kiriman dari daerah hulu yang menumpuk di sungai bawah jembatan akan dimanfaatkan menjadi sumber penghasilan. Pemkab bahkan akan membangun jaring penahan sampah dan conveyor otomatis untuk memindahkan sampah ke tempat pengolahan.

Menariknya, sampah tersebut akan dipilah dan diolah menjadi briket bahan bakar untuk PLTU Sumuradem, membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar.

Baca juga  Arab Saudi Diprediksi Tak Batasi Kuota Haji 2026, Menag: Mina Akan Dibangun Jadi 8 Lantai

“Sampah bisa menjadi solusi. Lokasi di dekat jembatan akan dikembangkan, dikelola secara profesional, dan menyerap tenaga kerja. Mantan penyapu koin bisa diberdayakan menjadi karyawan tetap,” kata Bagus.

Langkah ini dinilai sebagai solusi jangka panjang yang tidak hanya mengatasi praktik penyapu koin yang meresahkan, tapi juga menyelesaikan persoalan sampah dan membuka lapangan kerja baru.

 

Share :

Baca Juga

Terpopuler

Viral! Kritik Sampah di Facebook Berujung Surat Pernyataan Bermaterai di Karangampel Indramayu

Terpopuler

Polsek Balongan Gelar Patroli Malam untuk Jaga Keamanan Menjelang Natal dan Tahun Baru

Terpopuler

Bupati Nina Resmikan Masjid Haji di Ponpes Kepolo Singaraja

Terpopuler

Momen Kehangatan di HKSN 2024: Mendes Yandri dan Bupati Serang Terpilih Kunjungi Warga Desa Talaga

Terpopuler

TPID Indramayu Temukan Produk Kadaluwarsa di Pasar dan Toko Modern

Indramayu

Gangster Merajalela, Polisi Indramayu Amankan 10 Orang

Terpopuler

Terbuka untuk Umum, PKB Indramayu Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil

Indramayu

Polres Indramayu Terbitkan BAP Sidik Jari 2 Sept 2025, LBH Ghazanfar: Sengaja “Cuci Bersih” Kinerja Bareskrim Polri dan Polda Jabar