Home / Indramayu

Kamis, 6 Februari 2025 - 15:31 WIB

Gelombang Tinggi Terjang Eretan Kulon, Indramayu: Rumah Warga Hancur Dihantam Ombak Besar

Rumah warga hancur diterjang ombak besar di Indramayu

Rumah warga hancur diterjang ombak besar di Indramayu

Suaradermayu.com – Gelombang tinggi kembali menerjang pesisir utara Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, pada Kamis (6/2/2025) dini hari. Ombak besar menghancurkan tembok pembatas pantai, menyebabkan beberapa rumah warga rata dengan tanah.

Salah satu korban, Sajidin (55), hanya bisa pasrah melihat rumahnya yang kini tinggal puing-puing. Sejak pagi, ia tampak membersihkan reruntuhan bangunan yang berserakan akibat terjangan ombak.

Sebelum gelombang tinggi datang, ibu dan anak Sajidin telah diungsikan ke wilayah Pantura Indramayu. Keputusan itu diambil setelah melihat tembok pembatas pantai mulai runtuh beberapa waktu sebelumnya.

Baca juga  Bikin Geger! Bupati Lucky Hakim Janji Bongkar Dana Desa Indramayu: Meski Sudah 5 Tahun Lalu, Tetap Kami Audit!

“Terjadi sekitar jam 1 malam. Ibu dan anak saya sudah diungsikan karena temboknya hancur. Lalu datang gelombang besar yang menghantam rumah kami,” ujar Sajidin.

Gelombang susulan ini bukan hanya menghancurkan rumah Sajidin, tetapi juga menyeret material tembok yang kemudian menghantam beberapa rumah warga lainnya.

Sajidin mengaku, kejadian ini bukan yang pertama kali dialaminya. Sebelumnya, pada awal tahun 2023, rumahnya juga ambruk akibat ombak besar. Setelah direnovasi, kini musibah serupa kembali terjadi.

Baca juga  Keluarga Putri Apriyani Akan Geruduk Polres Indramayu 22 September, Desak Tersangka Dijerat Pasal 340 KUHP

“Rumah ini dibangun ulang setelah kejadian akhir 2022. Sekarang kena lagi,” katanya.

Ia menambahkan bahwa abrasi di pesisir Indramayu semakin parah dalam beberapa tahun terakhir. Sekitar 15 tahun lalu, jarak rumahnya dari bibir pantai masih sekitar 50 meter. Namun kini, laut semakin mendekati permukiman warga.

Baca juga  Pemkab Indramayu Siap Fasilitasi Uji Kompetensi untuk Wartawan, Perbup dan Kepbup Lama Dicabut

Sajidin mengatakan bahwa ia telah mendapatkan bantuan relokasi rumah. Namun, ia masih berharap agar tembok pembatas pantai segera diperbaiki, sehingga rumahnya yang lama bisa tetap dipertahankan.

“Sudah dapat rumah relokasi, tapi kalau tembok pembatas pantai bisa diperbaiki, saya tetap ingin mempertahankan rumah ini,” tutupnya.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga pesisir Indramayu untuk lebih waspada terhadap ancaman abrasi dan perubahan iklim. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah konkret guna mencegah dampak abrasi yang semakin mengikis permukiman warga.

Share :

Baca Juga

Indramayu

Mencekam! Geng Motor Bersajam Serang Mobil Warga di Indramayu

Indramayu

PT Rizqi Sinar Utama Raih Predikat Terbaik di Vendor Day 2025, Haji Suwarjo: Keselamatan Kerja di Atas Segalanya

Indramayu

Mujani Nur Tolak Truk Tangki BBM Pertamina Melintasi Jalan Tegalurung – Singaraja

Indramayu

Satu Rumah di Indramayu Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik

Indramayu

Indramayu dan Karawang Teken Kerja Sama Strategis: Bahas Inflasi dan Kualitas Udara

Indramayu

Banjir Indramayu: Tata Ruang Amburadul & Kegagalan Kepemimpinan Bupati Lucky Hakim

Indramayu

Wabup Syaefudin Turun ke Sekolah Kampanyekan Pencegahan Pernikahan Dini di Indramayu

Indramayu

Dugaan Timses No.1 Kumpulkan C6 Pilwu Singajaya, Warga Diiming-Imingi Rp100 Ribu