Home / Ekonomi / Indramayu / Terpopuler

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:18 WIB

Tindaklanjuti Intruksi Gubernur Jabar, Pemkab Indramayu Data Penyapu Koin di Jembatan Sewo: Sekitar 200 Orang Terdata

Kolase : Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan penyapu koin di jalan Indramayu-Subang

Kolase : Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan penyapu koin di jalan Indramayu-Subang

Suaradermayu.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu mulai melakukan pendataan terhadap warga yang beraktivitas sebagai penyapu koin di kawasan Jembatan Sewo. Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut intruksi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, guna menertibkan aktivitas tersebut demi menjaga kelancaran dan keselamatan arus mudik Lebaran 2026.

Pendataan dilakukan oleh jajaran pemerintah kecamatan atas instruksi Bupati Indramayu, Lucky Hakim. Hingga Senin (16/3/2026), tercatat sekitar 200 orang penyapu koin telah didata di kawasan Jembatan Sewo yang berada di perbatasan Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Subang.

Baca juga  Lucky Hakim-Syaefudin Fokus pada Pembenahan Birokrasi dan Kesejahteraan Petani-Nelayan

Camat Sukra, Sigit Widiyanto, mengatakan proses pendataan dilakukan langsung di lapangan untuk memastikan jumlah warga yang selama ini beraktivitas di lokasi tersebut.

“Pendataan sudah kami lakukan dan saat ini kurang lebih ada sekitar 200 orang yang terdata sebagai penyapu koin,” ujarnya.

Sigit menjelaskan, jumlah tersebut masih terdiri dari warga dua daerah, yakni Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Subang. Hal ini karena Jembatan Sewo menjadi wilayah perbatasan yang selama ini menjadi titik aktivitas para penyapu koin.

Meski demikian, sesuai arahan bupati, seluruh warga yang berada di lokasi tetap didata terlebih dahulu tanpa membedakan asal daerah. Data tersebut selanjutnya diserahkan kepada pemerintah kabupaten untuk menentukan langkah lanjutan.

Baca juga  Bupati Indramayu, Nina Agustina, Pamit di Akhir Masa Jabatan: “Setiap Pertemuan Pasti Ada Perpisahan”

“Terkait teknis kompensasi seperti apa, kami masih menunggu arahan berikutnya dari pimpinan,” katanya.
Dalam proses pendataan, pemerintah juga menggandeng para koordinator penyapu koin agar pendekatan kepada warga dapat berjalan lebih efektif. Para koordinator diharapkan dapat membantu menyampaikan kebijakan pemerintah kepada para penyapu koin lainnya.

Selain itu, pemerintah juga berencana menjalin koordinasi dengan pihak Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, guna mencari solusi bersama terkait fenomena penyapu koin di wilayah perbatasan tersebut.

Baca juga  Dedi Mulyadi Tolak Hentikan Program Panca Waluya Meski Dikritik, Ada Apa di Baliknya?

Fenomena penyapu koin di Jembatan Sewo sendiri sudah berlangsung puluhan tahun dan kerap menjadi sorotan, terutama saat musim mudik Lebaran. Aktivitas tersebut dinilai berisiko tinggi karena dapat membahayakan keselamatan pelaku maupun para pengguna jalan yang melintas di jalur Pantura.

Karena itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, sebelumnya meminta pemerintah daerah segera mencari solusi, termasuk dengan memberikan kompensasi sementara agar para penyapu koin tidak beraktivitas selama arus mudik dan balik Lebaran berlangsung. (Mashadi)

Share :

Baca Juga

Indramayu

Miliaran Aset Daerah Indramayu Raib, Bupati Lucky Hakim Tak Becus Jaga Harta Rakyat

Terpopuler

VIRAL! MBG di RA Indramayu Hanya Tirisan Ubi dan Apel, Pengacara Toni RM Desak Klarifikasi SPPG

Indramayu

Banjir Kepung Permukiman, Warga Indramayu Ramai-ramai Mengungsi

Terpopuler

Sidang Gugatan PWI vs Dewan Pers Memanas, Saksi Senior Ungkap Fakta Sejarah Penyegelan

Indramayu

Operasi Zebra Lodaya 2022 Dimulai, Ini 7 Pelanggaran yang Disasar Polisi di Indramayu

Indramayu

KH Juhadi Sebut Proyek Revitalisasi Tambak Pantura Dinilai Rampas Hak Garap Warga, Ancaman Kemiskinan Baru

Edukasi

Abah Ibing Ajak Warga Singaraja Bersatu Usai Pilwu: Damai Itu Indah, Bersatu Itu Ibadah

Indramayu

Dulu Jadi Wabup Punya Mobil Rush & Innova, Kini Bupati Lucky Hakim Diduga Sembunyikan Koleksi Kendaraan Mewah dari Laporan KPK