Home / Daerah / Kriminalitas

Sabtu, 21 Februari 2026 - 00:23 WIB

VIRAL! Ibu Tiri Diduga Aniaya Bocah 12 Tahun, Pura-pura Peduli di Rumah Sakit

Ibu Tiri Diduga Aniaya Bocah 12 Tahun, Pura-pura Peduli di Rumah Sakit

Ibu Tiri Diduga Aniaya Bocah 12 Tahun, Pura-pura Peduli di Rumah Sakit

Suaradermayu.com — Sebuah rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan momen yang mengiris hati. Di ruang perawatan rumah sakit, seorang bocah berinisial NS (12) terbaring lemah dengan tubuh penuh luka bakar.

Di sisi kirinya, ibu tirinya tampak berdiri di samping ranjang, sementara ayah kandung korban berada di sisi kanan, setia menunggu dalam kecemasan.

Sekilas, sang ibu tiri terlihat menunjukkan kepedulian dan kesedihan. Namun di balik pemandangan yang tampak penuh empati itu, tersimpan kenyataan pahit yang mengguncang nurani.

Suasana berubah saat seorang pria yang diduga petugas kepolisian menanyakan kondisi yang dialami korban. Dalam kondisi lemah, NS mengungkap pengakuan yang menyayat hati. Dengan ibu tirinya berada di hadapan mereka, bocah itu mengaku dipukul dan dipaksa meminum air panas. Perlakuan kejam tersebut diduga menjadi penyebab luka bakar parah yang ditemukan hampir di seluruh tubuhnya.

Baca juga  Ketika Dedi Mulyadi Beri Solusi Banjir Rob Eretan: Instruksi Khusus untuk Bupati Lucky

Peristiwa tragis yang menimpa warga Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ini kemudian viral dan memicu gelombang kemarahan publik.

Korban meninggal dunia dengan kondisi tubuh melepuh, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

Ayah korban, Anwar Satibi (38), mengaku tidak berada di rumah saat penganiayaan terjadi. Ia pulang setelah menerima telepon dari istrinya. Betapa hancur perasaannya saat mendapati anak yang akrab disapa Raja itu dalam kondisi mengenaskan.

“Pas sampai di rumah, saya kaget melihat kondisi anak saya yang kulitnya pada melepuh. Saya tanya ke istri, kenapa ini. Dia jawab karena sakit panas (demam) jadi kulitnya melepuh,” ujar Anwar dengan suara bergetar, Jumat (20/2/2026).

Baca juga  Program MBG Disorot, Ketua BEM UGM Sebut “Maling Berkedok Gizi”

Kecurigaan Anwar semakin kuat setelah mendengar langsung pengakuan sang anak sebelum meninggal dunia. NS sempat menjalani perawatan selama delapan jam di RSUD Jampangkulon sebelum akhirnya tak tertolong.

“Dia mengaku dikasih minum air panas. Itu sempat saya videokan. Luka-lukanya banyak, ada di kaki, punggung, tangan, hampir sekujur tubuh,” tuturnya.

Untuk memastikan penyebab kematian, polisi melakukan autopsi di RS Secapa Sukabumi. Kepala Rumah Sakit Bhayangkara TK II Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi, Kombes Pol Carles Siagian, menyampaikan temuan luka bakar di berbagai bagian tubuh korban.

Luka bakar ditemukan pada kaki, punggung, lengan, paha, tangan, hingga area bibir dan hidung. Tim dokter juga menemukan pembengkakan pada jantung dan paru-paru. Sampel organ korban telah dikirim ke Jakarta untuk memastikan ada tidaknya zat berbahaya atau faktor lain yang menyebabkan kematian.

Baca juga  Puluhan Personel Polres Indramayu Naik Pangkat, Kapolres: Ini Amanah dan Tanggung Jawab

“Kami tidak bisa menyebutkan secara langsung apakah ini kekerasan atau bukan, tetapi sepertinya terkena panas yang menyebabkan luka bakar. Penyebab pasti kematian belum bisa disimpulkan karena luka bakar di luar seharusnya tidak mematikan secara langsung,” jelasnya.

Hingga kini, tim forensik masih menunggu hasil laboratorium. Sementara itu, jajaran Polres Sukabumi terus mendalami dugaan penganiayaan yang melibatkan ibu tiri korban.

Tragedi ini bukan hanya meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga mengguncang hati masyarakat luas. Di balik rekaman yang memperlihatkan sosok yang tampak peduli, tersingkap dugaan kekejaman yang merenggut nyawa seorang anak yang seharusnya dilindungi dan disayangi. (Moh. Ali)

Share :

Baca Juga

Daerah

UU ITE Diduga Jadi Senjata Peras PKL di Kudus, Oknum Ormas Minta Rp30 Juta

Indramayu

Toni RM Bongkar Misteri Kematian Putri Apriyani: Kenapa Bripda Alvian Melarikan Diri?

Indramayu

Modus Warung Kopi, Wanita Cantik di Indramayu Diciduk Polisi Diduga Jadi Pengedar Pil Koplo

Daerah

Jabar Siapkan Rp 1,5 Triliun untuk Pemilu 2024, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Polarisasi Politik!

Indramayu

Dirut CV Karya Abadi Sejahtera Buka Suara Soal Dugaan Komisaris Gelapkan Dana Rp1,5 Miliar

Indramayu

Polsek Indramayu Sambangi Warga Paoman di Malam Minggu: Dekatkan Polisi dengan Masyarakat, Redam Potensi Gangguan Kamtibmas

Indramayu

Teror Pengrusakan di Karangampel Lor, Calwu Slamet Caryo Bawa Kasus ke Polres Indramayu

Indramayu

Tipu Ratusan Juta, Eks Caleg PDIP Indramayu Dilaporkan ke Polisi